Dari Waru Raya Sampai Hutan Lampung! Polres Jakbar Kejar 2 Residivis Bersenpi Kaliber 9mm — 14 TKP Terbongkar, 1 Jaket Ojol Jadi Kedok
JAKARTA, CARIBERITA — Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di kawasan Jalan Waru Raya, RT 006/RW 011, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (1/10/2026) siang. Aksi tersebut membuat warga panik setelah salah satu pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan saat hendak dikejar.
Ketua RT 006/RW 011 Kalideres, Dedi, mengatakan aksi terjadi sekitar pukul 12.16 WIB. Dua orang pelaku datang menggunakan sepeda motor. Satu mengenakan atribut ojek online, satunya pakaian biasa, masker, dan helm tertutup.
“Jam 12.16 dia masuk, berhenti di gerbang menggunakan atribut Gojek, satunya menggunakan biasa, masker dan helm penutup,” ujar Dedi.
Merespons kejadian tersebut, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Kalideres bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua pelaku.
Kedua tersangka residivis ditangkap di tempat persembunyian di kawasan hutan Kebon Singkong, Jabung, Lampung Timur dan dilumpuhkan dengan timah panas pada kaki karena melawan petugas saat penangkapan.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan, kedua tersangka bernama Febriansyah dan Bustomy. Keduanya diduga datang dari Lampung Timur ke Jakarta untuk melakukan pencurian sepeda motor dan tidak segan menggunakan senjata api untuk meloloskan diri.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita satu pucuk senjata api rakitan beserta belasan butir peluru tajam kaliber 9 x 19 milimeter. Polisi juga mengamankan jaket ojek online yang diduga digunakan untuk menyamarkan identitas.
“Melakukan penangkapan terhadap dua residivis dan satu DPO Polda Metro Jaya dalam kasus curanmor dan kami tindak tegas pada bagian kaki karena hendak melawan petugas,” kata Nasriadi.
Tembak Warga Saat Diteriaki Maling
Nasriadi menjelaskan, salah satu aksi yang menjadi perhatian terjadi di Gang Waru, Kalideres. Saat kedua tersangka diduga mencuri motor milik warga, aksinya diketahui dan warga meneriaki keduanya maling.
Alih-alih berhenti, salah satu tersangka diduga mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah warga untuk menakut-nakuti agar tidak mengejar.
“Pada saat itu, mereka berdua diteriaki maling, pencuri. Setelah itu, salah satu di antara mereka mengeluarkan senjata api dan melakukan penembakan terhadap warga. Alhamdulillah, tidak ada warga yang kena, selamat,” ujar Nasriadi.
Pada hari yang sama, keduanya juga diduga beraksi di depan Daan Mogot Mall. Polisi masih mendalami rangkaian aksi tersebut.
Ditangkap di Tempat Persembunyian di Lampung Timur
Setelah menerima keterangan warga, Sat Resmob Polres Metro Jakarta Barat bersama Unit Reskrim Polsek Kalideres melakukan patroli, pengintaian, dan penelusuran hingga mengarah ke wilayah Jabung, Lampung Timur.
Saat hendak ditangkap, kedua tersangka diduga melakukan perlawanan menggunakan senjata api. Polisi kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur.
“Dalam melakukan penangkapan, mereka mencoba melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api. Untuk menghindari hal yang tidak kita inginkan, anggota Jakarta Barat melakukan tindakan tegas yang terukur,” kata Nasriadi.
Akibatnya, kedua tersangka mengalami luka tembak pada kaki. Satu di kaki kanan, satu di kaki kiri. Keduanya kemudian dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Barat.
Diduga Terlibat 14 Pencurian Motor di Jakarta Barat
Berdasarkan pendataan sementara, kedua tersangka diduga telah melakukan 14 kali curanmor di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat. Polisi juga menduga keterlibatan belasan aksi di wilayah hukum lain.
“Hasil pendataan mereka, mereka telah melakukan 14 kali curanmor di wilayah Jakarta Barat, 14 kali. Dan mereka juga melakukan curanmor tersebut belasan kali di wilayah hukum Polres Jakarta Barat lainnya. Ini masih kita data, masih kita dalamin,” ujarnya.
Sita Senjata Api Rakitan dan Peluru Tajam
Polisi menyita satu pucuk senpi rakitan dan belasan peluru tajam kaliber 9 x 19 mm. Nasriadi menegaskan peluru tersebut peluru tajam, bukan hampa.
“Artinya, ketika mereka datang ke Jakarta untuk melakukan curanmor, mereka sudah membawa senjata api tersebut yang tidak segan-segan untuk melukai bahkan untuk menembak korban yang melawan atau masyarakat yang meneriakkan mereka itu maling,” kata Nasriadi.
Asal-usul senpi masih didalami, termasuk pihak yang membantu menyediakan.
Gunakan Jaket Ojek Online untuk Menyamarkan Identitas
Polisi juga menyita jaket ojek online yang diduga menjadi kedok agar tidak dicurigai.
“Kita juga mengamankan satu buah jaket, ya, jaket ojek online yang dia gunakan seakan-akan mereka itu adalah ojek online, padahal mereka adalah pencuri curanmor sadis, supaya masyarakat tidak curiga terhadap mereka,” ujarnya.
Polisi menduga ada pembagian peran: satu sebagai joki, satu sebagai pemetik.
Nasriadi mengimbau masyarakat waspada jika melihat dua orang berboncengan dengan helm tertutup masuk gang dan mengamati motor terparkir, serta segera lapor polisi dan jangan melakukan pengejaran langsung jika diduga membawa senpi.
Polisi Buru Pelaku Lain dan Penadah
Selain Febriansyah dan Bustomy, Polres Metro Jakarta Barat masih memburu pelaku lain dan penadah motor curian.
“Kita masih mencari pelaku-pelaku yang lainnya yang berbuat curanmor Jakarta Barat. Yang kedua, kita masih mencari penadahnya, penadah kendaraan tersebut,” kata Nasriadi.
Penyidikan terhadap penadah menjadi kunci memutus mata rantai curanmor lintas wilayah Jakarta-Lampung.
Polisi Imbau Warga Tingkatkan Keamanan Kendaraan
Nasriadi meminta warga menggunakan kunci ganda, parkir di lokasi aman, dan pasang CCTV jika memungkinkan.
Ia mengapresiasi warga Gang Waru Kalideres yang memberikan keterangan hingga pelaku teridentifikasi.
“Kami terima kasih kepada warga di sekitar TKP di Kalideres yang telah memberikan kepada kami keterangan-keterangan sehingga kami dapat mengidentifikasi pelakunya siapa dan kita mendapatkan identitas dua pelaku tersebut sampai akhirnya kita tangkap,” ujarnya.
Pengungkapan kasus ini diharapkan membantu menelusuri jaringan curanmor lintas wilayah. Penyidikan masih berlanjut.
Sumber Berita: Humas Polres Metro Jakarta Barat





















