Misi Kemanusiaan TNI: Hercules C-130 dan CN-295 Tabur 8,4 Ton Garam, Hujan Guyur Kalimantan dan Palembang
KALIMANTAN – PALEMBANG, CARIBERITA – TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera Selatan, Senin (2/11/2026).
OMC 8,4 Ton Garam di Kalimantan, Hujan Turun
Operasi pertama dilaksanakan untuk wilayah Kalimantan. TNI AU menyemai 8,4 ton garam (NaCl) menggunakan pesawat Hercules C-130, CN-295, dan Casa C-212.
Berdasarkan data BMKG dan pemantauan petugas di lapangan, hujan telah mengguyur sebagian besar wilayah Kalimantan. Panglima TNI menegaskan bahwa pelaksanaan OMC merupakan bagian dari misi kemanusiaan.
“Operasi modifikasi cuaca tidak hanya sekadar pemadaman Karhutla, tapi juga merupakan misi kemanusiaan untuk menyelamatkan korban terdampak,” tegas Panglima TNI.
Melalui pengerahan alutsista udara dan sinergi dengan BMKG serta instansi terkait, TNI terus mengoptimalkan dukungan penanganan karhutla guna mengurangi dampak bencana terhadap masyarakat dan lingkungan.
OMC 5,6 Ton Garam di Palembang, Satgas Lanud SMH Kerahkan Hercules
Operasi lanjutan dilaksanakan di wilayah Palembang, Sumatera Selatan. TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan karhutla melalui OMC terpadu.
Satgas Udara Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) menyebarkan 5,6 ton garam semai (NaCl) menggunakan pesawat Hercules C-130 dan Casa NC-212.
Berdasarkan pemantauan BMKG melalui radar dan penakar hujan, serta informasi dari TNI di lapangan, operasi penyemaian tersebut telah membuahkan hasil. Hujan terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan.
Panglima TNI kembali menegaskan bahwa operasi modifikasi cuaca merupakan bagian dari kepedulian dan tanggung jawab TNI untuk melindungi keselamatan masyarakat.
Melalui pengerahan alutsista udara dan koordinasi dengan instansi terkait, TNI terus mengoptimalkan dukungan dalam penanganan karhutla guna melindungi masyarakat serta meminimalkan dampak bencana di wilayah terdampak.
Sumber Berita: Puspen TNI





















