Heli MI-17V5 Jatuh Saat Ambil Air Laut di Sungai Perlu Seruyan, 1 Kru Gugur 5 Selamat 2 Masih Dievakuasi

Lepas Landas dari Kuala Pembuang Menuju TN Tanjung Puting, Kecelakaan Terjadi Saat Water Bombing Pukul 11.18 WIB — Penyebab Masih Diselidiki Dispenad

- Reporter

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AD gerak cepat evakuasi 8 kru Heli MI-17V5 kecelakaan saat water bombing Karhutla di perairan Sungai Perlu Seruyan Kalteng

 

KALTENG, CARIBERITA – TNI Angkatan Darat bergerak cepat mengevakuasi delapan personel kru Helikopter MI-17V5 yang mengalami kecelakaan saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

 

Kecelakaan terjadi di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026).

 

Segera setelah kecelakaan sekitar pukul 11.18 WIB, TNI AD dibantu tim gabungan mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi melalui jalur udara dan laut. Upaya penyelamatan diprioritaskan untuk memastikan seluruh personel mendapatkan pertolongan secepatnya.

 

Hingga saat ini, satu orang kru heli ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan jenazahnya sudah dievakuasi ke RS Kuala Pembuang. Lima orang dalam kondisi selamat dan tengah menjalani perawatan di RS yang sama. Sementara dua kru lainnya masih dalam proses evakuasi.

 

Kronologi Lepas Landas Menuju TNTP

Sebelum mengalami kecelakaan, Helikopter MI-17V5 lepas landas dari Kuala Pembuang pukul 09.55 WIB menuju Telaga Pulang untuk melaksanakan misi pemadaman Karhutla di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

 

Kecelakaan terjadi saat helikopter melakukan pengambilan air laut untuk water bombing.

 

Peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja saat pelaksanaan tugas operasi pemadaman Karhutla. Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.

 

TNI AD masih terus mengupayakan evakuasi serta memprioritaskan penanganan medis bagi kru yang telah berhasil diselamatkan.

Baca juga :  Wujudkan Sinergi Antar Instansi, Danlanud Sultan Hasanuddin Laksanakan Latihan Menembak Pistol Eksekutif

Sumber Berita: Dispenad

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?
Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel
TNI Kembali Kerahkan C-130 Hercules A-1340 Angkut 12 Ton Garam untuk buat Kendari Sultra
180 Prajurit Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA Berangkat ke Afrika Tengah
TNI dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca, Tabur 14 Ton Garam di Langit Kalimantan dan Sumsel Atasi Karhutla
TNI Siapkan 1.311 Penyuluh Cegah Karhutla di Sumatera dan Kalimantan, Tekankan 6 Pedoman Pencegahan
11 Prajurit Garuda MONUSCO Salurkan Air Bersih dan Layanan Kesehatan 
Resmikan Mako Koopssus TNI Sentul
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:52 WIB

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WIB

Heli MI-17V5 Jatuh Saat Ambil Air Laut di Sungai Perlu Seruyan, 1 Kru Gugur 5 Selamat 2 Masih Dievakuasi

Rabu, 4 November 2026 - 21:42 WIB

Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel

Rabu, 4 November 2026 - 21:27 WIB

TNI Kembali Kerahkan C-130 Hercules A-1340 Angkut 12 Ton Garam untuk buat Kendari Sultra

Selasa, 3 November 2026 - 19:44 WIB

TNI dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca, Tabur 14 Ton Garam di Langit Kalimantan dan Sumsel Atasi Karhutla

Berita Terbaru

Berita Utama

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Kamis, 5 Nov 2026 - 00:52 WIB