Diskusi Hangat di Kediaman Gus Jend Sapaan Akrab Irjen Pol. R Ahmad Nurwahid, S.E., M.M.

- Reporter

Sabtu, 14 Juni 2025 - 04:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Holopis Kuntul Baris”: Nada Kebersamaan Menuju Gerakan Kolektif Kebangsaan

TANGERANG,CARIBERITA – Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern yang sering kali menekankan individualisme, muncul kembali sebuah semboyan kuno yang menggetarkan nurani:

“Holopis kuntul baris.” Sebuah ungkapan Jawa yang sarat makna, menjadi nyala semangat baru bagi seniman, tokoh bangsa, dan masyarakat luas untuk kembali meneguhkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong dalam bingkai kebangsaan.

Nada yang Menghidupkan SemangatPada suatu malam yang penuh kehangatan, musisi Iwenk JMC bersama timnya berkumpul untuk berdiskusi mendalam tentang makna filosofis “Holopis kuntul baris.” Bagi Iwenk, semboyan ini bukan sekadar kata-kata, melainkan mantra kehidupan yang menggugah kesadaran kolektif.

Dari percakapan sederhana malam itu, lahirlah semangat untuk menjadikannya lagu, buku, bahkan gerakan nasional. berlangsung dikediaman Gus Jend yang kerap kali kita menyapa Irjen Pol. R Ahmad Nurwahid, S.E., M.M.Tangerang.Kamis (12/6/2025).

“Melodi holopis kuntul baris terasa magis,” ungkap Iwenk dengan penuh semangat. Musik ini bukan sekadar irama, tapi energi yang menyatukan; setiap nada menjadi jembatan penghubung antara hati dan cita, antara individu dan bangsa.

Bung Karno dan Jejak Holopis Kuntul BarisSejarah mencatat bahwa Bung Karno—proklamator dan bapak bangsa—pernah mengucapkan semboyan ini dalam pidatonya pada 1 Juni 1945 di hadapan Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Bagi Bung Karno, “holopis kuntul baris” adalah gambaran konkret perjuangan kolektif bangsa dalam meraih kemerdekaan.

Semua golongan, suku, agama dan lapisan masyarakat bergerak dalam satu barisan demi satu tujuan: Indonesia merdeka.

Makna Pancasila dan Moderasi sebagai Nafas GerakanDalam kesempatan yang sama, Irjen Pol. R Ahmad Nurwahid, S.E., M.M., Staf Khusus Bidang Penegakan Keadilan dan Rekonsiliasi Kemenko PMK, menyampaikan bahwa makna mendalam dari “holopis kuntul baris” sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

Baca juga :  Pangdam XII/Tanjungpura Serahkan Barang Bukti Narkoba 10,5 Kg Ke BNNP Kalbar

“Pancasila menanamkan semangat persatuan, kesatuan, dan gotong royong. Dan ‘holopis kuntul baris’ adalah pengejawantahan dari nilai-nilai itu dalam tindakan nyata,” ujar beliau.

Lebih jauh, Irjen Nurwahid menekankan pentingnya pemikiran moderat (wasatiyyah)—sikap tengah-tengah dalam kehidupan beragama dan berbangsa.

Moderasi ini menolak ekstremisme dan membuka ruang untuk ijtihad, atau pencarian solusi kontekstual terhadap tantangan zaman.

Menuju Oktober: Sumpah Pemuda sebagai MomentumSemangat ini tidak akan berhenti pada lirik lagu atau halaman buku.

“Holopis kuntul baris” sedang disiapkan menjadi gerakan kolektif nasional yang akan dideklarasikan secara resmi pada bulan Oktober, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.Gerakan ini akan melibatkan seniman, budayawan, akademisi, hingga pelajar dan masyarakat umum.

Visi utamanya adalah memperkuat karakter bangsa, memperdalam rasa kebangsaan, serta menyatukan keberagaman Indonesia dalam satu irama perjuangan bersama”Holopis kuntul baris” bukan sekadar semboyan lama yang dihidupkan kembali. Ia adalah jembatan masa lalu ke masa depan.

Melodi kebersamaan yang lahir dari semangat perjuangan kini bergerak menjadi aksi nyata—mengajak setiap anak bangsa untuk melebur dalam barisan, mengesampingkan ego, dan menggapai cita bersama.Karena Indonesia, sejak dahulu, adalah tentang kita. Bukan aku, bukan kamu—tapi kita semua. Holopis kuntul baris!

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirbinmas Polda Maluku Pimpin Tim Polisi Mengajar di SMA SMK Sekecamatan Leihitu
Kapolresta Ambon Edukasi Siswa Siswi SMAN 14 Maluku Tengah
Upacara Prasetya Perwira (Praspa) 1.177 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI dan Polri Tahun 2026
Barang Bukti Timah Ilegal Hasil Aksi Penggagalan Satlap Tri Cakti dan Tim Resmob Polres Belitung
Sidang Kabinet Paripurna tahun 2026 Bahas Program yang Telah dijalankan Pemerintah Selama Hampir Dua Tahun Terakhir
Pembekalan Kepada 1.173 Calon Perwira Remaja (Capaja) dari Akmil, AAL, AAU dan Akpol
Prajurit TNI, Polri dan Warga Bahu-membahu Mengerjakan Sasaran Fisik TMMD
PICS Slytherin Polresta Ambon Juara I Turnamen Mobile Legends Polda Maluku
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:48 WIB

Dirbinmas Polda Maluku Pimpin Tim Polisi Mengajar di SMA SMK Sekecamatan Leihitu

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:59 WIB

Upacara Prasetya Perwira (Praspa) 1.177 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI dan Polri Tahun 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:19 WIB

Barang Bukti Timah Ilegal Hasil Aksi Penggagalan Satlap Tri Cakti dan Tim Resmob Polres Belitung

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:54 WIB

Sidang Kabinet Paripurna tahun 2026 Bahas Program yang Telah dijalankan Pemerintah Selama Hampir Dua Tahun Terakhir

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:31 WIB

Pembekalan Kepada 1.173 Calon Perwira Remaja (Capaja) dari Akmil, AAL, AAU dan Akpol

Berita Terbaru

Milter

Korve KOBA di area Apron Lanud Sjamsudin Noor

Jumat, 24 Jul 2026 - 17:01 WIB

Milter

Hari ke 9 Telah Rampung Rehab 5 Unit

Jumat, 24 Jul 2026 - 16:42 WIB