Fokus Pembinaan Jangka Panjang 8-10 Tahun & Regenerasi Atlet Demi Dongkrak Peringkat Judo Dunia
JAKARTA, CARIBERITA – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., kembali dipercaya memimpin Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) periode 2026–2031.
Keputusan ini ditetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) XX PJSI di Balai Kartini, Jakarta, Jumat 11 September 2026. Jenderal Maruli menjadi calon tunggal dalam pemilihan Ketua Umum PB PJSI.
Usai terpilih, Jenderal Maruli menegaskan akan melanjutkan program 5 tahun terakhir. Menurutnya, meraih prestasi internasional butuh proses panjang, konsistensi, dan kesinambungan pembinaan.
“Proses untuk menjadi internasional memerlukan waktu panjang. Kalau saya terpilih lagi, kita akan melanjutkan rencana-rencana kita,” ujarnya.
Salah satu fokus utama adalah memberi pengalaman bertanding ke atlet lewat kompetisi internasional termasuk Olimpiade. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas atlet dan mendongkrak peringkat judo Indonesia di dunia.
PB PJSI juga akan memperkuat sistem regenerasi melalui pembinaan berjenjang. Penjaringan dilakukan untuk atlet berprestasi maupun atlet baru berpotensi, lalu dibina sesuai kemampuan dan tahapannya.
“Memang olahraga itu kalau sekarang mulai serius, baru bisa terlihat. Kalau konsisten, 8 sampai 10 tahun baru kelihatan hasilnya. Itu juga masih banyak kendalanya,” ungkap Jenderal Maruli.
Kepemimpinan periode 2026-2031 diharapkan menjaga kesinambungan pembinaan dan memperkuat regenerasi atlet judo nasional, agar judo Indonesia bisa menembus prestasi lebih tinggi di pentas dunia.
Sumber Berita: Dispenad





















