Berawal Dari Hobi, Merajut Jadi Wadah Bagi Ny. Zuhria Untuk Mengekspresikan Diri

Merajut Kreativitas di Tengah Kesibukan Profesi

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA CARIBERITA – Kecintaan terhadap keterampilan tangan terkadang berakar sejak masa kecil dan tetap bertahan meskipun seseorang menempuh jalan hidup yang berbeda. Hal ini dialami oleh dr. Zuhria Novianty, Sp.P.K., istri Letkol Inf. Benu Supriyantoko yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana Cabang I Sintelad PG Mabesad.

Ketertarikan Zuhria pada dunia kerajinan telah muncul sejak ia masih bersekolah dasar. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menyukai berbagai kegiatan keterampilan tangan, sehingga sejak kecil ia terbiasa mencoba berbagai aktivitas kreatif – mulai dari membuat kantong kertas, menjahit, hingga belajar merajut.

dr. Zuhria Novianty, Sp.P.K., istri Letkol Inf. Benu Supriyantoko yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana Cabang I Sintelad PG Mabesad.

Pada masa itu, referensi dan sumber pembelajaran masih terbatas. Namun, keterbatasan tersebut tidak menghalangi semangatnya untuk terus bereksperimen dan berkarya. Ketika memasuki masa kuliah, minatnya pada bidang mode dan dunia kreatif sempat menjadi pertimbangan, namun pilihan tersebut tidak sepenuhnya mendapatkan dukungan dari orang tua. Akhirnya, Zuhria memutuskan untuk menempuh pendidikan kedokteran – sebuah profesi yang menuntut dedikasi, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang tinggi dalam melayani masyarakat.

Setelah menyelesaikan pendidikan, kehidupannya memasuki babak baru. Peran sebagai dokter, istri, ibu, serta keterlibatannya dalam organisasi membuat kesehariannya dipenuhi berbagai aktivitas. Rutinitas yang padat sempat membuat waktu untuk menyalurkan hobi sangat terbatas.

Meski demikian, ketertarikan pada dunia kerajinan tangan tidak pernah benar-benar hilang. Setelah menyelesaikan pendidikan spesialis, ia kembali menemukan ruang untuk menekuni kegiatan kreatif yang telah lama disukainya.

Merajut menjadi titik awal bagi Zuhria untuk kembali berkarya. Aktivitas ini dipilih karena relatif sederhana dan fleksibel; alat serta bahan mudah diperoleh dan dapat dikerjakan di berbagai situasi – bahkan sambil berbincang santai, bersantai, atau menemani balitanya.

Baca juga :  Berikan Pelayanan Kesehatan Dan Pengobatan Secara Door To Door

Bagi Zuhria, merajut bukan sekadar kegiatan mengisi waktu luang. Prosesnya menghadirkan ketenangan dan kepuasan tersendiri ketika melihat benang yang awalnya sederhana perlahan berubah menjadi karya yang bernilai.

Lebih dari sekadar hobi, merajut menjadi wadah bagi Zuhria untuk mengekspresikan diri sekaligus menjaga keseimbangan di tengah kesibukan profesi dan kehidupan keluarga. Pengalaman ini menunjukkan bahwa minat dan hasrat yang tumbuh sejak masa kecil tidak pernah benar-benar hilang, meskipun sempat tertunda oleh berbagai tuntutan hidup.

Editor : Nia

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arahan Menjelang Serah Terima Jabatan Lanud Sultan Hasanuddin
Resmikan Museum Ibu Marsinah Pejuang HAM
Aksi Bersih Pantai Bersama Masyarakat di Kampung Keakwa
Apel Malam dan Tes Urine Prajurit Bujangan
Video Klarifikasi Pdt. Anton Wamang
Genjot Pembangunan 5 Unit Rumah di Kampung Keakwa, Fokus Pemasangan Atap
Apel Pagi Dilanjutkan Senam dan Olahraga Bersama Seluruh Personel Lanud Sjamsudin Noor
Buka Jalan Baru, Tingkatkan Mobilitas dan Perekonomian Warga Pulomerak
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 18:53 WIB

Arahan Menjelang Serah Terima Jabatan Lanud Sultan Hasanuddin

Senin, 18 Mei 2026 - 18:43 WIB

Resmikan Museum Ibu Marsinah Pejuang HAM

Senin, 18 Mei 2026 - 18:37 WIB

Aksi Bersih Pantai Bersama Masyarakat di Kampung Keakwa

Senin, 18 Mei 2026 - 18:28 WIB

Apel Malam dan Tes Urine Prajurit Bujangan

Senin, 18 Mei 2026 - 17:13 WIB

Video Klarifikasi Pdt. Anton Wamang

Berita Terbaru

Milter

Resmikan Museum Ibu Marsinah Pejuang HAM

Senin, 18 Mei 2026 - 18:43 WIB

Healthy

Aksi Bersih Pantai Bersama Masyarakat di Kampung Keakwa

Senin, 18 Mei 2026 - 18:37 WIB

Milter

Apel Malam dan Tes Urine Prajurit Bujangan

Senin, 18 Mei 2026 - 18:28 WIB

Milter

Video Klarifikasi Pdt. Anton Wamang

Senin, 18 Mei 2026 - 17:13 WIB