Latihan Time on Target (TOT) Serangan Udara Langsung (SUL) di Latihan TNI Terintegrasi tahun 2025

- Reporter

Kamis, 20 November 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat F-16 TNI AU Laksanakan Serangan Udara Langsung di Latihan TNI Terintegrasi

BABEL, CARIBERITA – Unsur Udara TNI melaksanakan latihan Time on Target (TOT) Serangan Udara Langsung (SUL) sebagai bagian dari Latihan TNI Terintegrasi tahun 2025, yang digelar di Bangka Belitung, Rabu (19/11/2025).

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin turut menyaksikan langsung jalannya latihan serangan udara tersebut.

Serangan Udara Langsung merupakan operasi udara yang bertujuan memberikan dukungan langsung kepada pasukan darat yang tengah bermanuver atau terlibat dalam pertempuran jarak dekat.

Secara taktis, SUL digunakan untuk menghancurkan atau menekan kekuatan musuh, mendukung operasi darat, meningkatkan moral pasukan kawan, memutus alur pergerakan musuh, serta memberikan keunggulan tembakan bagi pasukan sendiri.

Dalam latihan ini, tiga pesawat F-16 dikerahkan, masing-masing membawa dua bom MK-81. Seluruh pesawat lepas landas secara serempak berdasarkan perhitungan TOT untuk memastikan akurasi sasaran, efektivitas daya hancur, serta keselarasan antar unsur dalam operasi gabungan.

Misi serangan ini mendapat dukungan penuh dari Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) Pekanbaru sebagai pangkalan udara pendukung.

Selain menguji kemampuan serangan presisi, latihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan disiplin waktu, ketepatan perhitungan, serta koordinasi antara pilot, teknisi, dan pos komando operasi. TOT menuntut ketelitian tinggi, di mana setiap detik menjadi faktor penentu keberhasilan misi.

Sebagai rangkaian Latihan TNI Terintegrasi, pelaksanaan SUL turut memperkuat interoperabilitas antar matra.

Integrasi kekuatan darat, laut dan udara menjadi elemen penting dalam membangun kesiapsiagaan TNI menghadapi dinamika ancaman modern yang memerlukan respons cepat, terukur, dan terkoordinasi.

Latihan ini sekaligus menegaskan komitmen TNI untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kemampuan tempur dalam menjaga kedaulatan negara.

Baca juga :  Kasad Mengikuti Rapat Kerja Kementerian Pertahanan RI Dengan Komisi I DPR RI
Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tarkatpuanter Pamen Satkowil dan Satnonkowil TNI Tahun 2026
Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo Korban Helikopter Karhutla Ditemukan Tim Gabungan
Gugur Demi Selamatkan Hutan Kalteng, Negara Beri Jaminan Penuh untuk Keluarga Letkol Dudi dan Kapten Nurhafiz
TNI Polri Pemda Gelar Jumat Bersih di Pasar Sentral Agalomuni Puncak Jaya
Prosesi Pemakaman Militer Letkol Dudi Firmansyah di TMP Cikutra Bandung, Gugur Saat Padamkan Karhutla
Pemakaman Militer Kapten Cpn Nurhafiz Prajurit Puspenerbad Gugur di Kecelakaan MI-17 Seruyan
Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla
21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:14 WIB

Tarkatpuanter Pamen Satkowil dan Satnonkowil TNI Tahun 2026

Jumat, 6 November 2026 - 15:29 WIB

Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo Korban Helikopter Karhutla Ditemukan Tim Gabungan

Jumat, 6 November 2026 - 13:15 WIB

Gugur Demi Selamatkan Hutan Kalteng, Negara Beri Jaminan Penuh untuk Keluarga Letkol Dudi dan Kapten Nurhafiz

Kamis, 5 November 2026 - 21:24 WIB

Prosesi Pemakaman Militer Letkol Dudi Firmansyah di TMP Cikutra Bandung, Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 November 2026 - 21:19 WIB

Pemakaman Militer Kapten Cpn Nurhafiz Prajurit Puspenerbad Gugur di Kecelakaan MI-17 Seruyan

Berita Terbaru