TNI Kecam Keras Kekejaman OPM Terhadap Warga Sipil di Papua

- Reporter

Selasa, 15 April 2025 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam XVII/Cenderawasih mengecam keras aksi keji gerombolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menyerang dan membakar para guru serta Tenaga Kesehatan (Nakes)

YAHUKIMO, CARIBERITA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengecam keras rangkaian aksi kekerasan yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. OPM menyerang guru, tenaga kesehatan, dan pendulang emas secara brutal yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa serta kerusakan fasilitas umum.

Aksi kekejaman OPM terjadi pada 21 Maret 2025 di Distrik Anggruk. Kelompok OPM pimpinan Elkius Kobak menyerang para guru dan tenaga kesehatan yang bertugas di pedalaman. Akibat aksi biadab tersebut, satu orang meninggal dunia, enam luka-luka, dan bangunan sekolah serta rumah guru dibakar. Sebanyak 42 orang berhasil dievakuasi ke Jayapura oleh TNI.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito, S.E., M.M., mengecam keras aksi keji gerombolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menyerang dan membakar para guru serta Tenaga Kesehatan (Nakes) di Distrik Anggruk, hal itu sampaikan Pangdam saat menjenguk para korban yang kini dirawat di Rumah Sakit Marthen Indey (RSMI), Jayapura, Senin (24/3/2025) lalu.

Rentetan kekejaman OPM tak berhenti sampai di sana. Pada 8 April 2025, gerombolan OPM kembali melancarkan serangan brutal terhadap warga sipil yang berprofesi sebagai pendulang emas. Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran berat HAM dan kejahatan kemanusiaan, serta menepis berita HOAX yang menyebut para korban sebagai prajurit TNI.

“Propaganda yang disebarkan oleh OPM dan simpatisannya, yang menyebut korban adalah prajurit TNI, merupakan upaya manipulasi informasi untuk membenarkan tindakan brutal mereka. Padahal, yang menjadi korban adalah warga sipil tak bersalah,” tegas Kapuspen TNI.

Baca juga :  Teror Bom di Pesawat Saudi Airlines SV5276, TNI Gerak Cepat Evakuasi 442 Orang Penumpang dan 18 Awak Pesawat

TNI menegaskan bahwa kekejaman ini tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. TNI terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengejar para pelaku, memulihkan keamanan, serta memastikan perlindungan terhadap seluruh warga. TNI akan senantiasa hadir bersama rakyat dalam menjaga stabilitas nasional dan tidak akan mentolerir setiap bentuk kekerasan terhadap masyarakat sipil.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prosesi Pemakaman Militer Letkol Dudi Firmansyah di TMP Cikutra Bandung, Gugur Saat Padamkan Karhutla
Pemakaman Militer Kapten Cpn Nurhafiz Prajurit Puspenerbad Gugur di Kecelakaan MI-17 Seruyan
Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla
21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?
Heli MI-17V5 Jatuh Saat Ambil Air Laut di Sungai Perlu Seruyan, 1 Kru Gugur 5 Selamat 2 Masih Dievakuasi
Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel
TNI Kembali Kerahkan C-130 Hercules A-1340 Angkut 12 Ton Garam untuk buat Kendari Sultra
180 Prajurit Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA Berangkat ke Afrika Tengah
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:24 WIB

Prosesi Pemakaman Militer Letkol Dudi Firmansyah di TMP Cikutra Bandung, Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 November 2026 - 21:19 WIB

Pemakaman Militer Kapten Cpn Nurhafiz Prajurit Puspenerbad Gugur di Kecelakaan MI-17 Seruyan

Kamis, 5 November 2026 - 17:07 WIB

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 November 2026 - 00:52 WIB

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Rabu, 4 November 2026 - 21:42 WIB

Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel

Berita Terbaru

Milter

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:07 WIB

Berita Utama

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Kamis, 5 Nov 2026 - 00:52 WIB