Gugus Tugas Kedaulatan Pangan TNI

- Reporter

Kamis, 24 Juli 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gugus Tugas Kedaulatan Pangan TNI, Perkuat Ketahanan dan Kemandirian Bangsa

JAKARTA CARIBERITA – Sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap program strategis nasional, Gugus Tugas Kedaulatan Pangan TNI terus melaksanakan percepatan, pengawasan, dan pendampingan program ketahanan pangan secara menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia.

Keberadaan gugus tugas ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam menjalankan amanat Undang-Undang sebagai bagian dari pelaksanaan Tugas Pokok dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang perubahan atas UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, khususnya Pasal 7 ayat (2) huruf b angka 9 yaitu, membantu tugas pemerintahan di daerah. Salah satu implementasinya adalah membantu pemerintah untuk menciptakan kedaulatan pangan nasional.

Gugus tugas ini melibatkan satuan kewilayahan TNI AD, unsur TNI AL di wilayah pesisir, serta unsur TNI AU untuk dukungan logistik dan distribusi udara ke wilayah terpencil. Gugus Tugas ini bertugas mempercepat implementasi program ketahanan pangan dan penguatan infrastruktur pertanian secara terpadu.

Gugus tugas ini menjadi instrumen operasional TNI untuk memastikan program strategis nasional sampai ke masyarakat, terutama di wilayah 3T dan daerah rawan krisis.

Program utama Gugus Tugas Kedaulatan Pangan TNI meliputi: * Pembukaan dan pendampingan lahan pertanian produktif.* Pembangunan embung, sumur bor, dan pengawasan dan pengendalian saluran irigasi pertanian.*

Pelatihan dan pendampingan petani dan pemuda desa melalui Babinsa.* Kolaborasi dengan kementerian, pemda, BUMN, dan swasta.* Stabilitas harga gabah sesuai HPP dan perlindungan petani pascapanen.*

Dukungan terhadap distribusi dan ketersediaan pupuk secara tepat sasaran. Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa Gugus Tugas Kedaulatan Pangan bekerja dengan pendekatan teritorial berbasis desa dan wilayah.

Baca juga :  Rapat Evaluasi Program Kerja dan Anggaran Bidang Teritorial TNI TA. 2024

“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Melalui kekuatan teritorial, TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga, tetapi juga sebagai penggerak kemandirian pangan dari tingkat desa hingga nasional,”yang di sampaikannya di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu 23 Juli 2025

Kapuspen TNI juga menegaskan bahwa tantangan pangan saat ini bukan lagi isu sektoral, melainkan isu strategis yang membutuhkan keterlibatan semua komponen bangsa.

“TNI memandang pangan sebagai bagian dari pertahanan. Karena itu, kami tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga memastikan lumbung pangan rakyat tetap terjaga dan berdaya saing,” tegas Kapuspen TNI.

Gugus Tugas ini juga berperan dalam mitigasi bencana krisis pangan musiman dengan merespons cepat wilayah terdampak serta mengaktifkan dapur lapangan dan logistik TNI bila diperlukan.

Dengan semangat gotong royong dan sinergi nasional, TNI melalui Gugus Tugas Kedaulatan Pangan bertekad membangun ketahanan bangsa dari desa, memperkuat kemandirian pangan nasional, dan mewujudkan Indonesia yang tangguh menghadapi tantangan global.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla
21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?
Heli MI-17V5 Jatuh Saat Ambil Air Laut di Sungai Perlu Seruyan, 1 Kru Gugur 5 Selamat 2 Masih Dievakuasi
Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel
TNI Kembali Kerahkan C-130 Hercules A-1340 Angkut 12 Ton Garam untuk buat Kendari Sultra
180 Prajurit Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA Berangkat ke Afrika Tengah
TNI dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca, Tabur 14 Ton Garam di Langit Kalimantan dan Sumsel Atasi Karhutla
TNI Siapkan 1.311 Penyuluh Cegah Karhutla di Sumatera dan Kalimantan, Tekankan 6 Pedoman Pencegahan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:07 WIB

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 November 2026 - 00:52 WIB

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WIB

Heli MI-17V5 Jatuh Saat Ambil Air Laut di Sungai Perlu Seruyan, 1 Kru Gugur 5 Selamat 2 Masih Dievakuasi

Rabu, 4 November 2026 - 21:42 WIB

Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel

Rabu, 4 November 2026 - 12:47 WIB

180 Prajurit Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA Berangkat ke Afrika Tengah

Berita Terbaru

Milter

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:07 WIB

Berita Utama

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Kamis, 5 Nov 2026 - 00:52 WIB