Ketum Purbaya Indonesia Tuntut Presiden Prabowo, Untuk Segera Tetapkan Bencana Nasional

- Reporter

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tuntut Presiden Prabowo Segera Tetapkan Bencana Nasional, Ketum Purbaya Indonesia: Jangan Jadikan Nyawa Manusia Sebagai Tolok Ukur

JAKARTA, CARIBERITA – Ketua Umum DPP Perubahan untuk Indonesia Raya (Purbaya) Indonesia, DR. Ali Yusran Gea, SH., MKn., MH., meminta kepada kepada Presiden Prabowo Subianto untuk segera menetapkan bencana Sumatera sebagai bencana nasional dan melakukan penanganan secara terintegrasi, tak hanya sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi tapi juga dengan pemerintah daerah yang lebih kecil.

“Semua pihak harus memahami bahwa ini adalah kejadian yang sudah sangat menyakiti masyarakat Indonesia. Jadi, jangan lah menjadikan nyawa manusia, sebagai tolok ukur penetapan bencana nasional. Ini kaitannya dengan kemanusiaan dan norma-norma,” kata DR. Gea kepada awak media 11 Desember 2025

Sebagai informasi, penetapan status darurat bencana nasional harus memenuhi indikator dengan dampak luas, korban jiwa, kerugian materi yang signifikan, gangguan pelayanan publik, dan penurunan kemampuan daerah dalam penanganan bencana di daerah.Ia pun menegaskan sebagai negara hukum (rechtsstaat), pemerintah harus menghormati hak asasi manusia dan kemanusiaan.

“Untuk itu, kami meminta kepada gubernur dan DPRD pemprov Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat membahas masalah dan memparipurnakannya, melalui proses legislatif untuk mendorong bencana ini dijadikan bencana nasional,” tegas DR. Gea lagi 11 Desember 2025

Ia pun meminta kepada semua pihak untuk kepada semua pihak, agar tidak menjadikan bencana di Sumatera ini sebagai test the water menuju Pilpres 2029.”Jangan para pejabat, para wakil rakyat itu datang kesana hanya untuk pencitraan, tanpa memikirkan penanganan yang tepat untuk membantu warga yang terdampak bencana. Yang dibutuhkan mereka itu adalah bantuan, bukan hanya makanan, tapi juga sandang, obat-obatan, hingga perbaikan infrastruktur,” tandasnya.

Baca juga :  Pasukan Laskar Merah Putih Mada Jakarta Ikut Kawal Ketat Upacara 17 Agustus di Monas

Senada, Sekjend Purbaya Indonesia, Rafriandi Nasution menyatakan bahwa semua pihak harus menunjukkan empatinya dengan menyusun langkah-langkah terukur dalam penanganan bencana.

“Sehingga, masyarakat menjadi sejuk karena yang menolong mereka adalah para anggota legislatif yang dipilih mereka, pemimpin daerah yang dipilih mereka,” pungkas Rafriandi. [***]

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ultimatum Pemegang HGU: Stop Bakar Lahan! TNI Siap Garda Terdepan Cegah Karhutla 2026
Lucky Sunarya SH Gerakkan Semangat Nasionalisme! Densus LMP Jatinegara Pesta Lomba 17 Agustusan
Muktamar ke-35: Ujian Ketulusan Berkhidmah
Penutupan Rakernas PDBI Tahun 2026
Walikota Diam Saja, Ada Apa? Bangunan Liar Tutupi Rumah Warga
Olahraga Bersama Hari Bhayangkara ke-80
Berawal Dari Hobi, Merajut Jadi Wadah Bagi Ny. Zuhria Untuk Mengekspresikan Diri
Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat 2026” Dalam Rangka Pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:12 WIB

Ultimatum Pemegang HGU: Stop Bakar Lahan! TNI Siap Garda Terdepan Cegah Karhutla 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Lucky Sunarya SH Gerakkan Semangat Nasionalisme! Densus LMP Jatinegara Pesta Lomba 17 Agustusan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Muktamar ke-35: Ujian Ketulusan Berkhidmah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Penutupan Rakernas PDBI Tahun 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Walikota Diam Saja, Ada Apa? Bangunan Liar Tutupi Rumah Warga

Berita Terbaru