Lagi-lagi OPM Bunuh Warga Sipil Pendulang Emas

- Reporter

Kamis, 10 April 2025 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapuspen TNI : Aksi Biadab, Kejahatan Kemanusiaan dan Pelanggaran HAM Berat

JAKARTA CARIBERITA – Menyikapi pemberitaan yang beredar terkait aksi keji gerombolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang membunuh sejumlah warga sipil berprofesi sebagai pendulang emas di wilayah Distrik Suntamon, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada 8 April 2025.

Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat Hak Asasi Manusia (HAM), kebiadaban OPM dan kejahatan kemanusiaan, Kamis (10/04/2025).

Lebih lanjut Kapuspen TNI menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Satuan TNI di daerah, bahwa benar telah terjadi penyerangan terhadap warga sipil yang berprofesi sebagai pendulang oleh gerombolan OPM.

Akibat serangan tersebut, sejumlah warga sipil menjadi korban. Namun hingga saat ini, jumlah pasti korban meninggal maupun luka-luka masih terus didalami karena keterbatasan akses komunikasi di wilayah tersebut.

Menanggapi klaim yang menyebutkan bahwa korban adalah prajurit TNI, Kapuspen TNI menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Tidak ada prajurit TNI yang gugur hingga berita ini diturunkan.

“Propaganda yang disebarkan oleh OPM dan simpatisannya bahwa korban adalah prajurit TNI, merupakan bentuk manipulasi informasi untuk mencari pembenaran atas tindakan brutal mereka. OPM telah nyata-nyata melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap masyarakat sipil tak bersalah,” tegas Kapuspen TNI

Propaganda seperti ini terus dilakukan oleh OPM, belum lama ini di Distrik Angruk, Yahukimo, OPM juga menganiaya dan membunuh guru-guru dan tenaga kesehatan dengan dalih prajurit TNI, padahal jelas jelas yang dibunuh dan dianiaya adalah warga sipil yang mengabdikan dirinya sebagai tenaga kesehatan dan guru di pedalaman Papua.

TNI mengecam keras aksi kekerasan tersebut dan menilai tindakan OPM sebagai bentuk nyata pelanggaran HAM berat yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Baca juga :  Bikin Resah, Rumah Warga Kampung Muara Distrik Pogoma di Bakar Anggota OPM Kodap III/Puncak Pimpinan Lekagak Talenggen

TNI juga terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengejar, mencari pelaku kejahatan kemanusiaan ini, dan memastikan keamanan masyarakat di wilayah tersebut.

TNI akan tetap hadir bersama rakyat dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional, serta tidak akan mentolerir setiap aksi kekerasan terhadap warga sipil.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Olahraga Bersama Alumni Akmil, Abituren Akmil 1992–1996
Gotong Royong Perbaikan Jalan dan Pembangunan Tangga
Sebentar Lagi Warga Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah Bisa Nikmati Air Bersih
Resmi Menutup Multinational Peacekeeping Exercise (MPE) Garuda Canti Dharma III Tahun 2026 di PMPP TNI
Satlap Tri Cakti bersama Intel Korem 045/Garuda Jaya (045/GY) Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal
Salurkan 2 Ton Bantuan Obat-obatan dan ke Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi
Pembangunan Rumah Ke-1 Type 36 Semi Permanen Capai 68 Persen
Dikejar Target Proses Pembangunan Rehab Jembatan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Olahraga Bersama Alumni Akmil, Abituren Akmil 1992–1996

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Gotong Royong Perbaikan Jalan dan Pembangunan Tangga

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Sebentar Lagi Warga Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah Bisa Nikmati Air Bersih

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Resmi Menutup Multinational Peacekeeping Exercise (MPE) Garuda Canti Dharma III Tahun 2026 di PMPP TNI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Satlap Tri Cakti bersama Intel Korem 045/Garuda Jaya (045/GY) Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal

Berita Terbaru

Milter

Olahraga Bersama Alumni Akmil, Abituren Akmil 1992–1996

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:07 WIB

Milter

Gotong Royong Perbaikan Jalan dan Pembangunan Tangga

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:41 WIB