Kontak Tembak Antara TNI Dengan Kelompok Egianus Kogoya di Papua Pegunungan, 2 Anggota OPM Tewas

- Penulis

Selasa, 17 Juni 2025 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi foto menembak,

Jaga Keutuhan NKRI, TNI Tindak Tegas Kelompok Egianus Kogoya di Papua Pegunungan, 2 Anggota OPM Tewas

YAHUKIMO, cariberita – Prajurit TNI, kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan dengan menggelar operasi penindakan yang terencana, terukur dan proporsional terhadap Kelompok Egianus Kogoya, Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama di Kampung Aleleng, Distrik Tangma, Kab. Yahukimo, Senin (16/6/2026).

Langkah tegas ini merupakan respon atas tindakan brutal Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama yang sebelumnya melakukan pembunuhan terhadap para pekerja pembangunan gereja di Wamena, sekaligus merusak kawasan hutan untuk ladang ganja ilegal. TNI hadir untuk menghentikan teror dan mengembalikan rasa aman bagi masyarakat.

Operasi dilaksanakan pada Senin, 16 Juni 2025 sekitar pukul 00.15 WIT, setelah memperoleh informasi dari masyarakat tentang keberadaan empat anggota OPM di salah satu honai di Kampung Ligima. Dalam upaya penangkapan, terjadi kontak tembak singkat di KP. Aleleng yang mengakibatkan dua anggota OPM tewas di tempat dan tidak ada korban jiwa maupun luka di pihak TNI.

Dari lokasi kejadian, aparat TNI berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya, 1 pucuk pistol Revolver, 1 pucuk pistol rakitan, 5 butir amunisi kaliber 9 mm, 1 unit HT (Baofeng), 1 unit telepon genggam, 1 teleskop optik dan 1 unit Leica 1000 YDSAT. Dalam keterangannya di Mabes TNI, Cilangkap, Selasa (17/6/2025),

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menegaskan bahwa operasi ini menjadi bukti nyata TNI hadir di Papua untuk melindungi masyarakat dari teror kelompok bersenjata, sekaligus mendukung percepatan pembangunan kesejahteraan di Bumi Cenderawasih.

“Operasi penindakan ini dilaksanakan dengan terukur, profesional dan proporsional. Kami mengajak semua pihak yang masih mengangkat senjata untuk menghentikan tindakan kekerasan dan kembali kepangkuan Ibu Pertiwi untuk membangun Papua bersama-sama dalam bingkai NKRI,” ujar Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Baca juga :  Pasca Serangan OPM, Dandim 1715/Yahukimo Bersama Forkopimda Yahukimo Berkunjung ke Distrik Anggruk

TNI akan terus mengutamakan pendekatan dialogis, penegakan hukum dan pembinaan teritorial, seraya membuka pintu dialog dan rekonsiliasi bagi siapa pun yang ingin kembali berkontribusi positif bagi bagi kemajuan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Kesiapan Personel, Perlengkapan, Serta Dukungan Operasional Guna Proses Evakuasi Korban di Wilayah Pedalaman Korowai
Mewakili Kasad, Kasdam V/Brawijaya Melantik 17.702 Prajurit Tamtama TNI AD
Melalui Video Conference, Sidang ke-23 ASEAN Chiefs of Defence Forces Meeting (ACDFM)
Kamis Kemarin Serah Terima Jabatan Strategis TNI
Penutupan TMMD Ke-128 Kodim 1710/Mimika
Aksi Nyata Bangkitkan Semangat Belajar Anak-anak Papua Melalui Renovasi Sekolah
102 Calon Komandan Batalyon (Danyon) dan Wakil Komandan (Wadan) Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) Tahap
Apel Persiapan Evakuasi dan Kejar Pelaku Pembunuhan 8 Pendulang Emas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:39 WIB

Pastikan Kesiapan Personel, Perlengkapan, Serta Dukungan Operasional Guna Proses Evakuasi Korban di Wilayah Pedalaman Korowai

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:05 WIB

Mewakili Kasad, Kasdam V/Brawijaya Melantik 17.702 Prajurit Tamtama TNI AD

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:54 WIB

Kamis Kemarin Serah Terima Jabatan Strategis TNI

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:48 WIB

Penutupan TMMD Ke-128 Kodim 1710/Mimika

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:41 WIB

Aksi Nyata Bangkitkan Semangat Belajar Anak-anak Papua Melalui Renovasi Sekolah

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Ketangkep Karena Curi 2 Handphone Demi Judol

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:17 WIB

Hukum & Kriminal

Apes, Belum di Jual Hasil Curian, Dua Penjambret ini Ketangkep Polisi

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:09 WIB