KONTAK TEMBAK di MAYBRAT! Danops OPM Kodap IV Tumbang di Sungai Frambu

Satgas Yonif 9 Marinir Lumpuhkan Kelompok Bersenjata di Papua Barat Daya, Pangkoops Habema: Operasi Profesional & Terukur

- Reporter

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baku Tembak Sungai Frambu – 3 OPM Tewas, Senjata AK-101 Disita Marinir

 

MAYBRAT, CARIBERITA – Kontak tembak pecah antara Satgas Yonif 9 Marinir dengan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap IV/Sorong Raya di kawasan Sungai Frambu, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat (9/10/2026).

 

Dalam baku tembak tersebut, tiga anggota kelompok bersenjata OPM terkena tembakan dan meninggal dunia.

 

Satu jenazah yang berhasil dievakuasi diduga kuat merupakan *Manfred Fatem, Komandan Operasi (Danops) OPM Kodap IV/Sorong Raya*. Sementara dua lainnya yang diduga *Anton Fatem dan Yesias Fatem*, terbawa arus deras Sungai Frambu dan saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

 

Dari lokasi kejadian, Satgas berhasil mengamankan barang bukti satu pucuk senjata laras panjang *AK-101*. Sementara satu pucuk senjata jenis Caracal dilaporkan turut terbawa arus sungai.

 

Panglima Komando Operasi TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., menegaskan bahwa seluruh operasi dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai koridor hukum dengan prioritas utama keselamatan masyarakat sipil.

 

“Setiap ancaman bersenjata yang membahayakan keselamatan masyarakat dan aparat harus ditangani secara tegas dan profesional. Namun tujuan utama kami adalah menciptakan ruang aman agar masyarakat dapat hidup tenang, pelayanan publik berjalan, dan kehidupan sosial kembali tumbuh,” tegas Brigjen Riyanto.

 

Senada, di tempat terpisah Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menegaskan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua, sekaligus membuka pintu dialog bagi anggota OPM yang ingin kembali ke pangkuan NKRI.

 

“Kami mengajak anggota OPM untuk meletakkan senjata, kembali ke pangkuan NKRI, dan bersama-sama membangun Papua yang aman dan damai demi masa depan masyarakat yang lebih baik,” pungkasnya.

Baca juga :  Puluhan Rantis dan Motor Kawal Siap Mengawal KTT WWF Bali

Sumber Berita: Pen Koops TNI Habema

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banongan Membara! Kopaska & Aussie Army Serbu Pantai Bareng LARC Amfibi – Keris Woomera 2026 Pecah Abis!
Putra Toba Naik Kelas! Letjen Richard Tampubolon Resmi Dilantik Prabowo Jadi Wamenhan RI
Maruli Simanjuntak Resmi Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala Badan Perbatasan & Tandyo Budi Revita Naik Jadi KSAD
HUT Satsiber TNI ke 9, Kolaborasi Pentahelix Kuatkan Ekosistem Siber Nasional
Selamatkan Rakyat & Alam dengan Kerahkan Teknologi Modifikasi Cuaca Pakai Dry Ice!
Pomdam Jaya Usut Tuntas! Prajurit Inisial A Ditahan Terkait Judol Cijantung, 11 Operator Sipil + 14 HP Dilimpah ke Polda Metro
Super Tucano & PC-21 Cover, Kopaska & Taifib Infiltrasi Bawah Laut
Penerbad TNI AD Latihan Medevac Menggunakan Heli Bell 412,Latgabma Keris Woomera 2026
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Banongan Membara! Kopaska & Aussie Army Serbu Pantai Bareng LARC Amfibi – Keris Woomera 2026 Pecah Abis!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Putra Toba Naik Kelas! Letjen Richard Tampubolon Resmi Dilantik Prabowo Jadi Wamenhan RI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Maruli Simanjuntak Resmi Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala Badan Perbatasan & Tandyo Budi Revita Naik Jadi KSAD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:52 WIB

HUT Satsiber TNI ke 9, Kolaborasi Pentahelix Kuatkan Ekosistem Siber Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Selamatkan Rakyat & Alam dengan Kerahkan Teknologi Modifikasi Cuaca Pakai Dry Ice!

Berita Terbaru