Beberkan, Bripda Gerald D’Hargado, Korban Penyiraman Air Keras Saat Bubarkan Tawuran di Joglo Raya

- Reporter

Senin, 23 September 2024 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Air Keras, Bripda Gerald Ungkap Kronologi Saat Bubarkan Tawuran Remaja di Kembangan, Polisi Beri Imbauan Warga

JAKARTA, CARIBERITA – Sabtu, 21 September 2024, menjadi hari yang tak terlupakan bagi Bripda Gerald D’Hargado, salah satu anggota Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya yang menjadi korban penyiraman air keras saat membubarkan aksi tawuran di jl Joglo Raya Kembangan Jakarta Barat. Pada pagi itu, sekitar pukul 04.30 WIB, dirinya bersama tim sedang menjalankan tugas patroli rutin di wilayah Jakarta Barat.

Saat itu, mereka menerima laporan adanya sekelompok remaja yang diduga akan melakukan aksi tawuran di Jalan Joglo Raya, Kembangan, Jakarta Barat.

Sebagai anggota yang ditugaskan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayahnya, Bripda Gerald dan timnya segera bergegas menuju lokasi. Mereka melakukan penyisiran di sekitar area yang dicurigai, hingga menemukan sejumlah remaja bersenjata tajam hendak keluar dari sebuah gang.

“Kami saat itu langsung bergerak untuk menangkap para pelaku tawuran. Namun, saat pengejaran, beberapa remaja tiba-tiba menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah kami,” ujar Bripda Gerald saat menceritakan kronologi kejadian, Senin, 23/9/2024.

*Kepanikan dan Luka Akibat Air Keras* Siraman air keras tersebut mengenai Bripda Gerald dan rekannya, Bripda Muhammad Zulfan Satria Wicaksana. Bripda Gerald mengalami luka pada bagian wajah dan tangan, sementara Bripda Zulfan terkena siraman pada wajah, tangan, dan kaki.

“Saat cairan itu mengenai saya, rasa panas dan perih langsung menyebar ke area yang terkena. Kondisi itu membuat saya dan Zulfan harus segera ditangani secara medis di RSUD Kembangan,” lanjut Gerald.

Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca juga :  Peringatan Maulid Nabi di Polres Jakbar, Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah SAW

Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Moch Taufik Iksan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden penyiraman air keras tersebut. Pihaknya segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan laporan dari para anggota yang terluka.

“Setelah menerima laporan, kami segera melakukan olah TKP dan berhasil menyita satu dirigen yang diduga berisi air keras, serta sebuah gayung yang digunakan pelaku untuk menyiram anggota kami,” terang Kompol Taufik.

Barang bukti tersebut nantinya akan dikirim ke laboratorium forensik Mabes Polri guna mengetahui secara pasti kandungan cairan dalam dirigen tersebut.

Selain itu, penyelidikan juga akan mendalami dari mana para pelaku mendapatkan air keras tersebut, termasuk menelusuri pihak yang menjual bahan kimia berbahaya itu tanpa izin resmi

Taufik menambahkan, dari lokasi tempat kejadian perkara kami mengamankan sebanyak 2 remaja kemudian dilakukan pengembangan yang dibackup oleh Unit Resmob dan unit Jatanras Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat kemudian didapat sebanyak 10 remaja yang berasal dari luar wilayah Kembangan

” Namun hingga kini penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap anggota tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya,” tambahnya

*Peran Orang Tua dalam Pengawasan Remaja*

Kompol Taufik juga memberikan imbauan kepada orang tua agar lebih aktif dalam mengawasi pergerakan anak-anak mereka, terutama saat jam malam atau akhir pekan. Menurutnya, pengawasan dari orang tua sangat penting untuk mencegah keterlibatan remaja dalam aksi tawuran.

“Kami meminta peran serta orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka, terutama pada malam hari. Bukan hanya pada akhir pekan, tapi setiap hari, terutama jika anak-anak sudah keluar rumah di jam-jam yang tidak seharusnya. Kami berharap, dengan adanya pengawasan lebih ketat dari orang tua, aksi tawuran bisa diminimalisir,” jelasnya.

Kapolsek juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan memantau pergerakan para remaja yang sering terlibat dalam aksi tawuran, demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kembangan.

Baca juga :  Pemberian Piagam Penghargaan Kepada Babinsa Koramil 54/Pulo Gadung Dari Polsek Pulo Gadung

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolresta Ambon Salurkan 150 Paket Bansos untuk Buruh Bagasi Pelabuhan Yos Sudarso
Kapolresta Ambon dan Warga Kailolo Pererat Silaturahmi Lewat Pertandingan Sepak Bola
Safari Kamtibmas di Kailolo, Kapolresta Ambon Himbau Warga Tidak Terpengaruh Isu Provokatif
Puspom TNI siaga full, 580 personel gabungan amankan HUT TNI ke-81 di Monas! 
Ribuan obat keras & cartridge Etomidate disikat di Tanah Abang, 2 pelaku masuk Operasi Nila Jaya 2026! 
Berkedok warkop di Cengkareng, ribuan obat keras daftar G dijual bebas, 1 pelaku diciduk! 
Pasutri Jadi Bandar di Cakung diringkus Satresnarkoba Jakbar, Jadi target Operasi Nila Jaya 2026!
Bacarita Kamtibmas Kapolresta Ambon Bersama Keluarga Besar Sahapory Bersatu
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 12:27 WIB

Kapolresta Ambon Salurkan 150 Paket Bansos untuk Buruh Bagasi Pelabuhan Yos Sudarso

Minggu, 20 September 2026 - 11:49 WIB

Kapolresta Ambon dan Warga Kailolo Pererat Silaturahmi Lewat Pertandingan Sepak Bola

Minggu, 20 September 2026 - 11:25 WIB

Safari Kamtibmas di Kailolo, Kapolresta Ambon Himbau Warga Tidak Terpengaruh Isu Provokatif

Sabtu, 19 September 2026 - 14:18 WIB

Puspom TNI siaga full, 580 personel gabungan amankan HUT TNI ke-81 di Monas! 

Jumat, 18 September 2026 - 16:47 WIB

Ribuan obat keras & cartridge Etomidate disikat di Tanah Abang, 2 pelaku masuk Operasi Nila Jaya 2026! 

Berita Terbaru