Operasi Badai Kasuari 3.12 Berhasil Rebut Senjata Caracal dan K3 Daewoo dari Kelompok Manfred Fatem

Senjata Dirampas Sejak 22 Maret 2026, Pangkoops Brigjen Riyanto: Kurangi Potensi Ancaman di Maybrat

- Reporter

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Senjata Yonif 9 Marinir yang Dirampas OPM di Maybrat Berhasil Direbut Kembali

 

MAYBRAT, CARIBERITA – Setelah hampir tujuh bulan dikuasai kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya berhasil direbut kembali seluruhnya oleh Komando Operasi (Koops) TNI Habema.

 

Keberhasilan tersebut dipastikan setelah Tim Gabungan Operasi Badai Kasuari 3.12 menemukan senjata K3 Daewoo pada Sabtu (17/10/2026), menyusul keberhasilan pengamanan senjata Caracal sehari sebelumnya, Jumat (16/10/2026).

 

Kedua senjata tersebut sebelumnya dirampas kelompok Manfred Fatem dalam penyerangan terhadap Pos Satgas Yonif 9 Marinir di wilayah Sory, Kabupaten Maybrat, pada 22 Maret 2026.

 

Operasi gabungan yang melibatkan Satgas Yonif 9 Marinir, Denkul 4/Rajawali V dari Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad, serta Satgas Kewilayahan Yonif 764/IB tersebut berhasil menuntaskan pengambilan kembali kedua senjata organik TNI.

 

Keberhasilan ini diperoleh melalui kerja sama antarsatuan, pendalaman informasi, serta pencarian yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

 

Selain dua senjata organik tersebut, tim gabungan juga mengamankan satu pucuk senjata api rakitan campuran, 19 butir amunisi kaliber 5,56 mm, tiga magazen, alat bidik, dan sejumlah perlengkapan lainnya.

 

Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang terlibat atas ketekunan, keberanian, disiplin, dan profesionalisme dalam menyelesaikan tugas.

 

“Dua senjata organik yang dirampas kelompok Manfred Fatem akhirnya berhasil kita ambil kembali seluruhnya. Ini merupakan bukti kesungguhan, kerja keras, dan tanggung jawab prajurit dalam menuntaskan tugas. Saya memberikan penghargaan kepada seluruh personel yang telah bekerja dengan disiplin dan profesional,” tegas Brigjen TNI Riyanto.

 

Baca juga :  4 Anggota OPM Letakkan Senjata di Puncak Jaya, Pilih Kembali ke Pangkuan NKRI

Pangkoops menegaskan, keberhasilan tersebut memiliki arti penting, bukan hanya karena materiil satuan berhasil diamankan kembali, tetapi juga karena senjata tersebut tidak lagi dapat disalahgunakan untuk melakukan aksi kekerasan yang membahayakan keselamatan masyarakat maupun aparat.

 

“Setiap senjata yang berhasil diamankan berarti berkurangnya potensi ancaman terhadap keselamatan manusia. TNI akan tetap tegas terhadap setiap ancaman bersenjata, dengan tindakan yang selektif, terukur, profesional, dan sesuai ketentuan hukum. Namun, kepada saudara-saudara yang ingin meninggalkan kekerasan, jalan damai tetap terbuka,” lanjutnya.

 

Koops TNI Habema menegaskan, keberhasilan Operasi Badai Kasuari 3.12 menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua Barat Daya.

 

Pengamanan wilayah akan terus dilaksanakan seiring dengan pendekatan teritorial dan kemanusiaan untuk mendukung kehidupan masyarakat yang semakin aman dan normal.

 

Keberhasilan mengamankan kembali kedua senjata tersebut sekaligus menegaskan bahwa setiap ancaman bersenjata akan ditangani secara profesional, sementara kesempatan untuk meninggalkan kekerasan dan kembali membangun kehidupan bersama masyarakat tetap terbuka.

Sumber Berita: Koops TNI Habema

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mayor Cpm Hugo Adi Nugroho Harumkan Nama TNI AD di Filipina, Raih Dua Penghargaan Internasional di AFP CGSC
KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan 3 Kapal Perang Australia Gelar Latihan Perang di Utara Bali
Yonif 521/DY Vs ADF Adu Tangguh Taktik Gerilya Hutan
Yonzipur 5 ABW & ADF Latihan Jinak Bom
Latihan Amfibi Infiltrasi Bawah Air, Pantai Banongan Situbondo
Guspurla dan Koarmada III Gelar Latihan Setingkat L-3 di Laut Banda
Banongan Membara! Kopaska & Aussie Army Serbu Pantai Bareng LARC Amfibi – Keris Woomera 2026 Pecah Abis!
Putra Toba Naik Kelas! Letjen Richard Tampubolon Resmi Dilantik Prabowo Jadi Wamenhan RI
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Mayor Cpm Hugo Adi Nugroho Harumkan Nama TNI AD di Filipina, Raih Dua Penghargaan Internasional di AFP CGSC

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:09 WIB

KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan 3 Kapal Perang Australia Gelar Latihan Perang di Utara Bali

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Yonif 521/DY Vs ADF Adu Tangguh Taktik Gerilya Hutan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Operasi Badai Kasuari 3.12 Berhasil Rebut Senjata Caracal dan K3 Daewoo dari Kelompok Manfred Fatem

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Latihan Amfibi Infiltrasi Bawah Air, Pantai Banongan Situbondo

Berita Terbaru

Milter

Yonif 521/DY Vs ADF Adu Tangguh Taktik Gerilya Hutan

Senin, 19 Okt 2026 - 15:04 WIB