Kunjungan Kerja ke Lokasi Penertiban Kawasan Hutan di Maluku Utara dan Sulawesi Tenggara

- Reporter

Jumat, 12 September 2025 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasum TNI: Penertiban Hutan Bukan Serampangan, Semua Tahapan Terukur dan Terkoordinasi

JAKARTA CARIBERITA – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon bersama Kepala Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Kajampidsus) Febrie Adriansyah melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi Penertiban Kawasan Hutan di Maluku Utara dan Sulawesi Tenggara, Kamis (11/09/2025).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung lokasi penertiban kawasan hutan sekaligus melakukan penyegelan serta pemasangan plang di dua perusahaan, yakni PT Weda Bay Nickel di Halmahera Tengah, Maluku Utara dan PT Tonia Mitra Sejahtera di Bombana, Sulawesi Tenggara.

Dihadapan awak media, Kasum TNI menegaskan bahwa penertiban kawasan hutan tidak dilakukan secara serampangan, melainkan melalui sejumlah tahapan.

Mulai dari pemanggilan untuk klasifikasi, identifikasi, hingga komunikasi lintas lembaga.

“Semua langkah ini kami koordinasikan dengan berbagai pihak, termasuk Dewan Kehutanan Berkelanjutan (DKB), pakar biologi, hingga instansi terkait lainnya. Tujuannya agar setiap proses berjalan sesuai aturan, khususnya terkait perizinan perusahaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kasum TNI menyampaikan bahwa kepastian hukum menjadi prinsip utama. Apabila perusahaan memiliki perizinan yang lengkap, proses penertiban akan berjalan sesuai koridor hukum. Sebaliknya, jika ditemukan pelanggaran, maka sanksi tegas akan diberlakukan.

“Kami berharap dengan adanya penguasaan lapangan hari ini, terjalin kerja sama yang baik antara Satgas dengan pihak perusahaan, sehingga solusi yang tepat dapat ditemukan,” tambah Kasum TNI.

Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menemukan dua perusahaan melakukan pembukaan lahan tambang di kawasan hutan tanpa izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH).

PT Weda Bay Nickel terbukti membuka lahan seluas 148,25 hektare tanpa izin. Satgas PKH menetapkan areal tersebut sebagai objek yang dikuasai negara dan menjatuhkan sanksi denda administratif. Pada 11 September 2025, Satgas PKH resmi mengambil alih lahan tersebut untuk dipulihkan fungsi hutannya.

Baca juga :  Amankan Jalannya Rapat Pleno Penghitungan Suara

PT Tonia Mitra Sejahtera juga melakukan pelanggaran serupa dengan luas lahan 172,82 hektare. Lahan tersebut kini ditetapkan sebagai objek yang dikuasai negara, sementara perusahaan dikenakan sanksi denda sesuai aturan yang berlaku.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan TNI dalam penegakan hukum, pemulihan kawasan hutan, serta memastikan pemanfaatan sumber daya alam berjalan sesuai peraturan demi keadilan, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kembali Gagalkan Perdagangan Bijih dan Balok Timah Ilegal di Pelabuhan Pelindo Belitung
Kebut Pembangunan MCK di Tengah Cuaca Terik
734 Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Gelombang I Tahun Anggaran 2026 Resmi Dilantik dan Diambil Sumpahnya
Telah Rampung Pembangunan Jembatan Beton, Mimika
50% Progres Sasaran Fisik Rehabilitasi Jembatan
Pengerjaan Rehabilitasi Rumah Sudah Mencapai 80%
Tradisi Penerimaan 429 Perwira Remaja (Paja) Abituren Pendidikan Pembentukan Perwira Prajurit Karier (Dikmapa PK) Tahun Anggaran 2026
Mencapai 58 persen Progres Pembangunan Rumah Tipe 36 Semi Permanen
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:10 WIB

Kembali Gagalkan Perdagangan Bijih dan Balok Timah Ilegal di Pelabuhan Pelindo Belitung

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:05 WIB

Kebut Pembangunan MCK di Tengah Cuaca Terik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02 WIB

734 Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Gelombang I Tahun Anggaran 2026 Resmi Dilantik dan Diambil Sumpahnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:57 WIB

Telah Rampung Pembangunan Jembatan Beton, Mimika

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:51 WIB

50% Progres Sasaran Fisik Rehabilitasi Jembatan

Berita Terbaru

Milter

Kebut Pembangunan MCK di Tengah Cuaca Terik

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:05 WIB

Milter

Telah Rampung Pembangunan Jembatan Beton, Mimika

Selasa, 28 Jul 2026 - 15:57 WIB

Milter

50% Progres Sasaran Fisik Rehabilitasi Jembatan

Selasa, 28 Jul 2026 - 15:51 WIB