26.998 Prajurit Dikerahkan Dalam Latihan Terintegrasi TNI 2025

- Reporter

Jumat, 21 November 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhan : kita terus bekerja untuk kepentingan rakyat dan kita harus tegakkan semua ketentuan tanpa kita melihat latar belakang dari manapun asalnya

BABEL CARIBERITA – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala BPKP Muhammad Yusuf beserta pejabat terkait, menyaksikan secara langsung pelaksanaan Latihan Komando Gabungan (Kogab) TNI yang terintegrasi Tahun 2025 di kawasan Bandara PT IMIP, Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (20/11/2025).

Latihan skala besar yang melibatkan 26.998 personel TNI lintas matra ini menjadi cerminan kemampuan TNI dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, termasuk potensi gangguan terhadap pengelolaan sumber daya alam nasional. Penggunaan kekuatan darat, laut, dan udara dalam satu rangkaian operasi menunjukkan tingkat interoperabilitas yang semakin maju dan terukur.

Di hadapan awak media, Menhan RI selaku Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional sekaligus mewakili tim penertiban kawasan hutan yang menangani isu pertambangan, menjelaskan fokus utama latihan dan arah kebijakan yang sedang diambil pemerintah.

“Tujuannya satu adalah bagaimana kita sebagai negara yang berdaulat memiliki kemampuan untuk menegakkan peraturan dan melakukan penertiban dalam rangka pengamanan sumber daya alam yang merupakan bagian dari kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menhan RI juga menyoroti maraknya pola pelanggaran di sektor pertambangan, di mana sejumlah pihak memanfaatkan celah hukum untuk meraup keuntungan pribadi. Beliau menegaskan bahwa berbagai modus dan siasat terus bermunculan dari kelompok berkepentingan yang dengan sengaja berupaya mengeruk kekayaan negara, sehingga diperlukan langkah penertiban yang konsisten dan terukur.

Menhan RI juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus menjalankan langkah penertiban dan pengamanan di wilayah-wilayah yang rawan pelanggaran. Setiap temuan yang terbukti melanggar aturan akan langsung diteruskan ke proses penegakan hukum.

Baca juga :  Prajurit Hiu Perkasa Dukung Pembangunan Daerah Dalam TMMD ke-123 TA 2025 di Tangerang

“Ini menunjukkan kehadiran negara terhadap semua kegiatan-kegiatan ilegal yang selama ini terjadi dan ini sangat merugikan negara,” ujarnya.

Menutup arahannya, Menhan RI menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjaga kedaulatan negara tanpa kompromi. Upaya penertiban tidak hanya difokuskan pada Bangka atau Morowali, tetapi mencakup seluruh wilayah Indonesia.

“Pesan kita kepada rakyat bahwa kita terus bekerja untuk kepentingan rakyat dan kita harus tegakkan semua ketentuan tanpa kita melihat latar belakang dari manapun asalnya,” pungkasnya.

Dalam latihan ini, TNI menampilkan rangkaian kemampuan yang memukau, mulai dari manuver terjun Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL), ketangkasan penerjun Operasi Perebutan Pertahanan Pangkalan Udara (OP3U), hingga skenario Force Down terhadap pesawat pelanggar serta aksi sabotase pada sasaran strategis.

Dari unsur laut, TNI AL menunjukkan ketegasan melalui operasi penindakan terhadap kapal yang melakukan aktivitas ilegal. Seluruh rangkaian ini dirancang untuk menguji kesiapsiagaan, kecepatan respon, dan efektivitas operasi gabungan di berbagai domain.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantang Pulang Sebelum Padam! Prajurit Lanud Sjamsudin Noor Jalan Kaki Pangku Selang Demi Amankan Banjarbaru
Apache TNI Gas Bareng US Army! Live Fire + Night Flight di Super Garuda Shield 2026 Bikin Gentar
Dua Misi Sekali Gas! Wapang TNI Sidak Kesiapan Prajurit Sumbawa + Panen Bareng Koperasi Merah Putih Lombok
TNI-Polri Menyapa Warga! Peltu Arief dan Aiptu Budi Temani Ibu Tita di Momen Bahagia Ngunduh Mantu
Super Garuda Shield 2026: Uji Cepat Tanggap TNI dan Sahabat Hadapi Krisis Global
TNI dan Mitra Asing ‘Sulap’ Akses Jalan di Puslatpur Baturaja Jadi Lebih Mantap
Solusi Kece, Jembatan Garuda Pangkas Jarak Warga Surabaya Biar Nggak Ribet Beraktivitas
Lepas Dari ‘Misi Menegangkan’ Lewat Sungai, Warga Desa Cantel Nikmati Babak Baru Tanpa Was-was 
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:12 WIB

Pantang Pulang Sebelum Padam! Prajurit Lanud Sjamsudin Noor Jalan Kaki Pangku Selang Demi Amankan Banjarbaru

Jumat, 4 September 2026 - 17:07 WIB

Apache TNI Gas Bareng US Army! Live Fire + Night Flight di Super Garuda Shield 2026 Bikin Gentar

Jumat, 4 September 2026 - 16:16 WIB

Dua Misi Sekali Gas! Wapang TNI Sidak Kesiapan Prajurit Sumbawa + Panen Bareng Koperasi Merah Putih Lombok

Jumat, 4 September 2026 - 15:10 WIB

TNI-Polri Menyapa Warga! Peltu Arief dan Aiptu Budi Temani Ibu Tita di Momen Bahagia Ngunduh Mantu

Kamis, 3 September 2026 - 19:29 WIB

Super Garuda Shield 2026: Uji Cepat Tanggap TNI dan Sahabat Hadapi Krisis Global

Berita Terbaru