Academic Class Latihan Bhakti Kanyini Ausindo 2025

- Reporter

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Materi Strategis Dibahas Pada Academic Class Latihan Bhakti Kanyini Ausindo 2025

JAKARTA CARIBERITA – Latihan Gabungan Bersama Terpadu (Latgamapad) Bhakti Kanyini Ausindo 2025 memasuki sesi Academic Class yang menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga pertahanan dan keamanan Indonesia serta perwakilan Australia, bertempat di Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2025).

Pada Academic Class tersebut, membahas berbagai aspek penting dalam penanggulangan bencana dan operasi kemanusiaan bersama (Humanitarian Assistance and Disaster Response / HADR) serta memberikan wawasan strategis terkait kesiapsiagaan, koordinasi lintas lembaga, dan dukungan internasional dalam situasi darurat.

Kegiatan diawali oleh Damian Eaton dari Australian Civil-Military Centre (ACMC) yang memberikan pengantar tentang program latihan dan tujuan Akademic Class.

Ia memaparkan pentingnya koordinasi sipil dan militer dalam menghadapi situasi darurat bencana di kawasan Indo-Pasifik.Sesi berikutnya menampilkan Dr. Daryono, S.Si., M.Si., Brigjen Pol (Purn) Ir. Ari Laksmana Widjaja, S.H., M.Si. yang mewakili BNPB, BPBD, dan BMKG, menyampaikan materi bertema“Overview of Indonesian National Disaster Risk Management Framework”yang membahas struktur, fungsi, serta peran lembaga-lembaga nasional dalam sistem penanggulangan bencana di Indonesia.

Selanjutnya berbagai topik disampaikan diantaranya Letkol Inf Alfat dari Kogabwilhan II menjelaskan“Role of the Military in Disaster Preparedness and Response”, Yopi Haryadi, S.H., M.H. dari BASARNAS dengan materi“Role of Basarnas in Disaster Preparedness and Response”,Agustina Thunay dari ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre) menyampaikan mengenai mandat dan peran strategis AHA Centre sebagai motor koordinasi operasional kawasan ASEAN.

Kegiatan akademik ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan strategis antara Indonesia dan Australia dalam memperkuat kerja sama regional menghadapi tantangan kedepan mengenai penanggulangan bencana alam.

Baca juga :  Sebanyak 8.690 Koli Dengan Berat 88.457 Kilogram, Kapal ADRI XCII-BM Berlayar ke Sumatera
Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mencapai 58 persen Progres Pembangunan Rumah Tipe 36 Semi Permanen
Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMA Negeri 6 Halmahera Timur
Ingat!! Sebentar Lagi Jakarta Bakal Jadi Pusat Perhatian Taekwondo Dunia
Berakhir Sudah Krisis Air di Desa Bokimaake, Halmahera Timur
Korve KOBA di area Apron Lanud Sjamsudin Noor
Kapten Inf Stenly Mengajak Para Pelajar untuk Memahami Penting Mencintai Tanah Air, Menjaga Persatuan,
Hari ke 9 Telah Rampung Rehab 5 Unit
Progres Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Milik Bapak Herman
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:49 WIB

Mencapai 58 persen Progres Pembangunan Rumah Tipe 36 Semi Permanen

Senin, 27 Juli 2026 - 12:27 WIB

Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMA Negeri 6 Halmahera Timur

Senin, 27 Juli 2026 - 12:20 WIB

Ingat!! Sebentar Lagi Jakarta Bakal Jadi Pusat Perhatian Taekwondo Dunia

Senin, 27 Juli 2026 - 12:15 WIB

Berakhir Sudah Krisis Air di Desa Bokimaake, Halmahera Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:47 WIB

Kapten Inf Stenly Mengajak Para Pelajar untuk Memahami Penting Mencintai Tanah Air, Menjaga Persatuan,

Berita Terbaru

Milter

Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMA Negeri 6 Halmahera Timur

Senin, 27 Jul 2026 - 12:27 WIB