4 Anggota OPM Letakkan Senjata di Puncak Jaya, Pilih Kembali ke Pangkuan NKRI

Upacara Reintegrasi Nasional di Papua Tengah Jadi Momentum Damai, Pangkoops Habema: Berani Letakkan Senjata Adalah Keberanian Sejati

- Reporter

Senin, 28 September 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

4 Eks OPM Kodap Tolikara & Yambi Serahkan 4 Senjata di Makodim 1714

 

PUNCAK JAYA, CARIBERITA – Empat anggota kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyerahkan empat pucuk senjata api kepada Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., dalam Upacara Reintegrasi Nasional di halaman Makodim 1714/Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (26/9/2026).

 

Penyerahan tersebut menjadi bagian dari proses reintegrasi dan komitmen untuk meninggalkan kekerasan serta kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, menjalani kehidupan bersama keluarga dan masyarakat.

 

Keempat anggota tersebut yakni Bongkar Tabuni dan Lipar Tabuni dari OPM Kodap X/Tolikara serta Bejo Tabuni dan Kopitua Tabuni dari OPM Kodap XXVIII/Yambi. Dalam kegiatan tersebut, keempatnya menyatakan komitmen untuk kembali ke masyarakat melalui pembacaan ikrar dan penciuman Bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan penyerahan empat pucuk senjata api.

 

Senjata yang diserahkan terdiri dari satu pucuk AR-15 kaliber 5,56 mm, satu pistol revolver kaliber 9 mm, satu pistol Trailside Sig Arms kaliber .22 LR, dan satu pistol Combat kaliber 9 mm. Seluruh senjata selanjutnya diamankan dan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menyampaikan apresiasi atas keputusan keempat anggota tersebut untuk meninggalkan kekerasan dan kembali kepada keluarga serta masyarakat.

 

“Keberanian bukan hanya ketika seseorang mampu mengangkat senjata, tetapi juga ketika berani meletakkannya dan memilih kehidupan yang lebih baik. Hari ini bukan tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Hari ini adalah tentang memilih masa depan,” ujar Brigjen TNI Riyanto.

 

Di tempat terpisah, Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyambut baik keputusan tersebut dan mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih memilih jalan kekerasan untuk mengambil langkah serupa.

Baca juga :  Melanjutkan Pengecoran Jalan di Tambrauw

 

“Kami mengajak mereka yang masih memilih jalan kekerasan untuk berani mengambil langkah yang sama, meletakkan senjata, kembali kepada keluarga dan masyarakat, serta bersama-sama membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” ujarnya.

Sumber Berita: Pen Koops TNI Habema

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Super Tucano & PC-21 Cover, Kopaska & Taifib Infiltrasi Bawah Laut
Penerbad TNI AD Latihan Medevac Menggunakan Heli Bell 412,Latgabma Keris Woomera 2026
Taklimat Awal, Audit Kinerja & Ketaatan Itjen TNI 2026
Kuliah Umum 68 Pasis Dikreg ke 68
Ratas Karhutla di Istana Kepresidenan
4 Calon PMI Ilegal, Gagal Masuk Tawau Malaysia
Hutan Lindung Liang Anggang  
5.070 Pelari, Pangandaran Run 5K & 10K Sukses Digelar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Super Tucano & PC-21 Cover, Kopaska & Taifib Infiltrasi Bawah Laut

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Penerbad TNI AD Latihan Medevac Menggunakan Heli Bell 412,Latgabma Keris Woomera 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Taklimat Awal, Audit Kinerja & Ketaatan Itjen TNI 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Kuliah Umum 68 Pasis Dikreg ke 68

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:34 WIB

4 Calon PMI Ilegal, Gagal Masuk Tawau Malaysia

Berita Terbaru

Milter

Taklimat Awal, Audit Kinerja & Ketaatan Itjen TNI 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:22 WIB

Milter

Kuliah Umum 68 Pasis Dikreg ke 68

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:19 WIB