Klarifikasi PJ Sekda Kab Puncak Terkait Serangan KKB Adanya Keterlibatan Aparat

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Puncak, Nemu Tabuni, Bantah Adanya Keterlibatan Aparat

- Reporter

Senin, 20 April 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Puncak Sebut Serangan Warga di Sinak Dilakukan KKB, Bantah Keterlibatan Aparat

 

TIMIKA, CARIBERITA – Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, menyatakan serangan yang menewaskan dan melukai warga di Distrik Sinak dan sekitarnya dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), bukan aparat keamanan sebagaimana isu yang beredar di media sosial.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Puncak, Nemu Tabuni, usai mengikuti rapat koordinasi bersama DPRD, Polda Papua Tengah, dan Kogabwilhan III di Markas Kogabwilhan III, Timika, Sabtu (18/4/2026).

“Memang kami juga terkejut, karena yang menjadi korban adalah masyarakat sendiri. Kami mengimbau agar ke depan tidak lagi terjadi tindakan kekerasan,” ujar Nemu kepada wartawan.

 

Dalam forum tersebut, Kogabwilhan III turut memaparkan sejumlah bukti yang menunjukkan keterlibatan KKB dalam serangan tersebut. Klarifikasi ini sekaligus menepis informasi yang menyebut aparat TNI sebagai pelaku.

 

Nemu juga mengajak seluruh pihak, termasuk kelompok bersenjata, untuk menghentikan kekerasan dan bersama-sama menjaga keamanan wilayah agar masyarakat dapat hidup tenang dan aktivitas pendidikan kembali berjalan normal.

“Kami berharap kekerasan dihentikan. Masyarakat butuh hidup damai, anak-anak harus kembali sekolah,” katanya.

 

Sementara itu, data lapangan menunjukkan adanya korban warga sipil akibat rangkaian kekerasan yang terjadi pada 14 April 2026 di wilayah Kampung Kembru, Distrik Sinak. Pada Sabtu (18/4/2026), tim medis mengevakuasi seorang warga bernama Etinus Walia (47), seorang gembala gereja dan petani, yang mengalami luka tembak di bagian lengan kiri. Korban dievakuasi dari Kampung Mewoluk ke RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, untuk mendapatkan perawatan medis.

 

Berdasarkan kronologi, korban diduga tertembak saat berada di lokasi kejadian ketika terjadi aksi penyerangan disertai tembakan yang tidak terarah oleh kelompok bersenjata. Insiden tersebut juga dilaporkan berkaitan dengan aksi pembakaran honai (rumah adat) warga di wilayah tersebut.

Baca juga :  Apache TNI Gas Bareng US Army! Live Fire + Night Flight di Super Garuda Shield 2026 Bikin Gentar

 

Tim Palang Merah Indonesia (PMI) menerima laporan pada pukul 10.00 WIT dan segera melakukan evakuasi. Korban tiba di RSUD Mulia pada sore hari dan langsung menjalani penanganan medis.

 

Analisis aparat menyebutkan, aksi penyerangan yang disertai tembakan membabi buta tersebut berpotensi meningkatkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Puncak dan sekitarnya.

 

Sebelumnya, dilaporkan sejumlah warga Distrik Sinak menjadi korban jiwa dan luka-luka akibat serangan di permukiman. Aparat TNI yang datang untuk melakukan evakuasi disebut turut mendapat serangan dari kelompok bersenjata. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan kini terus berkoordinasi untuk menstabilkan situasi serta memastikan perlindungan bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Editor : Puspen TNI

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang? Lanud Sam Datang! TNI AU Drop Air Bersih Door to Door di Banjarbaru
Jembatan Garuda Mendarat di Mimika! Karya 1 Bulan TNI x Warga Bikin Kampung Jimbi Auto Maju
TNI Sudah Salurkan 1.246 Ton Bantuan Gempa NTT Lewat Darat, Laut & Udara
TNI Mode Mediator ON! Karhutla Melawi Selesai Tanpa Demo, PT RKA Komit Bantu APD, Obat & peralatan Damkar
Bukan Cuma Jaga Perbatasan! Prajurit Kodim 1714/PJ Gotong Royong Hijaukan Puncak Jaya
Kapal Perang Jepang Merapat ke Kalbar Bawa 3 Helikopter Chinook Buat Lawan Karhutla
TNI Terjunkan Tim Trauma Healing Buat Korban Gempa Manggarai
STOP BAKAR HUTAN! Edukasi Cegah api sebelum jadi Bencana Lawan Karhutla Dari Akar! 
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:56 WIB

Kemarau Panjang? Lanud Sam Datang! TNI AU Drop Air Bersih Door to Door di Banjarbaru

Sabtu, 12 September 2026 - 14:09 WIB

Jembatan Garuda Mendarat di Mimika! Karya 1 Bulan TNI x Warga Bikin Kampung Jimbi Auto Maju

Sabtu, 12 September 2026 - 14:06 WIB

TNI Sudah Salurkan 1.246 Ton Bantuan Gempa NTT Lewat Darat, Laut & Udara

Sabtu, 12 September 2026 - 14:02 WIB

TNI Mode Mediator ON! Karhutla Melawi Selesai Tanpa Demo, PT RKA Komit Bantu APD, Obat & peralatan Damkar

Jumat, 11 September 2026 - 15:59 WIB

Bukan Cuma Jaga Perbatasan! Prajurit Kodim 1714/PJ Gotong Royong Hijaukan Puncak Jaya

Berita Terbaru