Pernyataan Tegas Stafsus Menhan RI kepada TPNPB-OPM

Staf Khusus Menteri Pertahanan (Stafsus Menhan) Bidang Kedaulatan Negara, Lenis Kogoya

- Reporter

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampaikan Ultimatum, Stafsus Menhan Lenis Kogoya Minta TPNPB-OPM Hentikan Kekerasan dan Tinggalkan Wamena

 

JAKARTA, CARIBERITA – Staf Khusus Menteri Pertahanan (Stafsus Menhan) Bidang Kedaulatan Negara, Lenis Kogoya, merilis pernyataan tegas yang ditujukan kepada juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, beserta seluruh pasukannya di Tanah Papua. Lenis memberikan ultimatum agar kelompok tersebut segera menghentikan segala bentuk aksi kekerasan terhadap warga sipil dan mengosongkan wilayah Wamena serta sekitarnya.

 

Langkah tegas ini diambil menyusul meningkatnya eskalasi politik dan tindakan kekerasan di Papua dalam beberapa waktu terakhir. Lenis menyoroti rentetan aksi intimidasi, penganiayaan, hingga pembunuhan terhadap warga sipil, guru, misionaris, dan penginjil, serta aksi pembakaran fasilitas sekolah.

 

“Saya sampaikan kepada seluruh pasukan TPNPB bahwa belakangan ini eskalasi kekerasan, penyesatan, hingga pembunuhan eksekusi mati antarwarga sipil, guru, misionaris, dan penginjil terus terjadi. Bahkan mama-mama disiksa dan fasilitas sekolah dibakar. Aksi-aksi ini harus segera dihentikan,” ujar Lenis Kogoya dalam keterangan resminya, Senin (10/8/2026).

 

Dalam seruannya, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tanah Papua ini menetapkan tiga poin utama yang wajib dipatuhi oleh TPNPB-OPM:

 

Setop Isu Negatif dan Ancaman: Menghentikan penyebaran isu-isu provokatif di media massa serta menghentikan ancaman pembunuhan terhadap rakyat sipil dan pemerintah daerah.

 

Kosongkan Wilayah Wamena: Segera keluar dari ibu kota Wamena dan sekitarnya agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat serta persiapan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

 

Hentikan Kekerasan Antarwarga: Menghentikan segala bentuk aksi kekerasan, pembunuhan, dan penyiksaan terhadap sesama Orang Asli Papua (OAP) maupun warga sipil lainnya.

 

Lenis menegaskan bahwa mandat adat dari tujuh wilayah adat di Papua serta aturan konstitusi menugaskan dirinya untuk melindungi masyarakat sipil dan mempertahankan keutuhan NKRI. Ia memperingatkan, apabila ketiga poin ultimatum tersebut tidak diindahkan, para pemilik hak ulayat dan masyarakat adat akan berkumpul untuk mengambil sikap tegas

Baca juga :  Danrem 031/WB : Pentingnya Menjaga Profesionalisme Prajurit Dengan Mengedepankan Kedisiplinan, Integritas, dan Hindari Segala Bentuk Pelanggaran

 

“Jika tiga poin ini tidak diikuti, maka para pemilik tanah wilayah adat dari tujuh wilayah adat akan berkumpul dan mendoakan agar Anda sekalian bertobat kembali kepada jalan yang benar, sesuai firman Tuhan untuk saling mengasihi,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Lenis mengingatkan rekam jejaknya yang konsisten membela masyarakat Papua, termasuk perannya dalam menolak pelabelan teroris bagi OPM demi keselamatan warga sipil di perkotaan maupun pedalaman. Oleh karena itu, ia meminta TPNPB-OPM tidak mengacaukan situasi keamanan di tanah lahirnya, wilayah La Pago.

 

Menutup keterangannya, Lenis mengimbau seluruh masyarakat di wilayah La Pago, Mee Pago, dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi isu-isu keamanan yang beredar. Ia memastikan bahwa pemerintah bersama para tokoh adat berkomitmen menjaga situasi agar pembangunan, pelayanan publik, dan aktivitas warga dapat terus berjalan dengan aman dan damai.

Sumber Berita: Puspen TNI

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngopi Santai Bareng Warga! Satgas TNI Sinkronkan Mitigasi Karhutla, Air dan Listrik di Kayan Hilir
Pertama Kali di Mabes TNI! 43 Peserta Ikuti MHQ Piala Panglima TNI HUT ke-81
Prabowo Lepas 432 Atlet Kontingen Indonesia ke Asian Games 2026! Target Taekwondo Raih Prestasi Terbaik
6 Anggota OPM Kembali ke NKRI! Sentuhan Humanis Satgas TNI Habema Buka Jalan Damai di Papua
999 Prada Baru Lahir! Dikmata Infanteri TNI AD Gel II TA 2026 Resmi Dilantik di Magetan
Kado HUT ke-81 TNI untuk Bumi! Ratusan Pohon Produktif Tanam Harapan di Brumbun Madiun
Hari Ke-25 Penanganan Gempa NTT, TNI Salurkan Total 1.226,182 Ton Bantuan
Garam Ditembakin ke Langit ! TNI AU Lanud Sam Semai 3 Ton NaCl, Hujan Turun Padamkan Karhutla Kalsel
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:43 WIB

Ngopi Santai Bareng Warga! Satgas TNI Sinkronkan Mitigasi Karhutla, Air dan Listrik di Kayan Hilir

Kamis, 10 September 2026 - 10:09 WIB

Pertama Kali di Mabes TNI! 43 Peserta Ikuti MHQ Piala Panglima TNI HUT ke-81

Kamis, 10 September 2026 - 10:02 WIB

Prabowo Lepas 432 Atlet Kontingen Indonesia ke Asian Games 2026! Target Taekwondo Raih Prestasi Terbaik

Rabu, 9 September 2026 - 15:40 WIB

999 Prada Baru Lahir! Dikmata Infanteri TNI AD Gel II TA 2026 Resmi Dilantik di Magetan

Rabu, 9 September 2026 - 12:31 WIB

Kado HUT ke-81 TNI untuk Bumi! Ratusan Pohon Produktif Tanam Harapan di Brumbun Madiun

Berita Terbaru