Lokakarya Kebudayaan Menggali Peran Ulama Dalam Membangun Ketahanan Budaya

- Penulis

Selasa, 30 Juli 2024 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,CARIBERITA – Dalam rangka merespon perubahan status Jakarta menuju Indonesia Emas tahun 2045, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Lokakarya Kebudayaan yang bertujuan untuk menggali peran ulama dalam membangun ketahanan budaya dalam menghadapi arus ekonomi global.berlangsung di Hotel Tavia, Cempaka Putih.Jakarta Pusat.Selasa (30/7/2024).

Lokakarya yang mengusung tema “Peran jalan ulama dan kebudayaan merespon perubahan status Jakarta menuju Indonesia Emas tahun 2045″KH.Luthfi Hakim, Ketua bidang seni dan budata MUI Jakarta dalam sambutannya.

“Majelis Ulama berkepentingan untuk mengadakan acara ini untuk berusaha Bagaimana menjaga eksistensi budaya lokal tanpa mengurangi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,bentuk kepedulian dari MUI Jakarta juga untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi serta tukar pikiran antara para ulama para tokoh para pakar para cendekiawan agar bisa merumuskan langkah-langkah ke depan di dalam mengantisipasi perubahan-perubahan yang akan terjadi karena kalau menurut ekonomi dan mengacu kepada Apa standar pembangunan yang ada di Indonesia yang hanya mengacu pada pertumbuhan maka itu sudah pasti mengabaikan nilai-nilai kesiapan masyarakat untuk merespon perubahan Bagaimana kemudian kita nantinya bisa apa membangkitkan semangat masyarakat untuk siap menghadapi perubahan tanpa meninggalkan identitas jadi dirinya mudah apa yang kita lakukan nanti bisa bermanfaat sebagai sumbangsih pemikiran untuk mewujudkan masyarakat yang berbudaya Luhur dan atas nama Panitia Saya mengucapkan terima kasih khusus kepada pimpinan Majelis Ulama Indonesia yang telah mensupport yang telah memberikan dorongan motivasi dan banyak hal sehingga acara ini dapat berlangsung”ujarnya.

Ketua MUI Jakarta,KH.Muhammad Faiz atau kerapkali disapa Gus Faiz menambahkan

“Bicara tentang relasi agama budaya dikaitkan dengan peranan ulama singkat dulu saya belajar bahwa agama itu akan mewarnai budaya dan budaya itu akan memperkaya agama ,sebagai ketua umum saya kemudian berusaha memantaskan baik lahiriah dan mudah-mudahan batiniah casingnya itu harus saya sesuaikan dengan apa yang saya bawa hari ini Kalau saya jadi ketua umum yang seharusnya casingnya itu iPhone 15 ya jangan sampai nanti ketua umum memori itu masih di bawah itu itu dari aspek besar itu ketiga saya saya sampaikan kepada santri saya itulah sejatinya relasi antara budaya dengan agama karena boleh jadi orang yang tidak memahami secara sederhana itu mungkin terjerumus kepada paradigma yang salah.”kata Gus Faiz

Lokakarya ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemangku kepentingan, termasuk Ketua MUI DKI Jakarta KH Muhammad Faiz, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta Cecep Khairul Anwar, Kolonel Inf Nanang Ariyanto yang mewakili Pangdam Jaya dan Kabaintelkam POLRI Irjen Pol. Drs. Syahardiantono, M.Si. Selain itu, para nara sumber seperti Dr. Marullah Matali, Lc, Prof. Agus Suradika, MPD, dan KH. Nur Alam Bachtir serta Yahya Andi Saputra Budayawan Betawi juga turut memberikan materi terkait pembangunan kebudayaan dan peran ulama dalam menjaga ketahanan budaya.Lokakarya ini juga mengangkat topik mengenai status Jakarta pasca UU No. 2 Tahun 2024, yang akan dibahas dalam sesi kedua.

Baca juga :  Rani Ve Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Dampak Kebakaran Duri Utara

Selain itu, akan ada presentasi dari Sigit Wijatmoko Aspem Prov. DKI Jakarta, Khaerudin, S.E. Pimpinan DPRD Prov. DKI dan H. Beky Mardani Ketua Umum LKB.

Lokakarya ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai peran ulama dalam membangun ketahanan budaya di Jakarta, serta merumuskan rencana strategis untuk pengembangan keagamaan dan kebudayaan di Jakarta.

Dengan kolaborasi yang baik antara ulama, kebudayaan, dan pemerintah, diharapkan Jakarta dapat menjadi pusat budaya yang kuat dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat 2026” Dalam Rangka Pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H
Apel Operasi Ketupat Jaya 2026 Bersama Forkopimko dan Elemen Masyarakat
Dikawal Pasukannya, Ketum LMP H. M Arsyad Cannu Hadiri Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an Keluarga Besar BPP KKSS
Ketua Umum Laskar Merah Putih Tegaskan Dukungan: Polri Harus Tetap di Bawah Kendali Langsung Presiden
Viral Berita Pengibaran Bendera Bulan Bintang, Laskar Merah Putih Tetap NKRI
Laskar Merah Putih Kolaborasi dengan Artis Penyanyi Ibukota Galang Donasi Bersama Untuk Sumatera
Ketum Purbaya Indonesia Tuntut Presiden Prabowo, Untuk Segera Tetapkan Bencana Nasional
LMP Tidak Anti-Investasi, Tapi Anti-subordinasi Hukum Nasional Oleh Kekuatan Korporasi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:34 WIB

Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat 2026” Dalam Rangka Pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H

Minggu, 8 Maret 2026 - 05:31 WIB

Dikawal Pasukannya, Ketum LMP H. M Arsyad Cannu Hadiri Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an Keluarga Besar BPP KKSS

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:51 WIB

Ketua Umum Laskar Merah Putih Tegaskan Dukungan: Polri Harus Tetap di Bawah Kendali Langsung Presiden

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:22 WIB

Viral Berita Pengibaran Bendera Bulan Bintang, Laskar Merah Putih Tetap NKRI

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:05 WIB

Laskar Merah Putih Kolaborasi dengan Artis Penyanyi Ibukota Galang Donasi Bersama Untuk Sumatera

Berita Terbaru