Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Tim Pengarah Satgas PRR Pascabencana Sumatera

Satgas PRR Minta K/L dan Pemda Tancap Gas Pemulihan Permanen

- Reporter

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I Satgas PRR Letjen TNI Richard Tampubolon dampingi Ketua Satgas : Satgas PRR Minta K/L dan Pemda Tancap Gas Pemulihan Permanen

 

JAKARTA, CARIBERITA – Wakil Ketua I Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI) mendampingi Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian saat Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Tim Pengarah Satgas PRR Pascabencana Sumatera di Kompleks Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kamis (18/6/2026).

 

Proses pemulihan permanen pada wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terus dipacu Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera setelah berbagai layanan dasar kembali berfungsi dan kondisi darurat telah terlewati.

 

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian didampingi Wakil Ketua I Satgas Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar Rp100,1 triliun untuk periode 2026–2028. Anggaran tersebut akan digunakan untuk mempercepat pemulihan berbagai sektor terdampak, mulai dari infrastruktur dasar, perumahan, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

 

Berdasarkan Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera 2026–2028, kebutuhan anggaran tersebut akan direalisasikan secara bertahap, yakni Rp38,9 triliun pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028. Program pemulihan permanen tersebut melibatkan 33 kementerian dan lembaga sebagai pelaksana utama maupun pendukung.

 

Percepatan pelaksanaan program mulai menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan laporan perkembangan realisasi anggaran pada 17 Juni 2026, sebanyak lima kementerian dan lembaga telah menerima pagu anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi, yakni Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Baca juga :  Buka Kejurnas Taekwondo Cadet dan Junior 2026

Sementara sejumlah kementerian dan lembaga lainnya masih menjalani proses evaluasi dan persetujuan di Kementerian Keuangan maupun penyelesaian administrasi internal.

 

“Ada lima yang sudah dicairkan, artinya sudah ditransfer. Yang lainnya sedang berproses di Kementerian Keuangan. Mudah-mudahan kita secepatnya. Tadi kami mohon dukungan dari ketua tim pengarah, anggota pengarah, dan juga Menteri Keuangan untuk mempercepat proses pengajuan tersebut. Kalau sudah ditransfer maka speed-nya akan kencang sekali,” ujar Tito didampingi Letjen TNI Richard Tampubolon.

Satgas PRR Minta K/L dan Pemda Tancap Gas Pemulihan Permanen

Sambil menunggu seluruh proses penganggaran kementerian dan lembaga rampung, Satgas PRR juga mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun yang telah disalurkan pemerintah pusat kepada seluruh daerah terdampak sejak awal Mei 2026.

 

Tambahan dukungan fiskal tersebut terdiri atas sekitar Rp1,6 triliun untuk Aceh, Rp6,3 triliun untuk Sumatera Utara, dan Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat. Dana tersebut diharapkan dapat segera digunakan untuk mempercepat penanganan kebutuhan prioritas masyarakat, termasuk perbaikan infrastruktur dasar dan layanan publik yang masih membutuhkan penguatan pada tahap pemulihan permanen.

 

Selain melalui TKD, semangat gotong royong antardaerah juga terus menguat melalui skema hibah. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama sejumlah kabupaten/kota telah menyalurkan bantuan keuangan kepada daerah terdampak di Aceh, sementara pemerintah daerah di Sumatera Barat turut memberikan dukungan pembiayaan bagi wilayah yang mengalami dampak paling berat.

 

Tito menegaskan percepatan pemulihan permanen membutuhkan gerak bersama seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, kementerian dan lembaga yang telah menerima anggaran serta pemerintah daerah yang telah memperoleh tambahan TKD diminta segera mempercepat pelaksanaan program di lapangan agar manfaat pemulihan dapat segera dirasakan masyarakat terdampak.

“Daerah-daerah saya dorong untuk bisa segera bergerak menggunakan TKD masing-masing. Kemudian yang kedua dari kementerian dan lembaga yang sudah anggarannya cair seperti PU kita minta untuk speed-nya lebih kencang lagi,” katanya

Editor : Puspen TNI

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puspom TNI siaga full, 580 personel gabungan amankan HUT TNI ke-81 di Monas! 
15 Tahun Terisolir, Ugimba Akhirnya Disentuh Negara!
Monas Jadi Medan Tempur Hiburan! Kostrad Turunkan Leopard, Caesar & Astros di TNI Fair 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Merapat di Priok, Panglima TNI cek langsung! 
2 Heli TNI Berhasil Melaksanakan Misi Penyelamatan Istri Alm Aris Sanda 
Gercep Cegah Asap Ganggu Penerbangan! Lanud Sjamsudin Noor Siapkan Tangki Portable Lawan Karhutla Kalsel
No Drug Zone, Lawan Nark0ba! Kodim Trenggalek Gelar Penyuluhan P4GN, 25 Prajurit Tes Urine Hasil Negatif Semua
Aksi Heroik di Tengah Lahan Gosong! Prajurit TNI dan Damkar Kompak Terjang Asap Padamkan Karhutla
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:18 WIB

Puspom TNI siaga full, 580 personel gabungan amankan HUT TNI ke-81 di Monas! 

Sabtu, 19 September 2026 - 14:14 WIB

15 Tahun Terisolir, Ugimba Akhirnya Disentuh Negara!

Sabtu, 19 September 2026 - 14:09 WIB

Monas Jadi Medan Tempur Hiburan! Kostrad Turunkan Leopard, Caesar & Astros di TNI Fair 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 13:53 WIB

Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Merapat di Priok, Panglima TNI cek langsung! 

Jumat, 18 September 2026 - 16:54 WIB

2 Heli TNI Berhasil Melaksanakan Misi Penyelamatan Istri Alm Aris Sanda 

Berita Terbaru

Milter

15 Tahun Terisolir, Ugimba Akhirnya Disentuh Negara!

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:14 WIB