Solusi Kece, Jembatan Garuda Pangkas Jarak Warga Surabaya Biar Nggak Ribet Beraktivitas

Tinjau Langsung Lokasi, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Pastikan Infrastruktur Sederhana Ini Beri Dampak Nyata bagi Warga.

- Reporter

Kamis, 3 September 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tak Lagi Memutar 5 Kilometer, Jembatan Garuda Buka Jalan Baru bagi Warga Surabaya

 

SURABAYA, CARIBERITA – Kehadiran Jembatan Gantung Garuda di Genting Kalianak, Surabaya, membuka akses baru bagi masyarakat sekaligus memangkas jarak tempuh warga yang selama ini harus memutar beberapa kilometer untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Darat (TNI AD) membantu membuka akses masyarakat di wilayah yang membutuhkan.

 

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. meninjau langsung Jembatan Gantung Garuda tersebut, Rabu (2/9/2026). Dalam kunjungannya, Kasad melihat kondisi jembatan sekaligus manfaatnya bagi mobilitas masyarakat di sekitar Genting Kalianak.

 

Kasad mengatakan, kebutuhan terhadap jembatan seperti ini salah satunya berangkat dari pengalaman TNI AD saat membantu penanganan bencana di Aceh. Ketiadaan jembatan membuat pergerakan personel maupun distribusi logistik harus menempuh jarak yang lebih jauh.

“Pengalaman kita di Aceh, ketika ada bencana, karena jembatan tidak ada, kita harus memutar lima sampai enam kilometer untuk membawa logistik,” ujarnya.

 

Menurut Kasad, kondisi serupa menunjukkan bahwa keberadaan jembatan, meskipun dibangun secara sederhana, dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Jembatan Gantung Garuda dinilai efektif membuka akses yang sebelumnya sulit dilalui dan memudahkan aktivitas warga.

“Jembatan ini ternyata cukup efektif untuk membantu membuka akses masyarakat,” kata Kasad.

 

Ia menambahkan, masih terdapat masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, yang harus melintasi sungai atau menggunakan jembatan dengan kondisi yang sudah tidak layak. Karena itu, TNI AD berupaya membantu menghadirkan akses sederhana yang dapat langsung digunakan masyarakat.

 

“Masih banyak masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, yang harus melintasi sungai atau menggunakan jembatan yang kondisinya sudah rusak,” ujarnya.

 

Baca juga :  Sambut HUT Kemerdekaan RI ke -79, Kodim 0505/Jakarta Timur Gelar Wayang Kulit

Kasad menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto kepada TNI untuk membantu pembangunan jembatan di berbagai wilayah. Kehadiran TNI AD dalam pembangunan infrastruktur tersebut bukan untuk mengambil alih program pemerintah daerah, melainkan membantu masyarakat yang memang membutuhkan akses.

 

“Kita membangun jembatan sederhana, yang penting akses masyarakat bisa terbuka dan aktivitas mereka menjadi lebih mudah,” tegasnya. “Ini bukan untuk menggantikan program pemerintah daerah, tetapi membantu masyarakat yang memang membutuhkan akses,” pungkas Kasad.

Sumber Berita: Dispenad

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Super Tucano & PC-21 Cover, Kopaska & Taifib Infiltrasi Bawah Laut
Penerbad TNI AD Latihan Medevac Menggunakan Heli Bell 412,Latgabma Keris Woomera 2026
Taklimat Awal, Audit Kinerja & Ketaatan Itjen TNI 2026
Kuliah Umum 68 Pasis Dikreg ke 68
Ratas Karhutla di Istana Kepresidenan
4 Calon PMI Ilegal, Gagal Masuk Tawau Malaysia
Hutan Lindung Liang Anggang  
5.070 Pelari, Pangandaran Run 5K & 10K Sukses Digelar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Super Tucano & PC-21 Cover, Kopaska & Taifib Infiltrasi Bawah Laut

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Penerbad TNI AD Latihan Medevac Menggunakan Heli Bell 412,Latgabma Keris Woomera 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Taklimat Awal, Audit Kinerja & Ketaatan Itjen TNI 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Kuliah Umum 68 Pasis Dikreg ke 68

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:34 WIB

4 Calon PMI Ilegal, Gagal Masuk Tawau Malaysia

Berita Terbaru

Milter

Taklimat Awal, Audit Kinerja & Ketaatan Itjen TNI 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:22 WIB

Milter

Kuliah Umum 68 Pasis Dikreg ke 68

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:19 WIB