LMP Tidak Anti-Investasi, Tapi Anti-subordinasi Hukum Nasional Oleh Kekuatan Korporasi

- Reporter

Senin, 1 Desember 2025 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kami tidak anti-investasi, namun kami anti-subordinasi hukum nasional oleh kekuatan korporasi

JAKARTA CARIBERITA – Arsyad Cannu menegaskan dengan nada berapi-api namun terukur, “Kami tidak anti-investasi, namun kami anti-subordinasi hukum nasional oleh kekuatan korporasi.”

Detail Proposal: Satu SSK Siap Gerak​Dokumen proposal yang bertajuk “Partisipasi Aktif Satgasus LMP dalam Normalisasi Kedaulatan Morowali” tersebut memuat rincian teknis yang mengejutkan banyak pihak karena tingkat kesiapannya yang tinggi.​

Arsyad Cannu memaparkan, LMP menyiagakan Satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sekitar 150 personel terpilih dari Satuan Tugas Khusus (Satgasus) dan Provost.

Pasukan ini memiliki kualifikasi disiplin semi-militer, telah menempuh pendidikan bela negara, dan siap diberangkatkan dengan biaya swadaya organisasi.​

“Kami tidak meminta anggaran negara sepeser pun. Logistik, akomodasi, dan mobilisasi pasukan sepenuhnya swadaya Laskar Merah Putih. Ini adalah bentuk wakaf perjuangan kami. Kami hanya meminta legalitas koordinasi dari Bapak Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin agar pergerakan kami di lapangan terintegrasi dengan komando TNI,” ujar Arsyad saat di tanya Awak Media. Senin, 1/12/25.

Misi Intelijen Sipil dan Pengamanan Ring Luar

​Dalam proposal yang disusun secara komprehensif tersebut, LMP menawarkan tiga peran strategis untuk menutup celah keamanan yang selama ini terjadi di bandara privat tersebut:

Penguatan Ring Penyangga: Membantu aparat TNI/Polri dalam mengamankan perimeter luar kawasan industri guna mencegah infiltrasi atau eksfiltrasi barang ilegal melalui “jalur tikus”.​

Intelijen Sipil (Community Intelligence) : Mengaktifkan jejaring anggota LMP di akar rumput untuk mendeteksi dini pergerakan orang asing atau kargo mencurigakan yang mungkin luput dari radar formal.​

Diplomasi Sosial : Menjadi jembatan komunikasi antara negara dan pekerja lokal, memastikan tidak ada gesekan horizontal akibat provokasi isu SARA selama proses penertiban berlangsung.​

Baca juga :  KPK Seharusnya Berjiwa Ksatria, Tidak Kerdil dan Jadi Pengecut Ketika Menghadapi Praperadilan Hasto Kristiyanto

Sinyal Peringatan Bagi Korporasi​Langkah H.M. Arsyad Cannu ini dinilai oleh para pengamat pertahanan sebagai manuver cerdas yang menempatkan Ormas sebagai mitra strategis negara, bukan sebagai beban sosial.

​”Kami ingin mengirim pesan tegas kepada entitas bisnis internasional mana pun di Republik ini: Jangan pernah main-main dengan kedaulatan Indonesia. Di belakang TNI, ada jutaan rakyat yang siap mati berdiri demi tegaknya merah putih. Normalisasi di Morowali adalah harga mati, dan LMP siap menjadi garda terdepan jika negara memanggil,” pungkas Arsyad menutup pernyataannya.​

Proposal tersebut dijadwalkan akan diserahkan langsung kepada perwakilan Kementerian Pertahanan dalam waktu 2×24 jam ke depan, disertai dengan lampiran data personel lengkap untuk proses security clearance.​

Langkah ini menandai babak baru dalam sinergitas sipil-militer di Indonesia, membuktikan bahwa doktrin Bela Negara bukan sekadar jargon seremonial, melainkan kekuatan riil yang siap dimobilisasi kapan saja kedaulatan negara terusik.

(Tim Redaksi/Humas LMP)

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-26 LMP dan Sumpah Pemuda: Tabur Bunga di Makam Pendiri
Mabes Laskar Merah Putih Peringati Hari Kebudayaan Nasional 2026: Tegaskan Budaya Sebagai Pemersatu dan Benteng Keutuhan NKRI
Tindak Lanjut Arahan Ketum, LMP Gandeng Pecinta Alam Bentuk Team Rescue Nasional
Innalillahi! Wartawan Senior Aceh & Ayah Wamen Komdigi Nezar Patria, H. Sjamsul Kahar Wafat – Saksi 3 Zaman Pers Indonesia
Muktamar ke-35: Ujian Ketulusan Berkhidmah
Berawal Dari Hobi, Merajut Jadi Wadah Bagi Ny. Zuhria Untuk Mengekspresikan Diri
Dikawal Pasukannya, Ketum LMP H. M Arsyad Cannu Hadiri Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an Keluarga Besar BPP KKSS
Ketua Umum Laskar Merah Putih Tegaskan Dukungan: Polri Harus Tetap di Bawah Kendali Langsung Presiden
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:21 WIB

HUT ke-26 LMP dan Sumpah Pemuda: Tabur Bunga di Makam Pendiri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Mabes Laskar Merah Putih Peringati Hari Kebudayaan Nasional 2026: Tegaskan Budaya Sebagai Pemersatu dan Benteng Keutuhan NKRI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Tindak Lanjut Arahan Ketum, LMP Gandeng Pecinta Alam Bentuk Team Rescue Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 14:50 WIB

Innalillahi! Wartawan Senior Aceh & Ayah Wamen Komdigi Nezar Patria, H. Sjamsul Kahar Wafat – Saksi 3 Zaman Pers Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Muktamar ke-35: Ujian Ketulusan Berkhidmah

Berita Terbaru

Milter

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:07 WIB

Berita Utama

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Kamis, 5 Nov 2026 - 00:52 WIB