​”Proyek” Keluarga Berujung Bui! Komplotan Bapak-Ibu-Anak di Jakbar Tertangkap Saat Beraksi Bobol ATM

Aksi perampokan dengan peralatan las di sebuah minimarket di Cengkareng oleh satu keluarga (bapak tiri, ibu kandung, dan anak) gagal total karena bahan bakar las habis, memaksa mereka mengganti sasaran dengan mencuri rokok sebelum dibekuk Polres Jakbar

- Reporter

Rabu, 2 September 2026 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Jakbar Bongkar Aksi Komplotan Keluarga Bobol ATM di Cengkareng, Satu Pelaku Masih Diburu

 

JAKARTA, CARIBERITA – Aksi kompak satu keluarga berujung menjadi perkara pidana.

Seorang bapak tiri, ibu, dan anak bekerja sama membobol mesin ATM yang berada di dalam sebuah Indomaret di Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat.

 

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi didampingi Wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Rezi Dharmawan Kasat Reserse Kriminal Akbp Arfan Zulkan Sipayung, Wakasat reskrim Kompol Raden Dwi Kennardi dan Kanit Resmob Akp George Ruben mengatakan, ketiga pelaku telah merencanakan aksi tersebut.

 

Adapun, kasus ini dilaporkan pada Februari 2026 lalu.

 

Para pelaku menargetkan mesin ATM dengan menggunakan peralatan las.

 

“Pelakunya terdiri dari bapak tiri, anak, dan ibu. Anak dan ibu ini statusnya kandung, sedangkan bapaknya adalah bapak tiri,” kata Nasriadi dalam konferensi pers, Selasa (1/9/2026).

 

Dalam aksinya, dua pelaku masuk ke dalam Indomaret untuk menjebol ATM.

 

Sementara seorang pelaku lainnya bertugas mengawasi situasi dari luar.

 

Namun, aksi tersebut gagal total setelah oksigen yang digunakan untuk mengelas mesin ATM habis.

 

Akibatnya, mesin ATM belum sempat dibobol maupun dirusak.

 

“Setelah mereka masuk ke dalam dan mencoba menjebol ATM dengan cara mengelas, tiba-tiba bahan las, oksigen tersebut habis,” ujar Nasriadi.

 

Gagal membawa uang dari mesin ATM, para pelaku kemudian mengalihkan sasaran.

 

Mereka mengambil sejumlah rokok yang berada di dalam minimarket.

 

Polisi juga menemukan salah satu pelaku menggunakan pakaian yang menyerupai seragam karyawan swalayan.

 

Pakaian tersebut dibeli secara daring dan diduga digunakan untuk mengelabui orang maupun kamera CCTV.

Baca juga :  Update Sembako Kodam Jaya Per Minggu 28 Juni 2026: Harga 9 Bahan Pokok di Kodim 0503/JB

 

Nasriadi menjelaskan, dalam kasus ini polisi telah mengamankan dua dari tiga pelaku.

 

Mereka berinisial RH yang merupakan bapak tiri dan R yang merupakan ibu kandung dari pelaku D.

 

Sementara satu pelaku lainnya masih buron dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

 

Polisi menyebut pelaku yang buron merupakan otak atau aktor intelektual di balik aksi tersebut.

 

“Pelaku D bersama H masuk ke dalam untuk membobol ATM, sedangkan ibu (R) menunggu di luar untuk melihat dan memantau situasi kondisi di luar,” jelasnya.

 

Menurut Nasriadi, aksi tersebut diduga dilatarbelakangi faktor ekonomi.

 

Pelaku DPO disebut membujuk ibu tersebut untuk ikut dalam rencana pencurian.

 

“Ekonomi yang membuat mereka termotivasi. Ibu ini ibaratnya menikah dengan orang yang salah,” ungkap Nasriadi.

 

Polisi juga menduga aksi membobol ATM menggunakan peralatan las bukan pertama kali dilakukan oleh pelaku yang masih buron.

 

Dugaan itu muncul lantaran pelaku dinilai sudah memahami modus serta berani menggunakan peralatan khusus.

 

“Saya dan penyidik yakin ini bukan baru pertama kali. Kalau orang sudah berani menggunakan alat canggih dan modus-modus yang luar biasa, berarti dia sudah lebih dari sekali melakukan hal tersebut,” katanya.

 

Dari pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa baju merah marun, baju menyerupai seragam swalayan, satu unit handphone, dan tong sampah.

 

Sementara peralatan las yang digunakan untuk mencoba membobol ATM dibuang para pelaku ke Kali Angke.

 

Polisi masih berupaya mencari peralatan tersebut karena kondisinya cukup berat.

 

Pengungkapan kasus ini dilakukan setelah polisi mempelajari rekaman CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.

Baca juga :  Bongkar Abis! Sindikat Uang Palsu Tasik-Banyumas Tumbang, Polisi Sita 15.610 Lembar Uang Upal

 

Selain itu, polisi juga mendapat informasi dari masyarakat dan melakukan penyelidikan.

 

Sementara, kepolisian masih memburu pelaku RH yang disebut sebagai otak dibalik pencurian itu.

 

“Sampai saat ini unit Resmob masih terus mencarinya,” kata dia.

 

Sumber Berita: Humas Polres Metro Jakbar

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

2 Residivis Bersenpi di Door Polisi, Menyamar sebagai Ojol, Terlibat 14x Pencurian Motor
Ratas Karhutla di Istana Kepresidenan
Hutan Lindung Liang Anggang  
Grebek Kalianyar! 1065 Butir di sita 
Aksi Pemuda Tertangkap CCTV Curi Laptop & iPhone 13
Tiga Pilar Tambora Hadir, Ratusan Warga RW 05 Duri Selatan Teken Petisi Tolak Obat Daftar G
Rumah Dinas Jadi MARKAS JUDOL! Letkol Intel Ditahan, 32 PC Disita
Karena Cemburu Buta? Cekcok di Parkiran Minimarket Kembangan Berujung Maut, Jagoan Refleksi Dibekuk di Green Garden
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:25 WIB

2 Residivis Bersenpi di Door Polisi, Menyamar sebagai Ojol, Terlibat 14x Pencurian Motor

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Hutan Lindung Liang Anggang  

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Grebek Kalianyar! 1065 Butir di sita 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Aksi Pemuda Tertangkap CCTV Curi Laptop & iPhone 13

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Tiga Pilar Tambora Hadir, Ratusan Warga RW 05 Duri Selatan Teken Petisi Tolak Obat Daftar G

Berita Terbaru

Milter

Taklimat Awal, Audit Kinerja & Ketaatan Itjen TNI 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:22 WIB

Milter

Kuliah Umum 68 Pasis Dikreg ke 68

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:19 WIB