KAPUSPEN TNI : Kematian Danramil 1703-04/Aradide Merupakan Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat

- Reporter

Sabtu, 13 April 2024 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Letda Oktavianus dalam kondisi meninggal dunia mengenaskan

JAKARTA, CARIBERITA – Mabes TNI menyebut perbuatan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) kepada Letda Infanteri Oktavianus Sogorlay (OS) sekaligus Danramil 1703-04/Aradide merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat.

Aksi biadab teroris OPM itu dengan menembak Letda Oktavianus lalu menebas kepala korban pakai parang.

“Secara keji pasca ditembak kemudian diparang di bagian kepala dan tangan. Apa yang dilakukan OPM adalah pelanggaran HAM berat!” kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen Nugraha Gumilar, Jumat, 12 April 2024.

Menurut dia, ulah OPM sudah merusak perdamaian yang dibangun di Papua. Hal tersebut tentu bakal berdampak pada percepatan pembangunan yang kini tengah dilakukan pemerintah.

Adapun pemulasaran jenazah Letda Inf OS telah dilakukan. Ia menambahkan kondisi di Painai, Papua saat ini kondusif.

“Bahwa situasi saat ini di wilayah Paniai dalam situasi kondusif dan aparat keamanan TNI Polri melakukan pengejaran terhadap OPM pelaku biadab ini,” ujar Mayjen Gumilar.

Sebelumnya, seorang perwira TNI, Letda Inf Oktavianus yang juga merupakan Danramil 1703-04/Aradide gugur lantaran ditembak oleh gerombolan OPM atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Aksi keji OPM terhadap korban itu dilakukan di daerah Pasir Putih, Distrik Aradide, Kabupten Paniai, Papua Tengah, Kamis, 11 April 2024.

Para pelaku penyerangan dan penembakan ini adalah gerombolan OPM,” ujar Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan, Jumat 12 April 2024.

Ulah kriminal OPM itu berawal korban keluar dari Makoramil 1703-4/Aradide pada Rabu sore.

Namun, ditunggu sampai Kamis pagi korban juga tak kunjung kembali. Letkol Candra mengatakan pihaknya melakukan pencarian terhadap Letda Oktavianus. Pun, akhirnya jasad korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengenaskan.

Baca juga :  3 Anggota OPM Dilumpuhkan TNI

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Rumah Ke-1 Type 36 Semi Permanen Capai 68 Persen
Dikejar Target Proses Pembangunan Rehab Jembatan
Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026
Sidang Pantukhir Pusat Seleksi Penerimaan Taruna Akademi TNI Tahun 2026
Kedatangan Tim Wasev TMMD ke-129 di Lokasi Wasile Tengah
Dansatgas TMMD Memantau Progres Pelaksanaan Rehabilitasi Jembatan
Memastikan Kesiapsiagaan Satuan Sekaligus Memberikan Motivasi Kepada Prajurit
Memaparkan Pemanfaatan Teknologi _Artificial Intelligence_ (AI) Sebagai Pendukung Proses Penulisan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Rumah Ke-1 Type 36 Semi Permanen Capai 68 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:13 WIB

Dikejar Target Proses Pembangunan Rehab Jembatan

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:09 WIB

Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:04 WIB

Sidang Pantukhir Pusat Seleksi Penerimaan Taruna Akademi TNI Tahun 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:00 WIB

Kedatangan Tim Wasev TMMD ke-129 di Lokasi Wasile Tengah

Berita Terbaru

Milter

Dikejar Target Proses Pembangunan Rehab Jembatan

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:13 WIB

Milter

Kedatangan Tim Wasev TMMD ke-129 di Lokasi Wasile Tengah

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:00 WIB