Kerusuhan di Kampung Elelim, 6 Prajurit TNI Evakuasi Guru dan Warga

- Penulis

Kamis, 18 September 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enam Prajurit TNI Evakuasi Guru dan Warga di Tengah Kerusuhan Elelim

YALIMO, CARIBERITA – Kerusuhan yang terjadi pada 16 September 2025 di Kampung Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, akibat isu SARA, meninggalkan kisah keberanian sekaligus kepedulian aparat TNI terhadap masyarakat.

Dalam insiden mencekam tersebut, enam prajurit TNI bergerak cepat menyelamatkan sejumlah guru dan warga yang terkepung massa.

Mereka harus menghadapi serangan panah beracun serta lemparan bom molotov yang menyebabkan beberapa orang mengalami luka bakar maupun luka akibat panah. Meski berada dalam situasi penuh ancaman, para prajurit tetap menunjukkan profesionalisme.

Alih-alih bertindak represif, mereka memilih mengutamakan keselamatan warga Papua yang sedang terjebak.

Tindakan tersebut akhirnya membuka jalur evakuasi hingga seluruh guru dan warga berhasil diamankan.

Kepala Distrik Elelim Lukas Kepno, menyampaikan apresiasinya terhadap tindakan prajurit TNI.

Menurutnya, tanpa kehadiran aparat, jumlah korban bisa lebih banyak. “Kami menyaksikan sendiri bagaimana prajurit menjaga kami di tengah situasi yang genting. Mereka tidak membalas serangan dengan kekerasan, justru melindungi guru dan warga agar tetap selamat. Itu adalah tindakan yang sangat manusiawi dan patut dihargai,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).

Apresiasi serupa juga datang dari perwakilan guru SD Negeri Elelim, Maria Matuan. “Kami benar-benar ketakutan saat massa mengepung. Panah-panah berterbangan, kaca jendela pecah karena molotov, dan kami tidak tahu harus bagaimana. Saat itu 6 prajurit TNI datang melindungi kami. Mereka berdiri di depan pintu, menenangkan kami, dan akhirnya membawa kami keluar dengan selamat. Kami merasa benar-benar dijaga,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Peristiwa di Elelim kembali menjadi pengingat bahwa isu SARA sangat mudah memicu konflik di Papua.

Namun, sikap prajurit TNI yang tetap humanis dan profesional meski terkepung massa menunjukkan komitmen TNI untuk selalu hadir melindungi rakyat serta menjaga keutuhan bangsa.

Baca juga :  Helikopter MI-17 V5 Milik TNI AD Mengirimkan Bantuan Logistik ke Wilayah Terdampak Bencana Aceh
Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arahan Menjelang Serah Terima Jabatan Lanud Sultan Hasanuddin
Resmikan Museum Ibu Marsinah Pejuang HAM
Aksi Bersih Pantai Bersama Masyarakat di Kampung Keakwa
Apel Malam dan Tes Urine Prajurit Bujangan
Video Klarifikasi Pdt. Anton Wamang
Genjot Pembangunan 5 Unit Rumah di Kampung Keakwa, Fokus Pemasangan Atap
Apel Pagi Dilanjutkan Senam dan Olahraga Bersama Seluruh Personel Lanud Sjamsudin Noor
Buka Jalan Baru, Tingkatkan Mobilitas dan Perekonomian Warga Pulomerak
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 18:53 WIB

Arahan Menjelang Serah Terima Jabatan Lanud Sultan Hasanuddin

Senin, 18 Mei 2026 - 18:43 WIB

Resmikan Museum Ibu Marsinah Pejuang HAM

Senin, 18 Mei 2026 - 18:37 WIB

Aksi Bersih Pantai Bersama Masyarakat di Kampung Keakwa

Senin, 18 Mei 2026 - 18:28 WIB

Apel Malam dan Tes Urine Prajurit Bujangan

Senin, 18 Mei 2026 - 17:13 WIB

Video Klarifikasi Pdt. Anton Wamang

Berita Terbaru

Milter

Resmikan Museum Ibu Marsinah Pejuang HAM

Senin, 18 Mei 2026 - 18:43 WIB

Healthy

Aksi Bersih Pantai Bersama Masyarakat di Kampung Keakwa

Senin, 18 Mei 2026 - 18:37 WIB

Milter

Apel Malam dan Tes Urine Prajurit Bujangan

Senin, 18 Mei 2026 - 18:28 WIB

Milter

Video Klarifikasi Pdt. Anton Wamang

Senin, 18 Mei 2026 - 17:13 WIB