Hak Cipta Mars Syubbanul Wathan di Miliki Keluarga KH.Wahad Chasbullah

- Reporter

Rabu, 4 September 2024 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

By. Masdjo

JAKARTA CARIBERITA – Kontroversi mengenai hak cipta lagu kebanggaan umat Islam, “Mars Syubbanul Wathan,” yang diciptakan oleh KH Abdul Wahab Chasbullah pada tahun 1916, telah menghebohkan masyarakat, terutama di kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

Lagu yang dikenal luas sebagai simbol cinta tanah air dan kebangkitan semangat nasional ini kini terancam oleh klaim hak cipta yang diajukan oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.Lagu ini, yang sering dinyanyikan setelah lagu Indonesia Raya dalam berbagai acara, mengandung pesan mendalam tentang patriotisme dan menjaga martabat bangsa.

Liriknya yang diawali dengan “Yaa Lal Wathan” menjadi pengingat akan pentingnya kecintaan terhadap tanah air sebagai bagian dari iman.

Klaim hak cipta terbaru ini mengejutkan banyak pengikut NU, yang merasa bahwa tindakan tersebut mencerminkan keserakahan dan pengabaian terhadap sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Banyak yang menganggap bahwa “Mars Syubbanul Wathan” adalah warisan kolektif yang seharusnya dihargai dan dilestarikan bersama.

Dalam menanggapi situasi ini, Gus Syaifuddin, bagian dari Keluarga Besar KH Wahab Chasbullah, menyatakan bahwa mereka telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi hak cipta lagu ini sejak tahun 2021.

“Kami khawatir akan klaim oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dan kami ingin memastikan bahwa warisan ini tetap terjaga,” ujarnya saat dihubungi awak media.Rabu (4/9/2024).

Perdebatan ini menimbulkan berbagai reaksi di kalangan masyarakat. Beberapa mendukung klaim hak cipta, sementara yang lain menegaskan pentingnya menjaga sejarah dan warisan budaya yang telah menjadi bagian dari identitas umat Islam di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, pihak keluarga besar KH Wahab Chasbullah juga telah mengeluarkan bukti otentik surat hak cipta lagu tersebut diharapkan dapat menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam “Mars Syubbanul Wathan” sebagai simbol persatuan dan cinta tanah air.

Baca juga :  Peresmian Bedah Rumah Polda Metro Jaya Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke 78
Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026
Raker Komisi I DPR RI Bahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kementerian Pertahanan dan TNI
Jakarta Siap Menjadi Tuan Rumah 8th Asian Indonesia Open Taekwondo Championships 2026
Pasca Ledakan Bekas Markas TPNPB-OPM, Anggota Koops Habema Langsung Observasi Wilayah
Ketua KPU Mimika Beserta Jajarannya Sambangi Kodim 1710/Mimika
Progres Pembangunan TMMD di Kampung Keakwa Pasca Pembukaan Resmi
Buka Kejurnas Taekwondo Cadet dan Junior 2026
OPM Kembali Melukai Tiga Warga Distrik Sinak
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:57 WIB

Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:16 WIB

Raker Komisi I DPR RI Bahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kementerian Pertahanan dan TNI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:43 WIB

Jakarta Siap Menjadi Tuan Rumah 8th Asian Indonesia Open Taekwondo Championships 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:21 WIB

Pasca Ledakan Bekas Markas TPNPB-OPM, Anggota Koops Habema Langsung Observasi Wilayah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:00 WIB

Ketua KPU Mimika Beserta Jajarannya Sambangi Kodim 1710/Mimika

Berita Terbaru