Keterangan Pers Kapuspen TNI Tentang Perkembangan Penanganan Bencana

- Reporter

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapuspen TNI: Persatuan Kunci Pemulihan Lebih Cepat Pasca Bencana

JAKARTA CARIBERITA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah didampingi perwakilan dari Dinas Penerangan Angkatan menyampaikan perkembangan penanganan bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh dalam keterangan pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/12/2025).

Hingga hari ini, total 30.791 personel TNI dikerahkan, didukung 18 pesawat angkut, terdiri dari A400M, Hercules, C-295, Casa, dan Caravan. Selain itu, 36 helikopter berbagai tipe Caracal, Super Puma, dan Bell digelar untuk mempercepat distribusi logistik. Unsur laut melibatkan 14 KRI dan 1 ADRI, termasuk 2 KRI rumah sakit, 5 KRI logistik, serta 7 KRI tambahan yang membawa bantuan sosial dan logistik.

Dihadapan awak media, Kapuspen TNI menjelaskan bahwa total distribusi bantuan udara dari Halim menuju pangkalan aju di Medan, Padang, Banda Aceh, Lhokseumawe, Sibolga, dan Rembele telah mencapai 239,16 ton. Bila digabungkan dengan distribusi laut, total keseluruhan bantuan logistik mencapai 1.546,34 ton.

“Pemenuhan kebutuhan dasar itu menjadi target percepatan, karena mengingat memang situasi itu krisis, kemudian seperti yang disampaikan kemarin kebutuhan akan pangan, kebutuhan akan air bersih, kebutuhan akan kesehatan, itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak,” tegas Kapuspen TNI.

Untuk membuka akses wilayah terisolasi, Kapuspen TNI menyampaikan bahwa telah dibangun sejumlah jembatan Bailey di titik-titik yang mengalami putus akses.

Di Aceh, dua jembatan dibangun di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen yang sudah mencapai sekitar 50%. Di Sumatera, jembatan bailey di bangun di Tapanuli Tengah, sementara di Sumatera Barat terdapat delapan titik yang akan dibangun jembatan serupa.

“Untuk menyalurkan distribusi logistik itu dibutuhkan akses, dan beberapa jalur terputus sehingga bantuan itu belum sampai kepada para saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Oleh karena itu kita fokus dalam pembangunan jembatan Bailey ini,” ujarnya.

Baca juga :  Aksi Keberanian Serka Sabari: Tindakan Cepat Amankan Gengster di Kab. Tangerang

TNI juga mengerahkan mobil Reverse Osmosis (RO) untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana.

Unsur Zeni TNI AD mengoperasikan mobil pemurni air di sejumlah titik, sehingga air kubangan dan genangan dapat diolah menjadi air layak konsumsi, sementara distribusi bantuan juga dilakukan melalui air drop untuk menjangkau wilayah-wilayah terisolasi.

Di sisi lain, dapur umum TNI dan layanan kesehatan lapangan tetap berjalan tanpa henti. Puskes TNI turut menyalurkan dukungan obat-obatan guna menangani ISPA, infeksi, penyakit kulit, serta berbagai gangguan kesehatan lain yang kerap muncul di tengah situasi darurat.

Menutup konferensi persnya, Kapuspen TNI menyampaikan bahwa pemulihan akan berlangsung lebih cepat apabila seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan soliditas, “Kita harus saling menguatkan, jadi kita sebagai satu bangsa, saya harapkan kita saling menguatkan, kemudian berdiri bersatu bersama. Jadi apabila itu kita jaga, soliditas kita jaga, persatuan kita jaga, saya yakin kita akan pulih lebih cepat,” pesan Kapuspen TNI.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla
21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?
Heli MI-17V5 Jatuh Saat Ambil Air Laut di Sungai Perlu Seruyan, 1 Kru Gugur 5 Selamat 2 Masih Dievakuasi
Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel
TNI Kembali Kerahkan C-130 Hercules A-1340 Angkut 12 Ton Garam untuk buat Kendari Sultra
180 Prajurit Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA Berangkat ke Afrika Tengah
TNI dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca, Tabur 14 Ton Garam di Langit Kalimantan dan Sumsel Atasi Karhutla
TNI Siapkan 1.311 Penyuluh Cegah Karhutla di Sumatera dan Kalimantan, Tekankan 6 Pedoman Pencegahan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:07 WIB

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 November 2026 - 00:52 WIB

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WIB

Heli MI-17V5 Jatuh Saat Ambil Air Laut di Sungai Perlu Seruyan, 1 Kru Gugur 5 Selamat 2 Masih Dievakuasi

Rabu, 4 November 2026 - 21:42 WIB

Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel

Rabu, 4 November 2026 - 12:47 WIB

180 Prajurit Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA Berangkat ke Afrika Tengah

Berita Terbaru

Milter

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:07 WIB

Berita Utama

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Kamis, 5 Nov 2026 - 00:52 WIB