Proses Penertiban Usaha Pertambangan di Dusun Nadi, Desa Lubuk Lingkuk Bangka Belitung

- Reporter

Rabu, 19 November 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Negara Tidak Boleh Kalah : Menhan RI dan Panglima TNI Pimpin Penertiban Tambang Ilegal

BABEL CARIBERITA – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menteri ESDM Bahlil L, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh serta Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) meninjau langsung proses penertiban kegiatan usaha pertambangan di Dusun Nadi, Desa Lubuk Lingkuk, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, Rabu (19/11/2025).

Kunjungan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas maraknya aktivitas tambang timah ilegal yang berada di dalam kawasan hutan. Berdasarkan hasil identifikasi dan verifikasi di lapangan, ditemukan bahwa lahan yang dijadikan lokasi penambangan tersebut berada di kawasan hutan produksi seluas 262,85 hektar dan dimanfaatkan tanpa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH/PPKH).

Temuan ini mempertegas adanya pelanggaran serius yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan potensi kerugian negara.

Di hadapan awak media, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa langkah tegas pemerintah melalui Satgas PKH merupakan implementasi dari amanat Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025.

Menhan menekankan bahwa setiap temuan pelanggaran akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya kira dalam hal ini negara tidak boleh kalah di dalam melaksanakan kegiatan ilegal ini dan secara fisik, sekarang semua kegiatan yang mengarah kepada kegiatan ini sudah kita tutup secara geografi,” jelas Menhan.

Dalam peninjauan tersebut, Satgas juga menemukan berbagai alat berat dan fasilitas pendukung yang digunakan untuk kegiatan penambangan ilegal, di antaranya 21unit excavator, 2 unit bulldozer, 1 unit genset, 10 unit mesin penghisap pasir/timah, serta perlengkapan tambang lainnya. Seluruh alat tersebut kini diamankan sebagai barang bukti untuk proses lebih lanjut.

Baca juga :  Rapat Dewan Pertahanan Nasional

Langkah penertiban ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum sekaligus menjaga kedaulatan sumber daya alam.

Pemerintah menegaskan bahwa pengelolaan kekayaan alam harus selaras dengan prinsip yang ditegaskan oleh Bapak Presiden, yaitu bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bi4dab! OPM Kembali Berulah, B4kar Truk dan H4bisi Sopir Sipil di Jalur Wamena-Mbua, TNI Buru Pelaku
Lahir Prajurit Elit Baru! Pangkostrad Tutup Latihan Taipur XII, Siap Tempur di Segala Medan
Aksi Nyata di Papua! TNI-Polri dan Masyarakat Gotong Royong Selamatkan Jembatan KM 7 Penghubung Dekai
TNI Kawal Pembangunan Tanggul Laut Pantura, Cegah Rob & Selamatkan Ekonomi Warga Pesisir
Panglima TNI Hadir di Istana! Prabowo Lantik Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya
Diplomasi Pertahanan Indonesia Berlayar 60 Hari! 318 Personel TNI Berangkat ke Vanuatu Hingga Papua Nugini
Medan Berat ditembus, Satgas Karhutla Lanud Sam berjibaku Padamkan Gambut hingga dini hari! 
Ayo Datang & Saksikan! HUT Ke-81 TNI Gas 72 Lomba, TNI Fair, Hingga 102 KRI & Fly Pass di Teluk Jakarta
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Bi4dab! OPM Kembali Berulah, B4kar Truk dan H4bisi Sopir Sipil di Jalur Wamena-Mbua, TNI Buru Pelaku

Rabu, 16 September 2026 - 15:13 WIB

Lahir Prajurit Elit Baru! Pangkostrad Tutup Latihan Taipur XII, Siap Tempur di Segala Medan

Rabu, 16 September 2026 - 12:46 WIB

Aksi Nyata di Papua! TNI-Polri dan Masyarakat Gotong Royong Selamatkan Jembatan KM 7 Penghubung Dekai

Rabu, 16 September 2026 - 08:37 WIB

TNI Kawal Pembangunan Tanggul Laut Pantura, Cegah Rob & Selamatkan Ekonomi Warga Pesisir

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

Diplomasi Pertahanan Indonesia Berlayar 60 Hari! 318 Personel TNI Berangkat ke Vanuatu Hingga Papua Nugini

Berita Terbaru