Koops TNI Papua Lumpuhkan DPO KKB Berpangkat Brigjen dan Selamatkan 21 Warga

TNI Tegas dan Humanis di Papua

- Reporter

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI Tegas dan Humanis di Papua: DPO KKB Berpangkat Brigjen Dilumpuhkan, 21 Warga Berhasil Diselamatkan

 

PAPUA, CARIBERITA – Prajurit TNI yang tergabung dalam Koops TNI Papua kembali menunjukkan profesionalisme dan ketegasan dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Dalam operasi terbaru, TNI berhasil melumpuhkan seorang DPO KKB yang disebut sebagai salah satu pentolan kelompok tersebut, sekaligus melaksanakan misi kemanusiaan dengan mengevakuasi warga terdampak gangguan keamanan.

 

Dalam operasi patroli keamanan di Nabire, Papua Tengah, Minggu (15/3/2026) lalu, Tim Koops TNI Papua terlibat kontak tembak dengan dua anggota kelompok TPNPB-OPM yang kedapatan membawa senjata api. Setelah dilakukan pengejaran, satu orang pelaku berhasil dilumpuhkan dan ditemukan tewas di lokasi atas nama Hurbianus (Urbianus) Mirip.

 

Berdasarkan data aparat, yang bersangkutan merupakan DPO sejak tahun 2025 dan terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan bersenjata di wilayah Papua. Dalam pernyataan yang beredar dari pihak KKB, pimpinan kelompok Kodap III, Aibon Kogoya, menyebut bahwa sosok yang tewas tersebut adalah “Brigjen Urbianus Mirip” yang gugur dalam kontak tembak di Kampung Pepaya, Nabire.

 

Penyematan pangkat “Brigjen” oleh kelompok tersebut merupakan struktur internal organisasi TPNPB-OPM dan tidak berkaitan dengan struktur resmi militer negara. Namun demikian, klaim tersebut mengindikasikan bahwa yang bersangkutan memiliki peran penting dalam jaringan kelompok bersenjata tersebut.

 

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa setiap tindakan TNI dilakukan secara terukur, profesional, dan berdasarkan prosedur tetap, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian guna meminimalisir risiko terhadap masyarakat sipil.

 

Di sisi lain, komitmen TNI tidak hanya ditunjukkan melalui pendekatan keamanan, tetapi juga melalui operasi kemanusiaan. Pada Selasa (17/3/2026), di Distrik Aifat Timur Jauh, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, tim patroli gabungan Koops TNI Papua bersama pemerintah daerah dan tokoh masyarakat berhasil mengevakuasi 21 warga pengungsi dari Dusun Topo, Kampung Ainesra.

Baca juga :  Di Puncak Papua Presiden Joko Widodo Menghadiri Acara Puncak Hari Anak Nasional ke 40

 

Para warga tersebut sebelumnya mengungsi ke hutan perbatasan akibat gangguan keamanan oleh kelompok TPNPB-OPM. Tim gabungan bergerak cepat menuju lokasi dan mengevakuasi seluruh warga ke Pos Komando Taktis Koops TNI Papua dalam kondisi aman.

 

Setibanya di lokasi penampungan, para pengungsi langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta pendataan identitas guna memastikan kondisi dan kebutuhan dasar mereka terpenuhi. Proses evakuasi berjalan tertib dan lancar, mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.

 

Kepala Penerangan Koops TNI Papua Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna menegaskan bahwa TNI akan terus bertindak tegas terhadap setiap ancaman keamanan. “Ini demi menjaga kedaulatan dan melindungi masyarakat, dengan pendekatan tegas yang tetap mengedepankan upaya membangun stabilitas, kesejahteraan, dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa untuk sementara waktu para pengungsi ditempatkan di Distrik Aifat, sambil menunggu koordinasi lanjutan terkait pemulangan ke daerah asal, khususnya bagi warga dari Kabupaten Teluk Bintuni. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah lanjutan melalui pemenuhan kebutuhan dasar serta koordinasi lintas wilayah.

 

Keberhasilan operasi ini semakin menegaskan bahwa TNI tidak hanya hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai pelindung masyarakat melalui pendekatan yang tegas sekaligus humanis di wilayah Papua. *(Dispenad)*

Editor : Nia

Sumber Berita: Dispenad

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla
21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?
Heli MI-17V5 Jatuh Saat Ambil Air Laut di Sungai Perlu Seruyan, 1 Kru Gugur 5 Selamat 2 Masih Dievakuasi
Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel
TNI Kembali Kerahkan C-130 Hercules A-1340 Angkut 12 Ton Garam untuk buat Kendari Sultra
180 Prajurit Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA Berangkat ke Afrika Tengah
TNI dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca, Tabur 14 Ton Garam di Langit Kalimantan dan Sumsel Atasi Karhutla
TNI Siapkan 1.311 Penyuluh Cegah Karhutla di Sumatera dan Kalimantan, Tekankan 6 Pedoman Pencegahan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:07 WIB

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 November 2026 - 00:52 WIB

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WIB

Heli MI-17V5 Jatuh Saat Ambil Air Laut di Sungai Perlu Seruyan, 1 Kru Gugur 5 Selamat 2 Masih Dievakuasi

Rabu, 4 November 2026 - 21:42 WIB

Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel

Rabu, 4 November 2026 - 12:47 WIB

180 Prajurit Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA Berangkat ke Afrika Tengah

Berita Terbaru

Milter

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:07 WIB

Berita Utama

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Kamis, 5 Nov 2026 - 00:52 WIB