TNI Suluh Tani Mekar Mandiri! Cari Jalan Bareng Cegah Karhutla Tanpa Bakar Lahan

Penyuluhan Satgas TNI di Kayan Hilir Ajak Petani Beralih ke Cara Bertani Lebih Aman, Hemat, dan Ramah Lingkungan Demi Cegah Karhutla

- Reporter

Minggu, 6 September 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Duduk Bareng Kelompok Tani! Satgas TNI Ajak Desa Mekar Mandiri Wujudkan Ladang Bebas Bakar

 

 

 

KALBAR, CARIBERITA – Untuk memitigasi Karhutla, Satgas TNI berikan penyuluhan kepada Kelompok Tani Desa Mekar Mandiri

 

Hal itu disampaikan Ketua Kelompok Penyuluhan dan Pengendalian Karhutla Satgas TNI wilayah Kayan Hilir Kolonel Arh Saptarendra P, S.T.,M.M., usai tatap muka dengan kelompok tani Desa Mekar Mandiri Kayan Hilir, Sintang, Kalbar, Jumat (05/06/2026)

 

Diungkapkan Sapta, tatap muka dengan kelompok tani Desa Mekar Mandiri didampingi penyuluh pertanian Desa Mekar Mandiri dan Kepala Adat Dusun Belimbing

 

“Pada kesempatan itu, disampaikan tentang resiko Karhutla, baik terkait kesehatan, kerusakan alam dan juga ekonomi maupun proses belajar anak sekolah,”ujar Sapta.

 

Dari diskusi itu, lanjutnya, pembakaran pohon di ladang merupakan upaya masyarakat untuk memupuk dan menyuburkan tanah.

 

“Jadi, pembakaran pohon satu-satunya upaya peladang suburkan tanah dan setelah tanam padi mereka tidak memupuk padi sehingga padi yang dihasilkan tergolong organik,”tegas Sapta.

 

Ditempat yang sama, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Mekar Mandiri Yuliana Kartini katakan, bersama kelompok tani pernah melaksanakan cetak sawah dan pohon yang yang tidak dibakar pada tahun 2017.

 

“Pohon di timbun dalam kondisi utuh di sawah rawa yang kebetulan waktu itu hujan. Tanaman padi hanya setahun sekali dan ada yang panen dan juga tidak. Tidak pakai pupuk, seperti yang dilakukan masyarakat di sini”ujar dia.

 

“Tahun 2018 juga ada yang panen dan tidak karena ada serangan hama. Untuk panen sawa rawa ini sekitar 2,7 lTon per hektar. Tidak gunakan pupuk karena masyarakat biasa dengan padi organik,” tegasnya.

 

Baca juga :  Silaturahmi Tiga Pilar Jakarta Timur Ciptakan Situasi Kondusif, Aman dan Damai, LMP Mada DKI Jakarta Penuhi Undangan Silaturahmi

Masih ditempat yang sama, Tokoh Adat Dusun Belimbing Desa Mekar Mandiri, Pak Bantot Banda sampaikan, pupuk yang biasa mereka gunakan hanya dari hasil pohon yang dibakar.

 

“Kami biasanya, pupuk dari hasil pembakaran pohon dan memang hasilnya tidak banyak karena digunakan untuk konsumsi keluarga,. Jadi pembakaran pohon itu untuk pupuk”ujar Pak Bantot.

 

Jika memang ada cara yang lebih baik untuk menyuburkan tanah dengan hasil yang baik dan biaya yang lebih murah maka dirinya tentu tidak akan membakar pohon lagi sebagai pupuk penyubur tanah.

 

“Tapi jika tidak ada maka tentu kami akan kembali lagi menggunakan sisa pembakaran pohon sebagai penyubur tanah,”pungkasnya.

 

Dalam pertemuan itu, hadir Tim Penyuluh Satgas TNI yaitu Kolonel Laut (Kh) Chumaidi, Kolonel Kes Robi Mandolin serta Sekdes Mekar Mandiri Rika Sugjanto, Babinsa Koramil 1205-17/Kayan Hilir Sertu Daniel dan Serka Burhannudin.

Sumber Berita: Dispenad

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Super Tucano & PC-21 Cover, Kopaska & Taifib Infiltrasi Bawah Laut
Penerbad TNI AD Latihan Medevac Menggunakan Heli Bell 412,Latgabma Keris Woomera 2026
Taklimat Awal, Audit Kinerja & Ketaatan Itjen TNI 2026
Kuliah Umum 68 Pasis Dikreg ke 68
Ratas Karhutla di Istana Kepresidenan
4 Calon PMI Ilegal, Gagal Masuk Tawau Malaysia
Hutan Lindung Liang Anggang  
5.070 Pelari, Pangandaran Run 5K & 10K Sukses Digelar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Super Tucano & PC-21 Cover, Kopaska & Taifib Infiltrasi Bawah Laut

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Penerbad TNI AD Latihan Medevac Menggunakan Heli Bell 412,Latgabma Keris Woomera 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Taklimat Awal, Audit Kinerja & Ketaatan Itjen TNI 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Kuliah Umum 68 Pasis Dikreg ke 68

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:34 WIB

4 Calon PMI Ilegal, Gagal Masuk Tawau Malaysia

Berita Terbaru

Milter

Taklimat Awal, Audit Kinerja & Ketaatan Itjen TNI 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:22 WIB

Milter

Kuliah Umum 68 Pasis Dikreg ke 68

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:19 WIB