BELIVE Lebih Dari Sekedar Film Militer Juga Merupakan Jejak Panjang Militer Indonesia

- Reporter

Rabu, 4 Juni 2025 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELIEVE – Takdir, Mimpi, dan Keberanian (Film Laga Perang Terbesar 2025 yang Menyuarakan Semangat Sejarah, Jiwa Kebangsaan, dan Nilai Religius)

JAKARTA CARIBERITA – Tahun ini, perfilman nasional akan mencatat tonggak sejarah baru melalui film laga epik BELIEVE: Takdir, Mimpi, dan Keberanian.

Diangkat dari kisah nyata dalam buku biografi Believe Faith, Dream, and Courage, film ini menyatukan semangat patriotisme, pengorbanan, keimanan, dan keberanian dalam satu sajian sinematik yang menggugah.

Film ini disutradarai oleh Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana, diproduseri oleh Celerina Judisari, dan menjadi debut besar rumah produksi Bahagia Tanpa Drama.

Dengan pendekatan sinematografi kelas dunia, film BELIEVE hadir bukan hanya sebagai hiburan, melainkan sebagai pengingat kolektif akan jejak panjang pengabdian Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam sejarah bangsa.

Jejak Panjang Militer Indonesia, dari Kemerdekaan hingga Misi Global Sejarah militer Indonesia dimulai dari perlawanan rakyat terhadap penjajahan, hingga pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pasca Proklamasi 1945 yang kemudian berkembang menjadi TNI.

Dari pertempuran Surabaya, Agresi Militer Belanda, operasi penumpasan DI/TII, PRRI/Permesta, hingga Operasi Trikora untuk merebut Irian Barat, TNI telah mengukir peran sentral dalam mempertahankan keutuhan NKRI.

Di era modern, misi-misi seperti Operasi Seroja ke Timor Timur tahun 1975, serta berbagai operasi non-militer diseluruh wilayah Indonesia hingga kontribusi TNI dalam misi perdamaian PBB, menunjukkan konsistensi TNI sebagai garda terdepan pertahanan dan penjaga nilai-nilai luhur bangsa.

Film BELIEVE menyerap semangat dari rentang sejarah tersebut, dengan titik fokus pada perjuangan generasi prajurit dalam kurun waktu krusial: mulai dari Operasi Seroja 1975, penugasan TNI ke Timor Timur di tahun 1995 dan 1999, serta dilema dan pengorbanan batin seorang prajurit dalam menjaga kehormatan bangsa.

Baca juga :  Tamu Delegasi KTT WORLD WATER FORUM Mulai Berdatangan

Tim produksi melakukan riset mendalam untuk menghadirkan detail historis yang otentik mulai dari kondisi desa tahun 1970-an, peralatan tempur, strategi lapangan, hingga dinamika keluarga prajurit.

Semuanya disusun demi menciptakan pengalaman menonton yang imersif, menggugah nasionalisme, dan mencerminkan realitas pengabdian prajurit yang tak jarang disertai air mata dan doa dalam sunyi.

Dibangun dari Doa, Diperjuangkan dengan Keberanian Melalui tokoh utama Agus (diperankan Ajil Ditto), penonton diajak menyelami pergulatan batin seorang pemuda dari keluarga tidak utuh, yang memilih jalan hidup sebagai prajurit.

Dalam medan tugas yang keras, ia tidak hanya berperang melawan musuh, tetapi juga berdamai dengan masa lalu, mempertahankan cinta, dan memperkuat imannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Diperkuat oleh akting Adinda Thomas sebagai Evi, Maudy Koesnaedi sebagai ibu mertua Agus, serta aktor-aktor berkarakter seperti Wafda Saifan, Marthino Lio, M. Iqbal Sulaiman, dan Muhammad Faqih Alaydrus, film ini menghadirkan dinamika emosional yang dalam dan menyentuh sisi kemanusiaan.

Lebih dari sekadar film militer, BELIEVE adalah cermin tentang bagaimana setiap kebaikan yang dilakukan seorang prajurit baik dalam tugas, keluarga, maupun doa akan kembali pada dirinya sebagai kehormatan, kekuatan, dan ketenangan batin. Perjuangan yang dibangun dengan niat tulus dan keyakinan kepada Tuhan tak akan pernah sia-sia.

“Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian) bagi dirimu sendiri…” (QS. Al-Isra: 7) Tayang 24 Juli 2025: Saatnya Kita Percaya Kembali Film BELIEVE akan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop nasional mulai 24 Juli 2025.

Sebuah karya yang membangkitkan memori kolektif, menyalakan semangat cinta Tanah Air, serta mengajak generasi muda untuk percaya bahwa setiap langkah besar bangsa ini selalu dibangun di atas fondasi doa, keberanian, dan perjuangan yang tulus

Baca juga :  Peringatan Hari Ulang Tahun Kostrad ke 65
Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Rumah Ke-1 Type 36 Semi Permanen Capai 68 Persen
Dikejar Target Proses Pembangunan Rehab Jembatan
Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026
Sidang Pantukhir Pusat Seleksi Penerimaan Taruna Akademi TNI Tahun 2026
Kedatangan Tim Wasev TMMD ke-129 di Lokasi Wasile Tengah
Dansatgas TMMD Memantau Progres Pelaksanaan Rehabilitasi Jembatan
Memastikan Kesiapsiagaan Satuan Sekaligus Memberikan Motivasi Kepada Prajurit
Memaparkan Pemanfaatan Teknologi _Artificial Intelligence_ (AI) Sebagai Pendukung Proses Penulisan
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Rumah Ke-1 Type 36 Semi Permanen Capai 68 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:13 WIB

Dikejar Target Proses Pembangunan Rehab Jembatan

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:09 WIB

Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:04 WIB

Sidang Pantukhir Pusat Seleksi Penerimaan Taruna Akademi TNI Tahun 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:00 WIB

Kedatangan Tim Wasev TMMD ke-129 di Lokasi Wasile Tengah

Berita Terbaru

Milter

Dikejar Target Proses Pembangunan Rehab Jembatan

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:13 WIB

Milter

Kedatangan Tim Wasev TMMD ke-129 di Lokasi Wasile Tengah

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:00 WIB