PCNU Jakarta Pusat Tegaskan Penolakan Terhadap Muktamar Luar Biasa NU

- Penulis

Senin, 16 September 2024 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, CARIBERITA– Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Jakarta Pusat secara tegas menolak rencana pelaksanaan Muktamar Luar Biasa (MLB) NU. Penolakan ini disampaikan oleh Ketua PCNU Gus Syaifuddin dalam sebuah podcast yang diadakan bersama Masdjo Arifin di Sekretariat Kramat Lontar, Jakarta Pusat.Senin (16/9/2024).

Gus Syaifuddin menjelaskan bahwa polemik mengenai MLB NU bukanlah hal baru. Ia mengungkapkan bahwa sejarah mencatat, MLB pertama kali terjadi setelah Muktamar NU di Cipasung, Tasikmalaya, pada tahun 1994, ketika Abu Hasan kalah dalam pemilihan Ketua Umum Tanfidziyah PBNU dari Gus Dur.

Meskipun tidak mendapatkan dukungan mayoritas cabang-cabang, Abu Hasan tetap melanjutkan rencananya berkat dukungan dari pemerintahan saat itu, termasuk Presiden Soeharto. MLB tersebut dilaksanakan di Pondok Gede, Jakarta, pada Januari 1996, meskipun keberadaan cabang-cabang yang hadir dipertanyakan keabsahannya.

Gus Syaifuddin juga menyampaikan keprihatinan terhadap situasi yang terjadi saat ini, mengingat perjuangan para pendiri NU seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah, dan KH. Bisri Syansuri.

Ia percaya bahwa mereka pasti akan merasa sedih dengan kondisi yang ada.

Ditempat terpisah Berkumpulnya para kiai ini untuk menyikapi persoalan terkait kondisi PBNU beberapa waktu terakhir.

Para kiai yang berkumpul ini menghasilkan keputusan yang dinamakan “Amanah Bangkalan”.

Salah satu poin kesepakatan para alim ulama bersepakat membentuk Presidium Penyelamat Organisasi NU sekaligus persiapan Muktamar Luar Biasa (MLB) NU.Gus Salam mengklaim MLB NU ini didukung oleh para pengurus di ratusan PCNU dan puluhan PWNU se-Indonesia.

“Dengan ini, saya Gus Syaifuddin mewakili PCNU Jakarta Pusat menolak rencana diadakannya MLB NU mendatang. Kami tegak lurus dengan komando dan arahan PBNU. Jangan atas nama pengurus struktural NU untuk kepentingan di luar NU,” tegasnya.

PCNU Jakarta Pusat berharap agar semua pihak dapat menghormati keputusan ini dan menjaga kesatuan serta integritas organisasi Nahdatul Ulama.

Baca juga :  Rakornas VI 2024 Lesbumi NU
Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat 2026” Dalam Rangka Pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H
Apel Operasi Ketupat Jaya 2026 Bersama Forkopimko dan Elemen Masyarakat
Dikawal Pasukannya, Ketum LMP H. M Arsyad Cannu Hadiri Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an Keluarga Besar BPP KKSS
Ketua Umum Laskar Merah Putih Tegaskan Dukungan: Polri Harus Tetap di Bawah Kendali Langsung Presiden
Viral Berita Pengibaran Bendera Bulan Bintang, Laskar Merah Putih Tetap NKRI
Laskar Merah Putih Kolaborasi dengan Artis Penyanyi Ibukota Galang Donasi Bersama Untuk Sumatera
Ketum Purbaya Indonesia Tuntut Presiden Prabowo, Untuk Segera Tetapkan Bencana Nasional
LMP Tidak Anti-Investasi, Tapi Anti-subordinasi Hukum Nasional Oleh Kekuatan Korporasi
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:34 WIB

Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat 2026” Dalam Rangka Pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H

Minggu, 8 Maret 2026 - 05:31 WIB

Dikawal Pasukannya, Ketum LMP H. M Arsyad Cannu Hadiri Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an Keluarga Besar BPP KKSS

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:51 WIB

Ketua Umum Laskar Merah Putih Tegaskan Dukungan: Polri Harus Tetap di Bawah Kendali Langsung Presiden

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:22 WIB

Viral Berita Pengibaran Bendera Bulan Bintang, Laskar Merah Putih Tetap NKRI

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:05 WIB

Laskar Merah Putih Kolaborasi dengan Artis Penyanyi Ibukota Galang Donasi Bersama Untuk Sumatera

Berita Terbaru