Video Klarifikasi Pdt. Anton Wamang

Menarik Pernyataan Soal Keterlambatan Oknum TNI Akan Kematian Putrinya di Camp Wini MP. 69 Tembagapura

- Reporter

Senin, 18 Mei 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pdt. Anton Wamang Menarik Pernyataan soal Keterlibatan Oknum TNI dalam Kematian Putrinya Di Camp Wini Mp.69 Tembagapura

 

TIMIKA CARIBERITA – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga almarhumah Nalince Wamang, korban penembakan di wilayah Camp Wini MP.69 Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

 

Di tengah suasana penuh kesedihan tersebut, ayah kandung korban, Pdt. Anton Wamang, S.Th., M.A., menyampaikan klarifikasi sekaligus menarik pernyataannya terdahulu yang menyebut oknum TNI sebagai pelaku penembakan terhadap putrinya. Klarifikasi itu disampaikan secara terbuka melalui rekaman video yang disebarnya ke awak media massa di Timika.

 

Pdt. Anton Wamang mengaku, pernyataan yang sempat disampaikan kepada awak media televisi beberapa waktu lalu, keluar dalam kondisi emosional dan penuh tekanan batin akibat kehilangan putri tercintanya.

 

Ia menegaskan bahwa rasa duka yang begitu mendalam membuat dirinya terburu-buru dalam menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tragis tersebut.

https://vt.tiktok.com/ZSxj4CFnr/

“Sebagai seorang ayah, saya sangat terpukul atas meninggalnya anak kami. Dalam keadaan sedih dan emosi, lalu ada bisikan sesat pihak-pihak tertentu, saya menyampaikan pernyataan yang ternyata belum dapat dipastikan kebenarannya kepada media, beberapa hari lalu,” ungkap Pdt. Anton Wamang dengan suara lirih, Sabtu, (16/5/2025).

 

Setelah menerima penjelasan mengenai kronologi kejadian serta mengetahui bahwa proses penyelidikan masih berlangsung, Pdt. Anton Wamang menyatakan bahwa pelaku penembakan hingga kini belum dapat dipastikan.

 

Ia menegaskan bahwa kasus tersebut masih didalami oleh aparat TNI, Polri, serta pihak terkait lainnya, guna mengungkap fakta sebenarnya secara objektif dan transparan.

 

“Melalui kesempatan hari ini, saya ingin meluruskan bahwa sampai sekarang pelaku penembakan belum dipastikan dan masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

 

Baca juga :  Perkokoh Kemanunggalan TNI, Rutin Gelar Komsos Bersama Warga Binaan

Lebih lanjut, ia menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan sebelumnya sekaligus berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

 

“Sehingga saya menarik kembali pernyataan saya di media beberapa hari lalu, dan saya tegaskan TNI tidak terlibat dalam peristiwa kematian puteri tercinta. Saya memohon maaf. Nanti kita akan melakukan penyelidikan bersama-sama,” tegasnya.

 

Di akhir keterangannya, Pdt. Anton Wamang menegaskan bahwa keluarga tetap menginginkan keadilan bagi almarhumah Nalince Wamang. Ia berharap pelaku penembakan segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku, tanpa memandang siapa pun pihak yang terlibat.

 

“Kami keluarga berharap pelaku dapat tertangkap dan diproses seadil-adilnya berdasarkan hukum yang berlaku. Saya juga memohon maaf apabila ada kesalahan dalam tutur kata maupun pernyataan yang saya sampaikan,” tutupnya.

 

Klarifikasi tersebut menjadi pengingat bahwa dalam setiap tragedi kemanusiaan di Papua, keadilan dan kebenaran harus tetap dikedepankan di atas emosi maupun asumsi.

 

Di tengah duka yang menyelimuti keluarga korban, masyarakat diharapkan dapat menjaga situasi tetap kondusif serta memberikan ruang bagi aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional, transparan, dan berkeadilan demi terwujudnya kedamaian di Tanah Papua.

 

 

 

 

Penulis : Pen Koops TNI Habema

Sumber Berita: Koops TNI Habema

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prosesi Pemakaman Militer Letkol Dudi Firmansyah di TMP Cikutra Bandung, Gugur Saat Padamkan Karhutla
Pemakaman Militer Kapten Cpn Nurhafiz Prajurit Puspenerbad Gugur di Kecelakaan MI-17 Seruyan
Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla
21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?
Heli MI-17V5 Jatuh Saat Ambil Air Laut di Sungai Perlu Seruyan, 1 Kru Gugur 5 Selamat 2 Masih Dievakuasi
Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel
TNI Kembali Kerahkan C-130 Hercules A-1340 Angkut 12 Ton Garam untuk buat Kendari Sultra
180 Prajurit Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA Berangkat ke Afrika Tengah
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:24 WIB

Prosesi Pemakaman Militer Letkol Dudi Firmansyah di TMP Cikutra Bandung, Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 November 2026 - 21:19 WIB

Pemakaman Militer Kapten Cpn Nurhafiz Prajurit Puspenerbad Gugur di Kecelakaan MI-17 Seruyan

Kamis, 5 November 2026 - 17:07 WIB

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 November 2026 - 00:52 WIB

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Rabu, 4 November 2026 - 21:42 WIB

Dari Bandung ke 3 Provinsi, TNI Kembali Kerahkan 289 Penyuluh Karhutla Sisir Sumsel, Kalteng dan Kalsel

Berita Terbaru

Milter

Dua Prajurit Puspenerbad Gugur Saat Padamkan Karhutla

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:07 WIB

Berita Utama

21 Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Ada Apa?

Kamis, 5 Nov 2026 - 00:52 WIB