Klarifikasi DPP Formasi Terkait Pelaporan Salah Satu Media TV ke Polda Metro Jaya

- Reporter

Minggu, 14 Juli 2024 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA CARIBERITA – Terkait dilaporkannya Ormas Formasi (Forum Masyarakat Sulawesi) Indonesia oleh wartawan salah satu media TV ternama ke Polda Metro Jaya dengan laporan nomor LP/B/3926/VII/2024/SPKT Polda Metro Jaya membuat DPP Formasi mengadakan konfrensi pers.

Menurut Kuasa Hukum Formasi Yunus. SH, MH mempertanyakan penetapan kedua klienya yaitu (SF) dan (NS) menjadi tersangka saat ini, padahal baru satu hari semenjak peristiwa kericuhan usai sidang vonis eks Menteri Pertanian (Mentan Syahrul Yasin Limpo), Kamis (11/7/2024).

“Ada kejanggalan proses penetapan pada kliennya” kata Yunus SH, MH yang didampingi Dr Denny Kristianto SH,MH, Wahyullah SH dan Hasidah SH, MH,Minggu, (14/7/2024) di Kafe Punggawa Daenk Jamal, Jalan Teluk Gong Utara Raya, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara.

Yunus menceritakan, kalau dilihat dari pemberitaan yang beredar memang banyak juga mendiskritkan kliennya.

Padahal, banyak juga bukti melalui rekaman video, instagram, akun tik tok yang beredar serta pengakuan beberapa orang saat berada dilokasi bahwa apa yang disangkakan tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya.

“Penetapan tersangka oleh pihak kepolisian di polda metro jaya masih prematur,” ungkapnya.

Rencananya kuasa hukum akan berupaya mencari solusi ke penyidik agar sementara ditangguhkan dulu penetapan tersangka.

“Kami berupaya dengan cara kekeluargaan melalui Restorasi Justice sebagai langkah awal penanganan kasus ini,” imbuhnya

Sementara itu, Daenk Jamal selaku Ketua Umum Formasi mengakui banyaknya pemberitaan yang menyudutkan Formasi soal kisruh di sidang putusan SYL Padahal, katanya, Formasi sebagai komunitas masyarakat yang peduli dan prihatin kasus SYL banyak membantu dari awal proses selama sidang.

“Sebetulnya kami membantu pihak keamanan di pengadilan sejak awal proses sidang selama ini, baik keamanan maupun membantu awak media saat ingin meliput,” tandas Daenk Jamal

Daenk Jamal juga menyayangkan kejadian itu sebab sesama anak bangsa harus menjaga ketentraman dan ketertiban, namun dampak akibat situasi dan kondisi banyaknya pengunjung sehingga kisruh tidak terelakan.

Baca juga :  Pasukan Laskar Merah Putih Mada Jakarta Ikut Kawal Ketat Upacara 17 Agustus di Monas

Namun, Daenk Jamal juga tidak menampik adanya perkataan a….jing, a…jing, ormas an…ing, ormas a…jing. ormas pendukung SYL k…tol dari sipelapor dan itu tidak terjadi pengeroyokan.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ultimatum Pemegang HGU: Stop Bakar Lahan! TNI Siap Garda Terdepan Cegah Karhutla 2026
Lucky Sunarya SH Gerakkan Semangat Nasionalisme! Densus LMP Jatinegara Pesta Lomba 17 Agustusan
Muktamar ke-35: Ujian Ketulusan Berkhidmah
Penutupan Rakernas PDBI Tahun 2026
Walikota Diam Saja, Ada Apa? Bangunan Liar Tutupi Rumah Warga
Olahraga Bersama Hari Bhayangkara ke-80
Berawal Dari Hobi, Merajut Jadi Wadah Bagi Ny. Zuhria Untuk Mengekspresikan Diri
Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat 2026” Dalam Rangka Pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:12 WIB

Ultimatum Pemegang HGU: Stop Bakar Lahan! TNI Siap Garda Terdepan Cegah Karhutla 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Lucky Sunarya SH Gerakkan Semangat Nasionalisme! Densus LMP Jatinegara Pesta Lomba 17 Agustusan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Muktamar ke-35: Ujian Ketulusan Berkhidmah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Penutupan Rakernas PDBI Tahun 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Walikota Diam Saja, Ada Apa? Bangunan Liar Tutupi Rumah Warga

Berita Terbaru