6 Ton Garam di Langit Kalimantan, Hujan Turun, OMC Atasi Karhutla Berhasil, 30 Wilayah dari Krayan Hingga Sintang Diguyur Hujan
KALIMANTAN, CARIBERITA – Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali menunjukkan aksi nyata dalam penanganan bencana. Sebanyak 6 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) berhasil disemai untuk meningkatkan potensi curah hujan di wilayah Kalimantan, Sabtu (31/10/2026).
Operasi ini menjadi langkah intensif TNI dalam mendukung pemerintah mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak luas bagi masyarakat.
30 Wilayah di Kalimantan Diguyur Hujan
Hasilnya langsung terlihat. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan laporan Satuan TNI di lapangan, sejumlah wilayah di Kalimantan telah mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga deras pasca penyemaian.
Wilayah yang berhasil diguyur hujan meliputi:
Dadahup, Dusun Hilir, Jabiren, Jenamas, Kahayan Hilir, Kahayan Kuala, Katingan Kuala, Mendawai, Krayan, Krayan Barat, Krayan Selatan, Krayan Tengah, Krayan Timur, Lumbis Ogong, Mentarang Hulu, Tanjung Palas, Tanjung Palas Tengah, Tanjung Palas Timur, Tanjung Palas Utara, Tanjung Selor, Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Landak, Melawi, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.
Curah hujan ini sangat membantu menekan titik api dan mengurangi kabut asap yang menyelimuti Kalimantan.
Komitmen TNI Jaga Keselamatan Masyarakat
TNI berkomitmen penuh mendukung pemerintah dalam penanganan karhutla. Tidak hanya memadamkan api, TNI juga hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta menjaga keselamatan warga terdampak.
Melalui Operasi Modifikasi Cuaca, TNI berupaya menghadirkan solusi jangka panjang untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat Kalimantan.
Sumber Berita: Puspen TNI





















