Ketum LMP Dukung Panglima TNI Ganti Istilah KKB Jadi OPM

- Penulis

Senin, 15 April 2024 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum LMP Dukung Keputusan Panglima TNI Penyebutan KKB Menjadi OPM

JAKARTA, CARIBERITA – Pernyataan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menetapkan penyebutan kelompok bersenjata yang menuntut Papua merdeka sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM) mendapatkan dukungan banyak pihak. 

Ketua Umum Laskar Merah Putih (LMP) H.M Arsyad Cannu secara tegas menyatakan sangat mendukung keputusan Panglima TNI bahwa mereka bukan lagi kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau kelompok separatis teroris (KST). 

Menurut Arsyad, penyebutan OPM sudah sangat tepat, karena tindakan dan perbuatan mereka sudah melewati batas kemanusiaan dan telah banyak memakan korban nyawa.

“Penyebutan OPM oleh Panglima TNI saya rasa sudah sangat tepat. LMP sangat mendukung keputusan itu,” kata Ketua Umum LMP H.M Arsyad kepada awak media di Jakarta, Senin (15/4/2024).

Pihaknya lanjut Arsyad siap bekerja sama dengan TNI-Polri untuk memberikan ide, masukan dan gagasan agar ekonomi masyarakat Papua maju. Sebab, selama ini menurut pandanganya dinilai banyak ketimpangan di sana. 

Dikatakan Ketua LMP Arsyad, LMP siap mendukung dalam bentuk apa pun jika diajak oleh TNI-Polri untuk memajukan perekonomian masyarakat papua.

“Apa pun bentuknya LMP siap, apakah itu berupa ide, gagasan ataupun saran serta sinergitas lainnya. Kami siap,” tegas Arsyad.

Untuk diketagui, penyebutan OPM tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor STR/41/2024 tertanggal 5 April 2024. Alasannya kelompok bersenjata di Papua menamakan dirinya sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), sama dengan OPM.

Kini TNI kembali menyebut kelompok bersenjata di Papua dengan nama Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Sebelumnya, TNI menyebutnya dengan istilah kelompok separatis teroris (KST).

Sedangkan pihak Polri menyebutnya dengan istilah kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Perihal pergantian sebutan ini, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto angkat bicara. Kelompok bersenjata di Papua menyebut diri mereka dengan nama Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang merupakan bagian dari OPM.

“Jadi dari mereka sendiri menamakan mereka adalah TPNPB, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, sama dengan OPM,” kata Jenderal TNI Agus kepada wartawan pada Rabu (10/4/2024).
Saya akan tindak tegas apa yang dilakukan oleh OPM. Tidak ada negara dalam suatu negara,” tambah Agus

Keberadaan TNI di Papua lanjut Agus merupakan operasi yang dilakukan oleh pemerintah. Sebab, setiap wilayah punya karakter kerawanan dan TNI memiliki metode penyelesaian yang disesuaikan.

Baca juga :  26.998 Prajurit Dikerahkan Dalam Latihan Terintegrasi TNI 2025

Dikatakan Panglima TNI Agus, namanya operasi dalam suatu wilayah itu, ada operasi teritorial, intelijen dan tempur. Itu akan ditentukan bagaimana indeks kerawanan dari daerah yang ada di wilayah-wilayah tersebut.

“Penanganannya beda-beda. Mungkin di Papua penanganannya berbeda dengan di wilayah lain. Kita punya metode sendiri untuk penyelesaian masalah,” ujarnya.
Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepanitiaan Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Mimika
Rakorniskum TNI 2026
Panglima TNI Sambangi Yonif TP 940/Jaya Nagara
Proses Evakuasi Berjalan Dengan Pengawalan Ketat dari Personel TNI dan RSUD/Mulia
Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Jelambar Koordinasi dengan Petugas Keamanan Bank
Peduli Kemanusiaan, Gabungan TNI Polri Lakukan Penjemputan Jenazah Warga Binaan
Komunikasi Sosial (komsos) Bersama Warga Kampung Fanamo
Bikin Resah, Rumah Warga Kampung Muara Distrik Pogoma di Bakar Anggota OPM Kodap III/Puncak Pimpinan Lekagak Talenggen
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:09 WIB

Kepanitiaan Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Mimika

Kamis, 16 April 2026 - 13:06 WIB

Rakorniskum TNI 2026

Kamis, 16 April 2026 - 13:01 WIB

Panglima TNI Sambangi Yonif TP 940/Jaya Nagara

Senin, 13 April 2026 - 18:06 WIB

Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Jelambar Koordinasi dengan Petugas Keamanan Bank

Senin, 13 April 2026 - 18:01 WIB

Peduli Kemanusiaan, Gabungan TNI Polri Lakukan Penjemputan Jenazah Warga Binaan

Berita Terbaru

Berita Utama

OPM Kembali Melukai Tiga Warga Distrik Sinak

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:31 WIB

Milter

Rakorniskum TNI 2026

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:06 WIB

Milter

Panglima TNI Sambangi Yonif TP 940/Jaya Nagara

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:01 WIB