Jelang CJLFX Keris Woomera 2026, TNI dan ADF Australia Matangkan Integrasi Alutsista

TNI Kerahkan Yonif 521/DY dan Yonif 1 Marinir, Uji Koordinasi Operasi Gabungan di Titik Tinjau T-12

- Reporter

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirlat Kodiklat TNI Tinjau Kesiapan Combined Joint Live Fire Exercise di Puslatpurmar 5 Baluran

 

SITUBONDO, CARIBERITA – Prajurit TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) mematangkan integrasi beragam alutsista menjelang penembakan gabungan Combined Joint Live Fire Exercise (CJLFX).

 

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026. Latihan berlangsung di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Senin (19/10/2026).

 

Kesiapan tersebut ditinjau langsung Direktur Latihan (Dirlat) Kodiklat TNI Brigjen TNI Kamil Bahren Pasha bersama Komandan Pusat Latihan (Danpuslat) Kodiklat TNI Marsma TNI Ramot C.P. Sinaga serta Commander Landing Force ADF Kolonel Mark Tutton dari Titik Tinjau T-12.

 

Dansatgas Latgabma Keris Woomera 2026 Kolonel Laut (P) Wahyu Endriawan mengatakan, CJLFX merupakan penembakan gabungan yang mengintegrasikan berbagai jenis persenjataan dan alutsista.

 

Penembakan ini bertujuan menguji kesiapan, koordinasi, serta kemampuan prajurit kedua negara dalam operasi gabungan.

 

TNI melibatkan unsur TNI AD, TNI AL, serta TNI AU, termasuk prajurit Yonif 521/Dadaha Yodha Brigif 16/Wira Yudha dan Yonif 1 Marinir Brigif 2 Marinir. Seluruh unsur tersebut terintegrasi dengan unsur ADF guna menyelaraskan prosedur serta koordinasi antarsatuan.

 

Pemantapan CJLFX menjadi momentum bagi TNI dan ADF untuk memastikan kesiapan memadukan berbagai sistem persenjataan dalam satu skenario operasi.

 

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen TNI untuk meningkatkan profesionalisme serta kesiapan operasional prajurit, serta menjadi wujud diplomasi militer Indonesia dalam mendukung stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Baca juga :  Korem 051/Wkt Berhasil Raih Penghargaan Kategori DIPA Besar Terbaik 1 periode Tahun 2024

Penulis : Kodiklat TNI

Sumber Berita: Puspen TNI

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden RI Turun Tangan, Panglima TNI Siaga Hercules & Dry Ice
Soliditas TNI Polri, Panglima TNI Terima Kunjungan Kapolri
Mayor Cpm Hugo Adi Nugroho Harumkan Nama TNI AD di Filipina, Raih Dua Penghargaan Internasional di AFP CGSC
KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan 3 Kapal Perang Australia Gelar Latihan Perang di Utara Bali
Yonif 521/DY Vs ADF Adu Tangguh Taktik Gerilya Hutan
Operasi Badai Kasuari 3.12 Berhasil Rebut Senjata Caracal dan K3 Daewoo dari Kelompok Manfred Fatem
Yonzipur 5 ABW & ADF Latihan Jinak Bom
Latihan Amfibi Infiltrasi Bawah Air, Pantai Banongan Situbondo
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:58 WIB

Jelang CJLFX Keris Woomera 2026, TNI dan ADF Australia Matangkan Integrasi Alutsista

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Presiden RI Turun Tangan, Panglima TNI Siaga Hercules & Dry Ice

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:50 WIB

Soliditas TNI Polri, Panglima TNI Terima Kunjungan Kapolri

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Mayor Cpm Hugo Adi Nugroho Harumkan Nama TNI AD di Filipina, Raih Dua Penghargaan Internasional di AFP CGSC

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Yonif 521/DY Vs ADF Adu Tangguh Taktik Gerilya Hutan

Berita Terbaru

Milter

Soliditas TNI Polri, Panglima TNI Terima Kunjungan Kapolri

Senin, 19 Okt 2026 - 23:50 WIB