Edukasi Dari Sekolah Lawan Karhutla Jangka Panjang!

Kolonel Arh Saptarendra dan Kolonel Kes Robi Mandolin Berikan Edukasi Bahwa Penanganan Karhutla Bukan Hanya Urusan Peladang, Tapi Tanggung Jawab Bersama*

- Reporter

Senin, 7 September 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI gak cuma di hutan, Sekarang masuk sekolah! Satgas bareng SMPN 1 Kayan Hilir belajar bareng soal bahaya Karhutla. Karena cegah kebakaran itu harus mulai dari generasi muda harus jaga hutan!

https://vt.tiktok.com/ZSqMdagYH/

 

KALSEL, CARIBERITA – Guna memitigasi Karhutla dalam jangka panjang, Satgas TNI menggandeng jajaran SMP N 1 Kayan Hilir

 

Hal itu dikatakan Ketua Kelompok Penyuluhan dan Pencegahan Wilayah Kayan Hilir Kolonel Arh Saptarendra P, ST, MM, Kayan Hilir, Nanga Mau, Kayan Hilir, Sintang, Kalbar, Senin (7/9/2026).

 

Diungkapkan Sapta, bersama dengan Kolonel Kes Robi Mandolin melaksanakan penyuluhan dan pencegahan Karhutla di SMPN 1 Kayan Hilir.

 

“Karhutla tidak hanya terkait dengan para peladang dan pekebun namun lebih luas dari itu,”ujar Sapta.

 

“Menumbuhkan kesadaran masyarakat jangka panjang tentang bahaya Karhutla, khususnya,”tegas Sapta.

 

Seperti yang disampaikan Ketua OSIS SMP N 1 Kayan Hilir, Nabila Arriyan (14), lanjut Sapta, bertanya tentang bagaimana generasi muda terlibat dalam pencegahan Karhutla.

 

“Mitigasi Karhutla, dimulai dari diri sendiri dengan tidak ceroboh sehingga terjadi kebakaran serta mengajak orang terdekat kita untuk peduli akan kelestarian alam”terang Sapta .

 

Termasuk, katanya lebih lanjut, Sekolah mengaktifkan kegiatan cinta lingkungan melalui kepramukaan.

 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP lN 1 Kayan Hilir, Paulus, Spd, menyampaikan terima kasih kepada Satgas Karhutla TNI yang telah menyuluh para tenaga pendidik dan juga perwakilan siswa.

 

“Sekolah sangat mendukung kebijakan pemerintah dan TNI dalam mencegah terjadinya Karhutla , karena ini berdampak terhadap masa depan anak-anak di sini,”ujar Paulus.

 

Lanjut dia sampaikan pengalamannya dalam hal berkebun.

 

“Saya berkebun menggunakan pupuk dari tandan kosong dan solid limbah sawit, kebun jeruk saya berbuah sepanjang tahun,”ucapnya.

 

Baca juga :  Dengan Gunakan Kayu Besi Berkualitas untuk Bangun Rumah Layak Huni di Kampung Keakwa

Tandan kosong sawit yaitu bagian dari tandan sawit yang buahnya telah diambil sedangkan solid merupakan limbah padat berbentuk lumpur pekat berwarna cokelat tua yang berasal dari hasil samping pengolahan tandan buah segar (TBS) di pabrik kelapa sawit.

 

“Tandan kosong dan solid jadi alternatif pupuk organik yang bisa jadi solusi kesuburan tanah mineral,”pungkasnya .

Sumber Berita: Dispenad

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Super Tucano & PC-21 Cover, Kopaska & Taifib Infiltrasi Bawah Laut
Penerbad TNI AD Latihan Medevac Menggunakan Heli Bell 412,Latgabma Keris Woomera 2026
Taklimat Awal, Audit Kinerja & Ketaatan Itjen TNI 2026
Kuliah Umum 68 Pasis Dikreg ke 68
Ratas Karhutla di Istana Kepresidenan
4 Calon PMI Ilegal, Gagal Masuk Tawau Malaysia
Hutan Lindung Liang Anggang  
5.070 Pelari, Pangandaran Run 5K & 10K Sukses Digelar
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Super Tucano & PC-21 Cover, Kopaska & Taifib Infiltrasi Bawah Laut

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Penerbad TNI AD Latihan Medevac Menggunakan Heli Bell 412,Latgabma Keris Woomera 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Taklimat Awal, Audit Kinerja & Ketaatan Itjen TNI 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Kuliah Umum 68 Pasis Dikreg ke 68

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:34 WIB

4 Calon PMI Ilegal, Gagal Masuk Tawau Malaysia

Berita Terbaru

Milter

Taklimat Awal, Audit Kinerja & Ketaatan Itjen TNI 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:22 WIB

Milter

Kuliah Umum 68 Pasis Dikreg ke 68

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:19 WIB