Ketua Umum Laskar Merah Putih Tegaskan Dukungan: Polri Harus Tetap di Bawah Kendali Langsung Presiden

- Reporter

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Laskar Merah Putih, HM Arsyad Cannu

JAKARTA, CARIBERITA — Ketua Umum Laskar Merah Putih, HM Arsyad Cannu, menyampaikan pernyataan tegas dan terukur terkait posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Ia menegaskan bahwa Polri harus tetap berada di bawah kendali langsung Presiden Republik Indonesia sebagaimana amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam keterangannya kepada media, HM Arsyad Cannu menilai bahwa penempatan Polri di bawah Presiden merupakan bentuk jaminan stabilitas nasional, profesionalisme institusi, serta netralitas aparat penegak hukum.

Menurutnya, struktur tersebut bukan sekadar administratif, melainkan bagian penting dari sistem checks and balances dalam negara hukum.

“Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, sudah tepat jika Polri berada langsung di bawah Presiden agar garis komando jelas, akuntabilitas terjaga, dan tidak terjadi tarik-menarik kepentingan politik praktis,” ujar HM Arsyad Cannu.

Ia menambahkan bahwa dukungan Laskar Merah Putih terhadap Polri bukanlah dukungan tanpa kritik, melainkan dukungan konstruktif yang berlandaskan supremasi hukum, profesionalisme, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Menurutnya, Polri harus terus berbenah dan memperkuat kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang adil, transparan, dan tidak diskriminatif.

HM Arsyad Cannu juga mengingatkan pentingnya menjaga etika hukum dan etika jurnalistik dalam menyikapi berbagai wacana publik terkait reformasi institusi Polri.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa, untuk menyampaikan kritik dan masukan secara objektif, berimbang, serta tidak menyesatkan opini publik.

“Kritik adalah bagian dari demokrasi, namun harus disampaikan dengan data, etika, dan tanggung jawab. Jangan sampai wacana yang berkembang justru melemahkan institusi negara yang sedang bekerja menjaga keamanan bangsa,” tegasnya.

Baca juga :  Apel Gelar Pasukan Operasi Pam VVIP Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Di akhir pernyataannya, HM Arsyad Cannu menegaskan komitmen Laskar Merah Putih untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mendukung Polri agar semakin profesional, presisi, dan dipercaya rakyat.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

COD HP Berujung Parang! Jual Z Flip 5 Rp5,8 Juta, Pemuda di Tamansari Malah Ditodong
HUT ke-26 LMP dan Sumpah Pemuda: Tabur Bunga di Makam Pendiri
Tim Gabungan Narkoba Satroni Blitz 92, Puluhan LC dan Karyawan Tes Urine, Apa Hasilnya?
Tambang Emas Tanpa PPKH Seluas 275 Hektare di Nabire, Jaksa Agung Cabut IUP PT Kristalin Ekalestari
Penertiban Hutan Pertambangan Emas Ilegal PT KEL
Sidang Kabinet Merah Putih Paripurna 2 Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto
5 Depco Jadi Tersangka Usai Pepet Pengendara di Menceng
Presiden RI Turun Tangan, Panglima TNI Siaga Hercules & Dry Ice
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:15 WIB

COD HP Berujung Parang! Jual Z Flip 5 Rp5,8 Juta, Pemuda di Tamansari Malah Ditodong

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:21 WIB

HUT ke-26 LMP dan Sumpah Pemuda: Tabur Bunga di Makam Pendiri

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Tim Gabungan Narkoba Satroni Blitz 92, Puluhan LC dan Karyawan Tes Urine, Apa Hasilnya?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Tambang Emas Tanpa PPKH Seluas 275 Hektare di Nabire, Jaksa Agung Cabut IUP PT Kristalin Ekalestari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Penertiban Hutan Pertambangan Emas Ilegal PT KEL

Berita Terbaru

Milter

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:07 WIB

Berita Utama

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Kamis, 5 Nov 2026 - 00:52 WIB