Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel

264 Pasis dan 25 Paping Seskoad Terbang dari Lanud Husein Sastranegara, Bawa Misi Jadi Teladan dan Bangkitkan Kesadaran Masyarakat

- Reporter

Rabu, 4 November 2026 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkuat Penanganan Karhutla, TNI Terjunkan 289 Personel Tim Penyuluhan ke Palembang, Palangkaraya dan Banjarmasin

 

BANDUNG, CARIBERITA – TNI memberangkatkan 289 personel Tim Penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menuju Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin.

 

Pemberangkatan dilakukan dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026). Tim yang terdiri dari 264 Pasis dan 25 Perwira Pendamping (Paping) Seskoad tersebut dikirimkan untuk memperkuat pencegahan Karhutla langsung di tengah masyarakat.

 

Sebelum keberangkatan, para personel menerima pembekalan materi penyuluhan dari Pati Sahli Tk. II Bid. Jahpers Brigjen TNI (Mar) Tri Haryanto serta penekanan khusus dari Pati Sahli Tk. III Bid. Banusia Laksda TNI Donny Suharto.

 

Pengerahan Tim Penyuluhan ini merupakan langkah proaktif TNI agar personel di lapangan tidak hanya memberikan pengetahuan dan informasi saja, tetapi juga mampu menjadi contoh dan teladan dalam membangun kesadaran serta menggerakkan tindakan nyata masyarakat.

 

Bangkitkan Kepedulian Lindungi Ekosistem

Upaya edukasi dan penyuluhan lapangan ini dilaksanakan guna membangkitkan kepedulian bersama dalam melindungi ekosistem serta memastikan keselamatan lingkungan hidup bagi generasi mendatang.

 

“Mencegah kebakaran berarti menyelamatkan kehidupan, menjaga hutan berarti menjaga masa depan, dan membangun kepatuhan masyarakat berarti memperkuat ketahanan bangsa,” ujar Laksda TNI Donny Suharto.

 

Pengerahan Tim Penyuluhan ini menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung penanganan Karhutla secara menyeluruh. Langkah ini guna melindungi ekosistem, menjaga kualitas udara, serta menjamin keselamatan dan keberlangsungan hidup masyarakat di wilayah rawan bencana.

Baca juga :  Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2025 Kembali Digelar

Sumber Berita: Puspen TNI

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?
Heli MI-17V5 Jatuh Saat Ambil Air Laut di Sungai Perlu Seruyan, 1 Kru Gugur 5 Selamat 2 Masih Dievakuasi
TNI Kembali Kerahkan C-130 Hercules A-1340 Angkut 12 Ton Garam untuk buat Kendari Sultra
180 Prajurit Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA Berangkat ke Afrika Tengah
TNI dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca, Tabur 14 Ton Garam di Langit Kalimantan dan Sumsel Atasi Karhutla
TNI Siapkan 1.311 Penyuluh Cegah Karhutla di Sumatera dan Kalimantan, Tekankan 6 Pedoman Pencegahan
11 Prajurit Garuda MONUSCO Salurkan Air Bersih dan Layanan Kesehatan 
Resmikan Mako Koopssus TNI Sentul
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:52 WIB

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WIB

Heli MI-17V5 Jatuh Saat Ambil Air Laut di Sungai Perlu Seruyan, 1 Kru Gugur 5 Selamat 2 Masih Dievakuasi

Rabu, 4 November 2026 - 21:42 WIB

Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel

Rabu, 4 November 2026 - 21:27 WIB

TNI Kembali Kerahkan C-130 Hercules A-1340 Angkut 12 Ton Garam untuk buat Kendari Sultra

Selasa, 3 November 2026 - 19:44 WIB

TNI dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca, Tabur 14 Ton Garam di Langit Kalimantan dan Sumsel Atasi Karhutla

Berita Terbaru

Berita Utama

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Kamis, 5 Nov 2026 - 00:52 WIB