Astaga!! OPM Berulah lagi dan Kembali Bunuh Warga Sipil

- Reporter

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Almarhum Rusli Warga Sipil Korban Kebrutalan OPM

PAPUA TENGAH, CARIBERITA – Tindakan kekerasan dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali menciptakan keresahan di tengah masyarakat dengan melakukan penembakan terhadap warga sipil tak bersenjata yang mengakibatkan korban bernama Rusli meninggal di tempat. Peristiwa terjadi di sekitar Sekolah YPPGI Kepas Kopo, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, Selasa (11/06/2024).

Almarhum Rusli pendatang berusia 40 tahun asal Makassar, menjadi korban keganasan sekitar 10 anggota OPM kelompok Undius Kogoya, selain ditembak, kendaraan korban juga bakar dan korban masih berada didalamnya.

Tindakan kejam ini merupakan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh OPM di wilayah tersebut. Masyarakat semakin khawatir dengan keberadaan kelompok bersenjata tersebut, yang terus mengancam keamanan dan kedamaian.

Menanggapi insiden yang terjadi, Aparat Keamanan (Apkam) Gabungan segera melakukan langkah cepat dan terkoordinir untuk mengevakuasi jenazah korban. Dengan taktik militer yang terencana, Apkam Gabungan berhasil mencapai lokasi kejadian meskipun dihadang tembakan dari kelompok OPM Undius Kogoya.

Dalam situasi yang cukup mencekam, Apkam Gabungan tetap berhasil mengevakuasi jenazah Rusli ke RSUD Madi.

Aksi OPM menembak warga sipil tidak bersenjata dan tidak berdosa, serta membakar kendaraan yang mengakibatkan korban meninggal dunia merupakan bukti tindakan OPM melanggar hukum dan pelanggaran HAM. Namun demikian, apresiasi terhadap kesigapan Apkam Gabungan yang berhasil bergerak cepat mengevakuasi jenazah,” ucap Letkol Arh Yogi Nugroho.

Di tempat terpisah Kapuspen TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar melalui rilis tertulisnya menyayangkan tindakan OPM yang kembali membunuh warga sipil.

“Saya menyayangkan kejadian tersebut, OPM harus bertanggungjawab, saya sampaikan agar OPM segera hentikan kekerasan di Papua,” tegas Kapuspen TNI
Baca juga :  Aksi Dramatis, Melahirkan Diatas Truk Pasir
Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Olahraga Bersama Alumni Akmil, Abituren Akmil 1992–1996
Gotong Royong Perbaikan Jalan dan Pembangunan Tangga
Sebentar Lagi Warga Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah Bisa Nikmati Air Bersih
Resmi Menutup Multinational Peacekeeping Exercise (MPE) Garuda Canti Dharma III Tahun 2026 di PMPP TNI
Satlap Tri Cakti bersama Intel Korem 045/Garuda Jaya (045/GY) Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal
Salurkan 2 Ton Bantuan Obat-obatan dan ke Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi
Pembangunan Rumah Ke-1 Type 36 Semi Permanen Capai 68 Persen
Dikejar Target Proses Pembangunan Rehab Jembatan
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Olahraga Bersama Alumni Akmil, Abituren Akmil 1992–1996

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Gotong Royong Perbaikan Jalan dan Pembangunan Tangga

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Sebentar Lagi Warga Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah Bisa Nikmati Air Bersih

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Resmi Menutup Multinational Peacekeeping Exercise (MPE) Garuda Canti Dharma III Tahun 2026 di PMPP TNI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Satlap Tri Cakti bersama Intel Korem 045/Garuda Jaya (045/GY) Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal

Berita Terbaru

Milter

Olahraga Bersama Alumni Akmil, Abituren Akmil 1992–1996

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:07 WIB

Milter

Gotong Royong Perbaikan Jalan dan Pembangunan Tangga

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:41 WIB