Gus Syaifuddin: Suswono Merendahkan Nabi yang Dianggap Pengangguran

- Reporter

Senin, 28 Oktober 2024 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA CARIBERITA– Gus Syaifuddin, Ketua PCNU Jakarta Pusat, mengungkapkan keprihatinannya terhadap penggunaan kisah Nabi Muhammad SAW dalam kampanye calon gubernur Suswono. Dalam orasi yang disampaikan, Suswono mengaitkan kisah Siti Khadijah, seorang pengusaha kaya yang menikahi Nabi Muhammad yang masih berusia 25 tahun, untuk menggambarkan program Kartu Anak Yatim.

“Setuju ya? Coba ingat Khadijah nggak? Tau Khadijah kan? Dia kan konglomerat. Nikahi siapa? Ya Nabi waktu itu belum jadi Nabi,” ungkap Suswono di acara deklarasi dukungan Bang Japar pada Sabtu (26/10) di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan.

Pernyataan tersebut menuai reaksi serius di kalangan masyarakat, terutama di media sosial NU Jakarta Pusat. Gus Syaifuddin menegaskan bahwa penggunaan figur Nabi Muhammad dalam konteks pengangguran sebagai bahan candaan adalah hal yang tidak layak. Ia menekankan pentingnya menghormati kisah-kisah suci dalam agama dan tidak menjadikannya sebagai alat kampanye politik.

Lebih lanjut, Gus Syaifuddin menyoroti bahwa Siti Khadijah adalah sosok yang dihormati sebagai pengusaha sukses yang bersanding dengan Rasulullah SAW, yang merupakan teladan bagi umat Islam.

“Kita harus menjaga kesucian dan kehormatan sumber-sumber agama dalam setiap diskusi. Mengaitkannya dengan konteks politik bisa menimbulkan salah paham dan penghinaan,” tegas Gus Syaifuddin.saat dihubungi awak media.Minggu (27/10/2024).

Ditambahkan bahwa yg dibuat contoh tidak sesuai dengan kenyataan. Karena Nabi Muhammad pada waktu usia tersebut adalah pengusaha sukses. Karena maskawin 20 unta. kalau dikurs rupiah sekitar 17 milyar. Pernyataan ini menjadi pengingat pentingnya etika dalam berpolitik, terutama ketika menyangkut nilai-nilai agama yang diyakini oleh banyak orang.

Gus Syaifuddin berharap agar para calon pemimpin lebih bijak dalam menyampaikan pesan kampanye mereka, tanpa melibatkan unsur-unsur yang bisa dianggap sensitif.

Baca juga :  Kenaikan Pangkat 16 Pati TNI

Pernyataan Suswono dinilai tidak pantas Dan tidak beretika bahkan cendrung merendahkan status Nabi yang dianggap sebagai pengangguran. Perlu minta maaf kepada ummat Islam Jakarta.

Gus Syaifuddin hanya menghimbau dalam konteks pilkada hendaklah gagasan dan ide untuk Jakarta lebih baik yang ditonjolkan.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hercules TNI AU kembali mendarat malam-malam di Lanud Sam, bawa logistik 7 Tabung Oksigen dan 500 Koli Selang Siap Dukung Petugas di Medan Gambut!
TNI & Warga Melawi Sholat Istisqo Ikhtiar langit & bumi Bareng! Habis Doa Minta Hujan, Beneran Turun Deras
4.743 Prajurit Gaspol! SGS 2026 Jadi Ajang TNI & Mitra Indo-Pasifik Adu Skill Tempur
Presiden Turun Langsung! 1000 Perwira Lawan Karhutla & Siap Diterjunkan!
Panglima TNI & CDF ADF “Ngobrol Strategis” Lewat VTC, Komitmen Pererat Kerja Sama Pertahanan RI-Australia
TNI Kembali Kerahkan 29 Alutsista dan Salurkan 122 Ton Bantuan untuk Penanganan Gempa NTT
Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi ke-81 Republik Indonesia
Ziarah Nasional dan Renungan Malam 17 Agustus
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:22 WIB

Hercules TNI AU kembali mendarat malam-malam di Lanud Sam, bawa logistik 7 Tabung Oksigen dan 500 Koli Selang Siap Dukung Petugas di Medan Gambut!

Senin, 14 September 2026 - 15:03 WIB

TNI & Warga Melawi Sholat Istisqo Ikhtiar langit & bumi Bareng! Habis Doa Minta Hujan, Beneran Turun Deras

Selasa, 1 September 2026 - 00:48 WIB

4.743 Prajurit Gaspol! SGS 2026 Jadi Ajang TNI & Mitra Indo-Pasifik Adu Skill Tempur

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Presiden Turun Langsung! 1000 Perwira Lawan Karhutla & Siap Diterjunkan!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Panglima TNI & CDF ADF “Ngobrol Strategis” Lewat VTC, Komitmen Pererat Kerja Sama Pertahanan RI-Australia

Berita Terbaru