Wakapuspen TNI Menyampaikan Perkembangan Terkini, Operasi Penanggulangan Bencana di Tiga

- Reporter

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI Kerahkan 33.150 Personel, Bangun 20 Jembatan Bailey, dan Gelar Trauma Healing di Wilayah Terdampak

JAKARTA CARIBERITA – Wakapuspen TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi, didampingi Kadispenal Laksma TNI Tunggul, Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana dan Sesdispenad Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi, menyampaikan perkembangan terkini keterlibatan TNI dalam operasi penanggulangan bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Keterangan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (8/12/2025).

Dalam keterangannya, Wakapuspen TNI menjelaskan bahwa sejak bencana melanda tiga provinsi tersebut, TNI secara masif terus mengerahkan kekuatan dari satuan kewilayahan hingga unsur pusat. Hingga hari ini, jumlah personel yang terlibat mencapai 33.150 orang, seiring dengan terus bertambahnya kebutuhan penanganan di lapangan.

“Dengan bertambahnya jumlah pengungsi tentu akan berpengaruh terhadap pendirian-pendirian dapur lapangan, pelibatan personil, begitu juga akan berpengaruh terhadap pelibatan tenaga kesehatan,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Wakapuspen TNI mengungkapkan bahwa langkah cepat juga dilakukan dengan mengirimkan dukungan tenaga medis dari pusat.

“Kami juga sudah memberangkatkan tim dari pusat, dalam hal ini dari Puskes, sebanyak 30 orang yang terbagi dalam tiga tim untuk memperkuat tenaga-tenaga kesehatan yang ada di daerah,” ujarnya.

Penguatan alutsista terus dilakukan secara bertahap dengan melihat situasi dan kondisi di lapangan. Hingga saat ini, TNI sejauh ini telah mengerahkan 20 pesawat angkut, bertambah dua unit dari hari sebelumnya.

TNI AU juga menambah satu helikopter Caracal sehingga total menjadi 7 unit Caracal telah diikutsertakan. Sementara dari unsur laut, kekuatan diperkuat dengan bergabungnya Kapal ADRI LIII yang mengangkut 5 unit jembatan Bailey untuk didrop ke wilayah Aceh dan Sumatera Utara.

Baca juga :  Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2025

Dalam mendukung distribusi bantuan, hingga saat ini TNI telah menyalurkan lebih dari 328 ton logistik melalui jalur udara. Pada hari ini saja, tiga pesawat juga diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma dan Lanud Soewondo menuju daerah bencana untuk membawa bantuan kemanusiaan.

Untuk menjamin kebutuhan dasar para pengungsi, TNI telah menggelar 40 dapur lapangan di seluruh wilayah terdampak, serta mengoperasikan 49 pos kesehatan.

Dalam bidang pemulihan akses wilayah, pembangunan 20 jembatan Bailey terus dikebut, dengan rincian 8 unit di Aceh, 8 unit di Sumatera Utara, dan 4 unit di Sumatera Barat. Jembatan-jembatan ini diproyeksikan rampung dalam waktu dekat guna memulihkan jalur transportasi masyarakat.

Wakapuspen TNI juga menyampaikan terkait pemberian perhatian khusus terhadap pemulihan psikologis korban bencana, khususnya anak-anak. Tim Trauma Healing TNI melaksanakan program trauma healing bagi anak-anak di tenda-tenda pengungsian agar mereka tetap ceria dan tidak larut dalam trauma akibat bencana.

“Mereka di tenda-tenda pengungsian ataupun di tempat-tempat yang telah kita siapkan untuk tempat mereka mengungsi ini, selalu dalam kondisi ceria,” tambahnya.

TNI terus melakukan penambahan kekuatan secara dinamis, baik dari sisi personel maupun alutsista, dengan mempertimbangkan perkembangan situasi dan kebutuhan riil di lapangan.

Seluruh langkah ini merupakan wujud komitmen TNI untuk hadir di tengah masyarakat terdampak, memastikan proses evakuasi, distribusi bantuan, layanan kesehatan, hingga pemulihan infrastruktur berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan demi mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penertiban Hutan Pertambangan Emas Ilegal PT KEL
Sidang Kabinet Merah Putih Paripurna 2 Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto
Pesawat Casa Tebar Dry Ice, OMC Karhutla Sumsel Kalsel Resmi Berjalan
Prosesi Pemakaman Mantan KSAD ke 20
3 Sortie, Penebaran Dry ice di Kalsel – Kalteng
Pesawat NC-212 A-2107 Tabur 1,3 Ton Dry Ice Lawan Karhutla
Tindaklanjuti Arahan Presiden RI, Panglima TNI Kirim 2,6 Ton Dry Ice dan 7 Ton Garam Lawan Karhutla Kalsel
Kasad Turun Langsung, Kerahkan Helikopter Siap Lawan karhutla
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Penertiban Hutan Pertambangan Emas Ilegal PT KEL

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:31 WIB

Sidang Kabinet Merah Putih Paripurna 2 Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Pesawat Casa Tebar Dry Ice, OMC Karhutla Sumsel Kalsel Resmi Berjalan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Prosesi Pemakaman Mantan KSAD ke 20

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Pesawat NC-212 A-2107 Tabur 1,3 Ton Dry Ice Lawan Karhutla

Berita Terbaru

Milter

Penertiban Hutan Pertambangan Emas Ilegal PT KEL

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:35 WIB

Olahraga

Keren!! Balqis Nur Afiati Bawa Emas di Qatar Open 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:27 WIB

Berita Utama

Prosesi Pemakaman Mantan KSAD ke 20

Rabu, 21 Okt 2026 - 12:54 WIB