4 Calon PMI Ilegal, Gagal Masuk Tawau Malaysia

Dari Sebatik Tengah Nunukan, Kapten Kav Sukiman Pimpin Pemeriksaan Travel di Simanggaris — 4 Penumpang Luar Daerah Diamankan, Diserahkan ke BP3MI Nunukan

- Reporter

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Yonkav 8/NSW Kostrad Gagalkan 4 Calon PMI Ilegal di Perbatasan Sebatik — Travel Cokelat KU 1807 NB Disikat di Pos Aji Kuning

 

NUNUKAN, KALTARA, CARIBERITA — Satgas Pamtas RI-Malaysia Wilayah Kalimantan Utara Sektor Timur dari Yonkav 8/NSW/2 Kostrad berhasil menggagalkan keberangkatan empat calon pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang hendak menuju Malaysia. Penggagalan tersebut berlangsung di Pos Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (12/10/2026).

 

Penggagalan bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan pemberangkatan PMI secara ilegal. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel yang dipimpin Kapten Kav Sukiman melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan travel jenis Daihatsu Terios berwarna cokelat dengan nomor polisi KU 1807 NB di Pos Dalduk Gabma Simanggaris. Kendaraan itu melaju dari Desa Sungai Limau menuju Desa Aji Kuning.

 

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan empat penumpang berinisial AS (23), JN (50), UM (47), dan SU (43) yang diketahui memiliki identitas dari luar Kabupaten Nunukan. Keempatnya diduga merupakan calon PMI ilegal yang akan menuju Tawau, Malaysia. Selanjutnya, Satgas Pamtas berkoordinasi dengan BP3MI Kabupaten Nunukan untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Keberhasilan ini menunjukkan peran aktif Satgas Pamtas TNI dalam menjaga wilayah perbatasan sekaligus mencegah keberangkatan pekerja migran melalui jalur yang tidak sesuai prosedur. Sinergi dengan masyarakat dan instansi terkait terus diperkuat guna menjaga keamanan perbatasan serta melindungi warga negara Indonesia dari risiko keberangkatan secara ilegal.

Baca juga :  Ciptakan Rasa Aman, Babinsa Kawal Karnaval Hut RI di Pondok Kopi

Sumber Berita: Puspen TNI

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grand Final Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dibuka di GBK
Tambang Emas Tanpa PPKH Seluas 275 Hektare di Nabire, Jaksa Agung Cabut IUP PT Kristalin Ekalestari
Pantau Pulau Terluar Miangas, Cek Titik Nol dan Pos Pamtas Perbatasan
TNI Kerahkan 3 Pesawat Hercules C-130 dan CN-295 untuk OMC Karhutla di Sumsel dan Kalsel
Penertiban Hutan Pertambangan Emas Ilegal PT KEL
Sidang Kabinet Merah Putih Paripurna 2 Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto
Pesawat Casa Tebar Dry Ice, OMC Karhutla Sumsel Kalsel Resmi Berjalan
Prosesi Pemakaman Mantan KSAD ke 20
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Grand Final Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dibuka di GBK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Tambang Emas Tanpa PPKH Seluas 275 Hektare di Nabire, Jaksa Agung Cabut IUP PT Kristalin Ekalestari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Pantau Pulau Terluar Miangas, Cek Titik Nol dan Pos Pamtas Perbatasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:38 WIB

TNI Kerahkan 3 Pesawat Hercules C-130 dan CN-295 untuk OMC Karhutla di Sumsel dan Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Penertiban Hutan Pertambangan Emas Ilegal PT KEL

Berita Terbaru

Milter

Penertiban Hutan Pertambangan Emas Ilegal PT KEL

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:35 WIB