Rapat Dengar Pendapat Dengan Komisi I DPR RI Bahas Revisi UU TNI

- Penulis

Kamis, 13 Maret 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI, Kasad Hadiri Rapat Dengar Pendapat Dengan Komisi I DPR RI Bahas Revisi UU TNI

JAKARTA CARIBERITA – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Jakarta Pusat, pada Kamis (13/03/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI belum pernah mengalami revisi atau perubahan sejak ditetapkan.

“Pada kesempatan ini saya sampaikan bahwa sudah lebih dari 20 tahun sejak Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 tentang TNI ditetapkan, belum pernah dilakukan revisi atau perubahan,” ujar Panglima TNI.

Panglima TNI juga menyoroti tantangan yang dihadapi TNI di era modern, khususnya dalam menghadapi ancaman perang multidimensional, termasuk di dunia maya,

“TNI harus mampu mengantisipasi perang multidimensional, khususnya di dunia maya. Penguatan koordinasi yang semakin baik antara TNI dengan Kementerian Pertahanan dilaksanakan melalui mekanisme yang terstruktur. TNI mendukung kemandirian alutsista secara bertahap untuk mengurangi ketergantungan dari produk luar negeri dalam hal pengadaan alutsista, perlengkapan, dan peralatan,” jelas Panglima TNI.

Lebih lanjut, Panglima TNI menekankan bahwa perubahan strategi, teknologi, dan kebijakan sejak Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 diberlakukan menuntut penyesuaian dalam tubuh TNI. Reformasi diperlukan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan TNI dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Panglima TNI juga menegaskan pentingnya revisi undang-undang agar tetap relevan dengan kebijakan dan keputusan negara. Dalam menghadapi ancaman non-militer, TNI juga memiliki konsep penempatan prajurit aktif di kementerian/Lembaga dengan tetap menjaga keseimbangan antara peran militer dan otoritas sipil.

Baca juga :  25 Nakes TNI Tiba di El Arish Mesir

“TNI berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara peran militer dan otoritas sipil dengan tetap mempertahankan prinsip supremasi sipil serta profesionalisme militer dalam menjalankan tugas pokoknya,” tegasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut antara lain Kasad, Kasau, Wakasal, Irjen TNI, Kabais TNI, para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI, Kababinkum TNI, serta para pejabat TNI lainnya

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.095 Pasis TNI-Polri di Seskoad Terima Taklimat Presiden RI
Peresmian Museum dan Perpustakaan di Seskoad
Resmikan SPPG Maluka Baulin Perkuat Gizi Generasi Bangsa
Evakuasi 44 Pendulang Emas dari Gangguan OPM di Pegunungan Bintang
Panen Raya Udang di Kebumen
Pastikan Kesiapan Personel, Perlengkapan, Serta Dukungan Operasional Guna Proses Evakuasi Korban di Wilayah Pedalaman Korowai
Mewakili Kasad, Kasdam V/Brawijaya Melantik 17.702 Prajurit Tamtama TNI AD
Melalui Video Conference, Sidang ke-23 ASEAN Chiefs of Defence Forces Meeting (ACDFM)
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:11 WIB

1.095 Pasis TNI-Polri di Seskoad Terima Taklimat Presiden RI

Senin, 25 Mei 2026 - 22:23 WIB

Peresmian Museum dan Perpustakaan di Seskoad

Senin, 25 Mei 2026 - 22:17 WIB

Resmikan SPPG Maluka Baulin Perkuat Gizi Generasi Bangsa

Senin, 25 Mei 2026 - 18:48 WIB

Evakuasi 44 Pendulang Emas dari Gangguan OPM di Pegunungan Bintang

Senin, 25 Mei 2026 - 18:43 WIB

Panen Raya Udang di Kebumen

Berita Terbaru

Milter

Peresmian Museum dan Perpustakaan di Seskoad

Senin, 25 Mei 2026 - 22:23 WIB

Milter

Resmikan SPPG Maluka Baulin Perkuat Gizi Generasi Bangsa

Senin, 25 Mei 2026 - 22:17 WIB

Milter

Panen Raya Udang di Kebumen

Senin, 25 Mei 2026 - 18:43 WIB