Maret Samuel Sueken: Tegakkan Kebenaran, Jaga Warisan Jokowi untuk Indonesia Maju

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Relawan JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan), Maret Samuel Sueken, hari ini memenuhi undangan dari Kepolisian Metro Jaya.

JAKARTA, CARIBERITA  — Ketua Umum Relawan JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan), Maret Samuel Sueken, hari ini memenuhi undangan dari Kepolisian Metro Jaya.Selasa (10/6/2025).untuk menindaklanjuti laporannya yang teregistrasi dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/976/V/2025/SPKT. Sat Reskrim/Restro Bks Kota/Polda Metro Jaya, tertanggal 5 Mei 2025.

Dalam pertemuan dengan penyidik, Maret Samuel membawa seluruh bukti pendukung termasuk link berita dan video yang relevan, guna memperkuat keyakinannya bahwa ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), adalah asli dan telah sah diverifikasi oleh Laboratorium Forensik Bareskrim Polri.

“Jika masih ada pihak yang meragukan hasil SCI Mabes Polri dan malah percaya pada narasi dari luar negeri, saya sarankan untuk mengurus perpindahan kewarganegaraan. Negeri ini sudah cukup banyak dikacaukan oleh hoaks dan kebencian,” tegas Maret di hadapan wartawan.

Menurutnya, isu ijazah palsu Jokowi adalah bentuk propaganda busuk yang telah menyusup ke berbagai lapisan masyarakat, bahkan anak-anak di lingkungan sekolah sekalipun ikut membicarakan narasi tersebut. Ia menilai tindakan ini sangat jahat dan memecah belah persatuan bangsa.

Maret juga menegaskan bahwa serangan terhadap Jokowi bukanlah soal dokumen, tapi tentang dendam politik dari kelompok-kelompok yang merasa kepentingannya terganggu selama masa kepemimpinan Jokowi.

“Dari pembubaran FPI dan HTI, penertiban mafia minyak dan tambang, hingga pengambilalihan Freeport dan blok-blok migas strategis oleh negara — semua itu membuat banyak pihak tidak nyaman. Tapi justru karena keberanian Jokowi inilah rakyat makin mencintainya,” lanjutnya.

Lebih dari itu, Maret menyoroti fenomena Solo sebagai simbol kecintaan rakyat terhadap Jokowi. “Setiap hari ribuan orang dari seluruh Indonesia datang ke Solo hanya untuk sekadar bertemu atau berfoto dengan beliau. Itu bentuk cinta yang nyata, bukan dibuat-buat,” katanya.

Baca juga :  Kapolres Metro Jakarta Barat Berikan Sepeda Motor buat Casis Bintara Polri Korban Begal

Ia menggambarkan Jokowi sebagai pemimpin yang membangun dari bawah, dengan semangat melayani rakyat kecil, mulai dari membangun kota Solo menjadi bersih dan manusiawi, melanjutkan ke Jakarta dengan pembenahan birokrasi dan transportasi publik, hingga membangun Indonesia dari Sabang sampai Merauke dengan infrastruktur terintegrasi.

Di bawah kepemimpinan Jokowi, lanjut Maret, Indonesia mencatat berbagai pencapaian monumental: kembalinya aset strategis nasional, penegakan hukum terhadap kelompok radikal, pemerataan harga bahan pokok dan bahan bakar di seluruh nusantara, serta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diproyeksikan sebagai simbol peradaban baru.

Kini, meskipun tidak lagi menjabat sebagai Presiden, sosok Jokowi tetap hidup di hati rakyat. Menurut Maret, warisan semangat blusukan, keberpihakan pada rakyat kecil, dan kerja tanpa pamrih harus terus dilanjutkan.

“Relawan JPKP siap menjadi garda terdepan dalam memperkuat pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran, meneruskan semangat pembangunan dari bawah ke atas. Kami tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun. Kami berdiri untuk rakyat,” tegasnya.

Maret mengajak seluruh elemen bangsa untuk berhenti memecah belah dan bersatu menjaga warisan kebaikan Jokowi demi Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

“Saatnya berhenti menyebar kebohongan. Mari kita lanjutkan pembangunan, menjaga kedaulatan, dan memperkuat persatuan. Bersama rakyat, demi Indonesia,” pungkas Maret Samuel Sueken.

Follow WhatsApp Channel cariberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekelompok Remaja Konvoi Bikin Resah diberhentikan Polisi,
Di Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Merak, Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Kesiapan Sarana Prasarana Mudik Lebaran 2026
Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat 2026” Dalam Rangka Pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H
Apel Operasi Ketupat Jaya 2026 Bersama Forkopimko dan Elemen Masyarakat
Parah.. Wanita Ini Gasak Uang Kasir Mini market di Gang Songsi Tanah Sereal
Upacara Penutupan TMMD ke-127 Kodim 1514/Morotai
Launching Forum Komunikasi Polisi dan Masyarakat Sekolah (FKPMS)
Puslitbang Polri Lakukan Penelitian di Polres Jakbar
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:02 WIB

Sekelompok Remaja Konvoi Bikin Resah diberhentikan Polisi,

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:59 WIB

Di Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Merak, Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Kesiapan Sarana Prasarana Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:34 WIB

Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat 2026” Dalam Rangka Pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:17 WIB

Parah.. Wanita Ini Gasak Uang Kasir Mini market di Gang Songsi Tanah Sereal

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:07 WIB

Upacara Penutupan TMMD ke-127 Kodim 1514/Morotai

Berita Terbaru